Homepage > Transportasi > Transportasi Udara > Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1193
    Guest : 1193
    Members : 0

    Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

    Penilaian Pengguna: / 2
    JelekBagus 
    Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu kendala lambatnya proses alih teknologi antara lembaga penelitian dan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Padahal salah satu bentuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik petani ataupun pelaku usaha kecil dan mengengah, yakni dengan cara penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) secara lansung.

    Anggota DPR-RI Azwir Dainy Tara menyebutkan perhatian pemerintah masih berlum maksimal terhadap program penelitian dan ristek itu sendiri. Pandangan tersebut disampaikannya dengan melihat alokasi dana yang dianggarkan pada 2012 hanya sebesar Rp. 4,3 triliun.

    Sementara untuk meningkatkan daya produktifitas pelaku usaha kecil atau peternak dan petani, sangat ketergantungan dengan penggunaan alat-alat yang berbau teknologi instan. Seperti halnya berbagai penelitian yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan ilmu pengetahuan daerah (Iptekda).

    Menurut Azwir, merupakan salah satu bentuk pemanfaatan potensi daerah guna membantu UKM sebagai sasaran kegiatan. Untuk menjangkau UKM dengan lebih efisien, LIPI melibatkan perguruan tinggi karena hasil penelitiannya merupakan sumber yang potensial.

    "Adanya penelitian Probiotik dari Dadiah, makanan khas Sumatera Barat, merupakan salah satu langkah besar untuk peningkatan kualitas ternak dan standardisasi daging. Kita harapkan bukan sampai itu saja, tetapi ada terobosan-terobosan lainnya. Untuk itu tahun 2013 kita dukung dana Ristek dianggarkan menjadi 20 triliun, karena kegiatan penelitian ini sangat bermanfaat langsung bagi masyarakat," katanya.

    Pentingnya penerapan teknologi di tengah masyarakat lanjutnya  merupakan suatu terobosan untuk mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat. Karena selama ini kegiatan ekonomi masyarakat tanpa dibarengi penguatan teknologi, belum mampu mencapai hasil maksimal.

    "Perekonomian kita sudah cukup bagus, sementara penguasaan teknologi masyarakat kita masih rendah. Mudah-mudahan dengan adanya sinergitas LIPI dengan kelompok UKM, bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Azwir yang bakal pindah ke Sumbar II menuju DPR RI periode 2014-2019.

    Sementara Sekretaris Utama LIPI Djusman Sajuti, menyebutkan lembaga itu sebagai mediator antara UKM dengan Lembaga Penelitian (Litbang) untuk memanfaatkan potensi daerah sebaik-baiknya.

    Salah satu yang sudah dilakukan adalah probiotik suplemen pakan ternak jenis unggas, dari hasil penelitian Dadiah (susu beku) oleh Guru Besar Fakultas Peternakan Unand Prof. Drh. Endang Purwati MS PhD. Temuan Endang tersebut, juga berfungsi sebagai pengganti vaksin untuk menurunkan kolesterol bagi ternak ayam dan anti diare bagi manusia, serta peningkatan daya tahan tubuh.

    "Itu baru di Sumatera Barat, di beberapa daerah lain juga ada penelitian serupa, sehingga penerapan teknologi dan riset bisa memanfaatkan potensi daerah," kata Djusman Sajuti.

    Sejak beberapa waktu belakangan LIPI melalui program Iotekda terus melakukan diseminasi Iptek kepada masyarakat sesuai dengan terapan teknologi di masing-masing daerah. Untuk Sumatera Barat sendiri, diseminasi telah dilakukan di beberapa daerah seperti Payakumbuh, Pariaman, Padang dan Lubukbasung.

    "Namun belum merata pemanfaatan probiotik dadih ini oleh para peternak, karena masih terkendala dana. Sebab untuk stock terkecil, probiotik dijual dengan harga Rp. 1,5 juta tentu merupakan satuan harga yang sangat mahal.

    Untuk itu saat ini sangat dibutuhkan dana bantuan awal agar potensi probiotik dapat dinikmati kelompok-kelompok petani. Sedangkan kendala lainnya seperti spektro hotometer dan incubator shaker, pak azwir memberikan bantuan senilai Rp. 13 juta yang nantinya difungsikan terhadap kebutuhan pengembangan probiotik untuk kebutuhan para peternak," jelas Endang.
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek