Homepage > Transportasi > Transportasi Darat > Dukung Industri Massal GESITS, Menristekdikti Resmikan Teaching Industry ITS
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1768
    Guest : 1768
    Members : 0

    Dukung Industri Massal GESITS, Menristekdikti Resmikan Teaching Industry ITS

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Menristekdikti Mohamad Nasir didampingi Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe, membubuhkan tanda tangan di atas motor Gesits saat meresmikan Teaching Industry ITS. Foto Humas Kemenristekdikti
     
    Technology-Indonesia.com -  Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meresmikan secara langsung Teaching Industry Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), pada Jum'at (15/12/2017). Menristekdikti sangat mengapresiasi ITS yang telah mengembangkan Gesits, motor listrik pertama buatan anak Indonesia.
     
    "Jika ada motor listrik yang lain itu bukan buatan Indonesia, karena baru ITS yang membuat motor listrik Indonesia," ujar Menristekdikti.
     
    Menteri Nasir menjelaskan Kemenristekdikti sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Industri agar proses perijinan dan uji coba dapat selesai dengan cepat dan baik.
     
    Menristekdikti menegaskan, akan ada penelitian lebih dalam untuk menghasilkan inovasi seperti Gesits. Penelitian ini bertujuan mengedukasi masyarakat bahwa perguruan tinggi mulai bergairah dalam mengembangkan inovasi.
     
    "Biaya risetnya memang tinggi tapi ini akan berdampak baik untuk masyarakat Indonesia. Hasil penelitian jangan hanya berhenti di perpustakaan saja, namun harus dihilirisasikan ke masyarakat," terangnya.
     
    Direktur Operasi PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Oksarlidadi Arifin mengungkapkan pihaknya menargetkan semester II Tahun 2018 akan memproduksi 50.000 sepeda motor listrik Gesits. Di tahun berikutnya akan memproduksi 100.000 motor Gesits.
     
    "Hingga saat ini sudah ada yang memesan sejumlah 37.000 dimana 50% dari corporate, dan 50% individu yang memesan melalui Garansindo," ujarnya.
     
    Terkait permasalahan baterai motor listrik Gesits, Oksarlidadi mengatakan tidak perlu khawatir karena sudah bekerjasama dengan PT Pertamina dan PT PLN persero. "Nantinya akan ada tempat penukaran baterai di setiap SPBU se-Jabodetabek dan kota besar lainnya," lanjutnya.
     
    Sementar itu, Chief Operating Officer Garansindo Harun Sjech mengatakan motor listrik Gesits akan dipasarkan dengan harga sekitar 15-17 jt.
     
    Gesits merupakan produk inovasi buatan ITS melalui Pusat Unggulan IPTEK–Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI–SKO) yang bekerja sama dengan Garansindo. Gesits telah diperkenalkan oleh Kemenristekdikti ke masyarakat sejak 2015 pada even Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2015 di Jakarta.
     
    Dalam perjalanannya, Gesits telah menjalani berbagai macam pengujian. Salah satunya, uji jalan 1.400 km dari Jakarta menuju Denpasar. Dari hasil beberapa pengujian, Gesits menunjukkan kesiapan yang matang untuk segera di produksi massal.
     
    Modular Assembly Line
    alt
     
    Teaching Industry ITS merupakan salah satu kegiatan riset yang didanai Kemenristekdikti untuk membawa masalah kompetensi industri ke dalam perguruan tinggi dan membawa kemajuan riset peneliti di perguruan tinggi ke industri.
     
    Menurut Menristekdikti, output dari kegiatan Teaching Industry yang dilakukan oleh peneliti-peneliti PUI-SKO ITS salah satunya adalah mewujudkan assembly line untuk menunjang rencana produksi massal Gesits. Assembly line yang dirancang oleh para peneliti di PUI – SKO ITS, berkonsep modular assembly line sehingga sangat sesuai dengan konsep pendidikan karena konfigurasinya dapat diubah sesuai kebutuhan. 
     
    Pemanfaatan nyata dari assembly line Teaching Industry ini, nantinya pihak industri dapat melakukan kajian-kajian atau perencanaan menggunakan assembly line di ITS sebelum diimplementasikan ke assembly line di industri. Assembly line hasil Teaching Industry ini juga dapat digunakan untuk kegiatan pelatihan dalam rangka penyiapan sumber daya manusia yang nantinya akan bekerja di industri perakitan sepeda motor listrik Indonesia. 
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek