Homepage > Transportasi > Transportasi Darat > Kreator FIN Komodo Raih Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award 2017
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1692
    Guest : 1694
    Members : 0

    Kreator FIN Komodo Raih Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award 2017

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Kepala BPPT, Unggul Priyanto saat menyerahkan anugerahh BJHTA 2017 kepada Ibnu Susilo (Foto Humas BPPT)
     
    Jakarta, Technology-Indonesia.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menganugerahkan Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award (BJHTA) 2017 kepada Ir. Ibnu Susilo, kreator mobil off-road, FIN Komodo. 
     
    Kepala BPPT, Unggul Priyanto mengatakan penghargaan ini diberikan kepada pelaku teknologi yang berjasa, berprestasi, dan berdedikasi kepada bangsa dan negara Indonesia dalam inovasi dan berkreasi untuk menghasilkan karya nyata teknologi di bidangnya masing-masing.
     
    Menurut Unggul peraih penghargaan BJHTA dipilih melalui penilaian yang didasarkan pada azas-azas inovasi yang terdiri dari azas penemuan, kreatif, efisien dan efektif, nilai tarnbah dan azas manfaat serta sepuluh poin kriteria penilaian.
     
    “Setelah melalui seleksi ketat sesuai kriteria penilaian tersebut, maka penganugerahan penghargaan Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie ke-10 tahun 2017 diberikan kepada Ir. Ibnu Susilo dengan karya teknologi dan inovasinya yaitu: FIN Komodo,” papar Kepala BPPT di Jakarta, Selasa (15/8/2017). 
     
    Ibnu Susilo merupakan alumni Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) angkatan 1980. Setelah lulus dari ITS pada 1987, ia bergabung dengan Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Selama di IPTN, selain terlibat proyek pesawat terbang N250, pria kelahiran Lamongan, 29 Mei 1961 ini terlibat dalam beberapa proyek antara lain pengembangan Mobil Nasional "Maleo" yang diprakarsai Badan Pengelolaan Industri Strategis (BPIS).  Selepas dari PT Dirgantara Indonesia, ia mendirikan PT FIN Komodo Teknologi.
     
    Ibnu Susilo menerangkan bahwa mobil yang dibuatnya merupakan kendaraan Offroad Utility Vehice yang digunakan sebagai alat transportasi pada daerah non infrastruktur. Kendaraan ini sangat lincah, nyaman, aman, ekonomis, efisien dan mudah perawatannya. 
     
    Untuk medan hutan, biasanya jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam 6 - 7 jam dengan konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter, sedangkan kapasitas tangki 20 liter, sehingga dapat  berada didalam hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari untuk operasi perjalanan siang hari.
     
    "Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45° dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah.  Untuk kondisi semak - semak  atau belum ada jalan, maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis untuk pembuka jalan, sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja," rincinya.
     
    Ibnu melakukan proses perancangan kendaraan un-conventional Fin Komodo mulai tahun 2005. Secara bersamaan ia juga mengerjakan paket pekerjaan Desain dan Analysis Composite komponen pesawat terbang Airbus A380 dan A400M dengan Malaysia.
     
    Awalnya mobil besutan Ibnu ini hanya bisa produksi setahun satu unit. Setelah bersama sebagai tim, kemampuan produksi meningkat. "Tiga hari bisa jadi satu unit kendaraan FIN komodo," ucapnya bangga.
     
    Ibnu berharap kedepan Bangsa Indonesia sudah dapat memiliki Industri Otomotif sendiri yang mandiri untuk bangsa Indonesia.
     
    "FIN Komodo memiliki design single platform serta dapat dimodifikasi untuk berbagai misi operasi, khususnya pada daerah tertinggal, pedesaan, perkebunan, kehutanan, pertambangan, TNI / Polri, misi kesehatan, tujuan rekreasi, dan fungsi lainnya yang dapat disesuaikan dengan kondisi alam Indonesia," tuturnya.
     
    Pada kesempatan tersebut, BJ Habibie mengapresiasi karya teknologi yang dirintis Ibnu Susilo. Menurutnya FIN Komodo berhasil menjadi solusi kendaran pedesaan guna membantu petani membawa hasil bumi menuju pasar terdekat.
     
    Tokoh teknologi nasional ini berharap FIN Komodo tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan otomotif nasional tetapi mampu memenuhi kebutuhan negata lain. Dengan iptek dan inovasi, negara-negara miskin sumber daya alam seperti Korea Selatan, Jepang dan negara-negara Eropa mampu menghasilkan produk teknologi yang berkualitas dan menjadi andalan sumber devisa bagi negaranya.
     
    "Indonesia, yang dikaruniai SDA dan SDM yang tidak kalah dari bangsa lainnya, tentu lebih berhak untuk maju dan melewati kemajuan bangsa-bangsa lain di dunia. Selain diperlukan SDM yang qualified, handal, bekerja keras dan berdedikasi, perlu adanya dukungan nyata dan strong political will dari pemerintah dan elemen bangsa lainnya," pungkas Habibie.
     
     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek