Homepage > Transportasi > Transportasi Udara > Dorong Kultur Publikasi, Kemenristekdikti Kenalkan SINTA
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1548
    Guest : 1548
    Members : 0

    Dorong Kultur Publikasi, Kemenristekdikti Kenalkan SINTA

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam acara Rakernas Kemenristekdikti 2017 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. (foto Ristekdikti/Timeh Harahap)
     
    YOGYAKARTA - Rendahnya publikasi global menyebabkan kurang dikenalnya penelitian anak negeri di tingkat dunia. Karena itu, untuk mendorong kultur publikasi serta upaya mewujudkan kemandirian bangsa, Kementerian Riset, teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) membangun Science and Technology Index (SINTA). 
     
    Sinta-Science and Technology Index merupakan portal berisi pengukuran kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti/penulis/author, kinerja jurnal, kinerja institusi iptek. Sinta-Science and Technology Index dapat diakses di http://sinta1.ristekdikti.go.id/ 
     
    Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan sistem yang sebelumnya ada di Indonesia tidak operasional disebabkan beberapa hal. Pertama karena inkosistensi dukungan tidak digunakan sebagai instrumen penentu dalam implementasi kebijakan seperti akreditasi, jabatan fungsional, dan lain-lain, sehingga data tidak ter-update dan akhirnya mati. Kemudian mekanisme pengolahan data tidak sinergis dengan instansi yang memiliki tugas dan fungsi. Lalu sistem input data belum digital sehingga sulit berkembang. 
     
    Berbeda dengan sistem sebelumnya, pada Sinta terdapat fungsi relasi, sitasi dan pengindex. Sistem yang lain hanya memiliki relasi dan sitasi saja. Sinta juga menggunakan sistem entry exit digital dan dikelola secara multisektor yang mempunyai tugas fungsi sinergis yakni Kemenristekdikti dan LIPI. 
     
    Menristekdikti menegaskan keberadaan sistem ini tidak lain untuk terus mendukung para peneliti agar dapat terus melakukan penelitian. "Sistem ini memang masih jauh dari sempurna karena memang baru dimulai. Namun akan terus disempurnakan," ujar Nasir dalam Rakernas Kemenristekdikti 2017 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (30/1/2017).
     
    Menurut Menristekdikti salah satu permasalahan yang masih dihadapi Indonesia adalah belum sebandingnya jumlah mahasiswa dan dosen dengan jumlah publikasi yang dihasilkan. 
     
    Daya saing Indonesia sedang menurun dari peringkat 37 pada 2015 ke peringkat 41 pada 2016. Penurunan ini sejalan dengan rendahnya belanja R&D yang baru mencapai 0,2% per Gross Domestic Product (GDP). Sehingga indikator R&D yang terdiri dari publikasi, kekayaan intelektual, dan prototipe masih belum optimal. Sumber belanja R & D di Indonesia juga masih didominasi 75% oleh anggaran pemerintah.
     
    Ke depan, sistem ini akan menjadi bagian untuk mendorong kenaikan jabatan fungsional dosen dan juga peneliti. Lebih lanjut Menristekti mengemukakan target publikasi pada tahun 2017 sendiri sebesar 15.000 - 17.000 jumlah publikasi. Sistem ini diharapkan mampu memotivasi para peneliti untuk lebih giat menghasilkan publikasi.
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek