Homepage > Transportasi > Transportasi Udara > Menristekdikti: Sistem Pemilihan Rektor Sudah Jelas
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1544
    Guest : 1544
    Members : 0

    Menristekdikti: Sistem Pemilihan Rektor Sudah Jelas

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

     
    Jakarta, technology-indonesia.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengaku bingung dengan munculnya isu bahwa rektor perguruan tinggi akan dipilih oleh Presiden. Nasir menegaskan, sistem pemilihan rektor sudah jelas dan tetap menjadi kewenangan Kemenristekdikti.
     
    “Presiden sudah mengamanatkan pada saya. Kerjakan dengan baik. Munculnya isu itu membuat saya bingung sendiri,” ungkap Menristekdikti di sela-sela acara Silaturahim dan Berbuka Puasa Bersama di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Sabtu (10/6/2017).
     
    Menristekdikti menerangkan pemilihan rektor sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012, diturunkan dalam PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 4 Tahun 2014 tentang pengelolaan Pendidikan Tinggi kemudian diturunkan lagi ke Peraturan Menteri. “Jadi sistem pemilihan rektor itu jelas,” imbuhnya.
     
    Dalam proses seleksi, saat calon rektor sudah mengerucut menjadi tiga nama, Menristekdikti juga melibatkan beberapa lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Narkotika Nasional (BNN). 
     
    “Kita melibatkan KPK dan PPATK untuk masalah korupsi. Untuk urusan radikalisme saya libatkan BNPT. Masalah narkoba kami libatkan BNN,” ungkap Menristekdikti. 
     
    Selain itu dalam pemilihan rektor, Menristekdikti minta diawasi oleh Komisi ASN (Aparatur Sipil Negara). Menurutnya, hal tersebut sebagai upaya menciptakan Good University Governance (tata kelola universitas yang baik). 
     
    “Begitu ada tiga calon saya langsung ke BNPT, PPATK, KPK, dan BNN untuk mengecek. Jika ada indikasi bermasalah di dalam bidang keuangan langsung dipotong dari PPATK. BNPT dapat informasi ini dari kelompok radikal, langsung dipotong. Kalau ketiganya layak, siapapun yang akan jadi rektor berarti layak,” kata Nasir. 
     
    Dalam kesempatan tersebut, Menristekdikti juga meluruskan kalau rektor adalah tugas tambahan bukan jabatan eselon 1. “Sekarang rektor bukan eselon 1, rektor adalah tugas tambahan yang diberikan oleh menteri untuk melaksanakan tugasnya,” jelas Nasir.
     
    Memang dalam proses pemilihan rektor, Menristekdikti juga melakukan komunikasi dengan Presiden dan Wakil Presiden. Namun komunikasi tersebut sifatnya hanya konsultasi bukan prosedural.
     
    “Itu hal yang biasa. Konsultasi seorang menteri ke presiden. Jadi jangan salah tafsir, sehingga ramai di media,” pungkasnya.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek