Homepage > Transportasi > Transportasi Darat > Helm Ojek Online Berbasis GPS
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2605
    Guest : 2609
    Members : 0

    Helm Ojek Online Berbasis GPS

    Penilaian Pengguna: / 5
    JelekBagus 
    alt
    Qummas Naziq Yustiary (tengah) bersama Muhammad Labib Qotrun Niam dan guru pembimbing, memamerkan helm berbasis GPS pada ajang ISE 2017, di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (25/10/2017)
     
    Jakarta, Technology-Indonesia.com – Penggunaan ponsel saat seseorang mengendarai motor bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Hal ini mendorong, dua siswa sekolah menengah dari Demak untuk menciptakan helm berbasis GPS (Global Positioning System). Helm pintar ini cocok digunakan oleh pengendara ojek online yang selalu terhubung dengan internet. 
     
    Siswa kreatif tersebut adalah Qummas Naziq Yustiary dari SMA Negeri 1 Demak dan Muhammad Labib Qotrun Niam dari SMP Negeri 2 Demak, Jawa Tengah. Keduanya memodifikasi helm dengan memasang headset dan mikrofon sebagai pemandu arah bagi pengendara motor melalui suara.
     
    Qummas menerangkan, ide awal pembuatan helm pintar ini karena banyak pengendara ojek online menggunakan smartphone sambil berkendara. Penggunaan ponsel saat berkendara bisa mengganggu konsentrasi dan membahayakan pengendara karena bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
     
    Menurutnya, kebutuhan pengendara ojek online melihat smartphone untuk navigasi arah. Ia berpikir bagaimana kebutuhan navigasi tersebut bisa diaplikasikan di helm. Karena itu, mereka memodifikasi helm dengan memasang headset yang terhubung dengan ponsel untuk memberikan arah/navigasi melalui perintah suara.
     
    “Untuk perintahpun driver tinggal bilang di mikrofon yang terpasang di helm. Dengan fitur Ok Google, driver bisa meminta dinavigasikan ke tujuan tertentu. Handphone tidak perlu dilihat lagi,” kata Qummas pada acara Indonesia Science Expo  (ISE) 2017 di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (24/10/2017).
     
    Tak hanya itu, helm ini juga terpasang fitur yang bisa membacakan teks yang masuk di ponsel. Misalnya, saat pelanggan memberitahukan posisi, driver bisa mengetahui dimana pelanggan menunggu. Pengendara ojek online juga bisa menelpon pelanggan tanpa menyentuh ponsel.
     
    Qummas mengatakan, untuk memodifikasi helm hanya perlu memasang headset dan menginstall aplikasi Shouter yang tersedia di Google Play dan APP Store. “Biaya modifikasinya kurang dari seratus ribu. Aplikasinya juga gratis, tidak perlu bayar,” lanjut siswa yang bercita-cita menjadi inventor ini.
     
    Helm berbasis GPS ini terpilih menjadi finalis National Young Inventors Award (NYIA) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Di ajang ini Qummas mengaku mengajukan lima karya. “Ternyata karya-karya sederhana namun untuk menyelesaikan masalah besar justru lolos,” ungkapnya.
     
    Dalam kesempatan tersebut, Qummas mengajak teman-teman sebayanya untuk terus mencari wawasan yang luas. “Di dunia ini banyak problem yang harus diselesaikan. Kita harus berfikir kreatif untuk menyelesaikannya jangan hanya dilihat saja,” kata Qummas.
     
    Setyo Nugroho, selaku guru pembimbing menegaskan bahwa karya helm pintar mutlak ide dari kedua siswa tersebut. Pihak sekolah mencoba terus memfasilitasi karena tidak semua siswa mempunyai kemampuan seperti ini.
     
    “Minat saja belum cukup. Tetapi kemampuan, minat, dan dukungan dari sekolah maupun lingkungan sangat penting dalam rangka untuk membingkai sebuah manufaktur keilmuwan yang lebih luas. Pola pikir anak-anak seperti ini luar biasa jika dikembangkan,” pungkasnya.
     

    Umum

    Inilah SNI Wajib untuk Mainan Anak
    Selasa, 23 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Jakarta, Technology-Indonesia.com - Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan beberapa Standar Nasional Indonesia (SNI)  tentang Mainan Anak. Sebagian SNI Mainan Anak...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek