Homepage > Transportasi > Sistem Transportasi > Sistem Navigasi ADS-B BPPT Akan Diproduksi Massal
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1337
Guest : 1337
Members : 0

Sistem Navigasi ADS-B BPPT Akan Diproduksi Massal

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
 
CENGKARENG - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) berhasil mengembangkan produk Automatic Dependent Surveillance - Broadcast (ADS-B) yang mampu mendeteksi pesawat hingga di landasan pacu dan mendeteksi hingga jarak>250 Nm pada ketinggian di atas 29.000 kaki. Hasil uji coba di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan, kualitas dan akurasi perangkat ini setara dengan produk luar negeri.
 
ADS-B merupakan sistem navigasi dalam dunia penerbangan yang mampu menangkap informasi yang dipancarkan oleh pesawat. ADS-B yang dikembangkan mampu menangkap sinyal dari transponder yang dimiliki setiap pesawat sipil dalam radius 200 mil, sehingga pergerakan pesawat akan terdeteksi.
 
Saat ini, Indonesia memiliki 31 Ground Station ADS-B yang dapat mencakup seluruh ruang udara Indonesia untuk phase En-route, meliputi 10 Ground Station terintegrasi dengan Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) dan 21 Ground Station terintegrasi dengan Makassar Air Traffic Service Center (MATSC). Namun keseluruhan peralatan ADS-B yang terpasang tersebut merupakan produk luar negeri.
 
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir mengatakan tugas Kemenristekdikti adalah melakukan riset yang bermanfaat bagi masyarakat baik itu dunia usaha maupun masyarakat umum. Salah satunya, ADS-B hasil riset dari BPPT sebuah LPNK (Lembaga Pemerintah Non Kementerian) di bawah koordinasi Kemenristekdikti.
 
"Ini sudah tahap delapan menuju sembilan technology readiness level-nya. Karena itu regulasi tentang sertifikasi terhadap produk akan dilakukan Kementerian Perhubungan, sekaligus sebagai penggunanya. Ini suatu kemajuan yang sangat baik karena Indonesia bisa menghasilkan inovasi di bidang radar,” kata Menristekdikti dalam kunjungan kerja ke kantor Airnav Indonesia di JATSC Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Rabu (7/12/2016). 
 
Menristekdikti berharap tahun depan, ADS-B ini sudah jadi produk yang bisa dimanfaatkan oleh Kementerian Perhubungan. Nasir optimis karena saat melihat ujicoba hasilnya memuaskan. “Saya tidak mau hasil inovasi ini punya deviasi yang cukup tinggi dengan kompetitor kita. Deviasinya harus zero. Ternyata semua sama. Artinya teknologi kita mampu bersaing dengan produk luar negeri. Hasilnya sangat-sangat kompetitif,” ungkap Nasir.
 
Dalam kesempatan tersebut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyampaikan apresiasi karena BPPT sudah bisa mengembangkan ADS-B yaitu alat penginderaan pesawat udara yang selama ini masih impor. Departemen Perhubungan dan BPPT sudah mencoba perangkat ini dua bandara di Bandung dan Semarang. 
 
“Saat ADS-B BPPT diperbandingan dengan perangkat yang ada, kemampuannya sama, praktis tidak ada kesalahan dari apa yang telah dilakukan selama dua tahun ini. Artinya, secara kualitas ADS-B ini sudah bisa menjadi suatu barang yang kita gunakan di seluruh Indonesia,” ungkap Budi.
 
Dalam beberapa minggu ini, Menteri Perhubungan berjanji akan mempersiapkan sertifikasi. “Yang lebih penting lagi adalah bagaimana proses hilirisasi. Kunci keberhasilan suatu produk adalah saat hilirisasi. karena itu, PT INTI kita minta untuk segera melakukan proses produksi. Bahkan kita minta pada tahun 2017 sudah dilakukan produksi perdana,” tegasnya.
 
Kepala BPPT Unggul Priyanto menerangkan, riset yang dimulai sejak 2007 hingga sekarang telah menghabiskan dana kurang lebih 15 Miliar. Uji coba secara terpisah sudah dilakukan di dua bandara yaitu di Bandung dan Semarang sekitar tiga tahun. “Alat ini bisa dipakai di semua bandara. Ke depan juga bisa dipakai untuk mendeteksi pergerakan yang ada di darat," lanjutnya.
 
Unggul mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perhubungan yang sudah membuka pintu lebar-lebar untuk menerima dan menguji produk BPPT. “Ke depan tingkat komponen dalam negeri dari hasil-hasil riset yang ada di Indonesia harus bisa kita tingkatkan,” kata Unggul
 
Pada tahun 2017 ADS-B direncanakan akan diuji coba di Bandara Papua dan selanjutnya akan disertifikasi. ADS-B yang telah disertifikasi akan diproduksi massal oleh PT. INTI untuk digunakan di bandara-bandara yang ada Indonesia.
 
Dari total 295 bandara di Indonesia, sekitar 255 Bandar Udara non-radar di antaranya berpotensi membutuhkan perangkat ADS-B untuk Mini ATC dan Surface Movement Monitoring, serta penambahan Ground Station di lokasi lain.
 
Sebagai informasi, desain konfigurasi ADS-B telah memenuhi ED-129, telah di uji fungsi di Laboratorium Navigasi BPPT dan memenuhi ED-129, DO-260B dan Asterix CAT21 v.0.23, 0.26, 2.1. Integrasi ke Testbed di JATSC dilakukan sejak bulan Juni 2016 dan sampai saat ini tidak ada kendala.
 
PT INTI telah membuat empat unit ADS-B. Dua unit telah dipasang di Menara Pusat Teknologi Elektronika, Puspitek Serpong dan 1 unit akan dipasang di Curug.
 
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMenristek Dikti: Penelitian Harus Dirasakan Masyarakat
20/08/2015 | Dedi Junaedi

Dalam kunjungan kerja ke Jember,  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Prof Muhammad Nasir mengharapkan agar hasil-hasil penelitian di Indonesia  bisa berdampak baik dan m [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailBasuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
05/08/2017

  Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek