Homepage > Transportasi > Transportasi Darat > Indonesia Mampu Mengembangkan Teknologi Pangan Hingga Mobil Sport
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1554
Guest : 1555
Members : 0

Indonesia Mampu Mengembangkan Teknologi Pangan Hingga Mobil Sport

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
Jet_CarBangsa Indonesia bangsa yang besar bukan saja dari sisi geografis dan jumlah penduduk namun anak bangsanya juga telah mampu melakukan berbagai kegiatan berbasis teknologi. Mulai dari penciptaan teknologi pangan hingga teknologi otomotif sudah bisa dilakukan oleh para peneliti-peneliti Indonesia.

Belum lama ini pada 22 Agustus 2011 diselenggarakan Panen Benih Unggul Padi Hasil Litbang BATAN di Kebun Propinsi Kawasan Puspitek Serpong. pemanenan varietas inpari sidenuk (inbreeding padi irigasi diseminasi Iptek Nuklir)  dilakukan oleh Deputi Jaringan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Riset dan Teknologi, Syamsa Ardisasmita.

Panen padi ini dihadiri oleh  Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Dahmi, Kepala BATAN, Hudi Hastowo, Asisten Deputi Jaringan Penyedia dengan Pengguna Kementerian Riset dan Teknologi, Wisnu Sardjono Soenarso.

Benih unggul tersebut merupakan hasil penelitian dari BATAN dalam rangka  ketersediaan pangan utama secara berkelanjutan.  Langkah ini merupakan implementasi sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mengatur bahwa setiap rekomendasi teknologi perlu disertai dengan komponen teknologi, pelestarian lingkungan dan para petani/kelompok tani disiapkan untuk memahami komponen-komponen teknologi pendukungnya.

Oleh karena itulah benih unggul tersebut termasuk dalam  program Insentif Riset Strategis Kementerian Riset dan Teknologi untuk varietas padi unggul hasil penelitian dan pengembangan dari BATAN yang di tanam di lahan sawah di kawasan Puspiptek Serpong.
Lahan yang dialokasikan bagi program ini merupakan lahan marginal berupa lahan semi rawa dengan pH tanah sangat asam (4,5-5,5). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan hasil penelitian BATAN kepada masyarakat sekaligus aplikasi teknik budidaya padi yang tepat untuk pengelolahan pangan marginal.  

Kepala Bidang Pertanian Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR), Sobrizal mengatakan, Varietas sidenuk memiliki produktivitas tinggi, yaitu 10,4 ton per hektar. Sementara varietas padi biasa, seperti ciherang, hanya 6 ton per hektar.

Total luas lahan yang digunakan untuk penanaman padi adalah 6,6  Hekatar dengan rincian untuk varietas Mira-1 dan Bestari masing-masing seluas 1,75 hektar, Pandanputri  seluas 0,4 hektar, inpari Sidenuk 2,5 Hektar dan variants Ciherang sebagai control nasional seluas 0,2 hektar.

Keunggulan variatas padi batan yang ditanam antara lain rasa nasi yang pulen, umur genjah (103 hari pada Inpari Sidenuk, 113-120 hari pada Mira-1 dan Bestari , serta 127-130 hari didataran tinggi dan 115-120 hari didataran rendah untuk Pandan Putri).

Mobil Sport ala LIPI

Di bidang otomotif, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah berhasil merakit mobil sport listrik SKEV-1 (Signal Kustom Electric Vehicle 1). Kendaraan sport listrik ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom,  dan didukung oleh Auto Vision serta Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.

Menurut Andre Mulyadi dari Signal Kustom Bandung, SKEV-1 awalnya diciptakan untuk ikut ajang kontes modifikasi Autoblackthrough 2010.

Kendaraan tersebut dibuat dengan 4 buah Subwoofer 10 inci, 4 speaker 6 inci berikut tweeter-nya dan 3 unit power plus 7 layar LCD touchscreen yang seluruhnya dipasok oleh PT Multi Mayaka dengan produk Alpine.

Menurut Andre SKEV-1 dirancang dan dibangun oleh tim desainer Signal Kustom, mulai dari sasis sistem suspensi hingga bagian bodinya yang terbuat dari perpaduan logam, serat kaca dan serat karbon. "Bisa dibilang 95 persen kita membuatnya sendiri," ujar Andre.

Awalnya, Kepala Bidang Peralatan Transportasi di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI Ir Abdul Hapid yang ditemuinya ketika itu menolak. Namun setelah Andre menjelaskan dan menyodorkan rancangan SKEV-1, Hapid pun bersedia membantu.

Mobil sport ini trinspirasi dari bentuk mobil Formula 1 dan mobil balap ketahanan 24 Jam LeMans ini memiliki sistem penggerak listrik yang pembuatannya digarap oleh tim dari LIPI.

Abdul Hapid mengatakan bahwa SKEV-1 dibekali dengan baterai lithium-ion generasi terbaru dengan kepadatan energi (energy density) yang tinggi. Baterai bertegangan 96 Volt berkapasitas 200 Ah ini hanya butuh 4 jam pengisian agar kembali penuh dari kondisi 30 persen.

Bahkan jika menggunakan sistem pengisian cepat (rapid charger), kendaraan berbobot sekitar 700-800 kg ini hanya butuh 15 hingga 20 menit hingga baterainya penuh terisi.
"Masalahnya untuk membuat perangkat itu membutuhkan biaya dan daya listrik yang besar yaitu sekitar 100 Amper. Jadi saat ini menggunakan sumber kelistrikan rumah 220 volt dengan daya 42 Amper untuk mengisinya," tutur Hapid.

Dengan motor listrik AC berkekuatan 60 hp, SKEV-1 diperkirakan mampu menempuh jarak 140-150 km sekali isi, namun belum pernah dicoba berapa kecepatan puncaknya. Menurut perkiraan Hapid, SKEV-1 bisa dipacu lebih dari 140 km/jam.

Tampilan kendaraan streamline dan futuristis ini kian sempurna berkat penggunaan ban-ban high performance lansiran Pirelli. Bagian depannya dibekali ukuran 295/30 ZR19 sementara bagian belakangnya memiliki dimensi 355/25 ZR19.

Remnya mengandalkan empat cakram model ventilated & perforated berdiameter lebar yang dijepit oleh caliper piston lansiran Brembo. Sebagai kendaraan listrik memiliki sistem regenerative yang mampu mengembalikan listrik ke baterai saat pengereman dan deselerasi.

SKEV-1 ini menjadi tontonan yang paling banyak menarik perhatian saat di pamerkan di Puspitek Serpong pada peringatan Haktenas ke 16 10-12 Agustus 2011 lalu.*
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailM-RNA untuk Menambah Umur Biologis
20/08/2015 | dedi junaedi

Belakangan kian banyak muncul penyakit degeneratif dan gejala penuaan (aging). Bagaimana menyembuhkannya, apakah ada solusi ampuh mengatasinya? Mungkinkah manusia bisa menambah umur biologisnya? Ini  [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailProf. Dr. Kris Tri Basuki
21/08/2015

Dua jenjang pendidikan tinggi sebelumnya, Sarjana Muda maupun Sarjana, yang ditekuni Kris, di Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), adalah di bidang kimia. Tetapi, saat memilih program Pasca Sarjana di [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek