Homepage > Transportasi > Layanan Transportasi > Riset Metrologi Tingkatkan Mutu Transportasi Nasional
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1568
Guest : 1569
Members : 0

Riset Metrologi Tingkatkan Mutu Transportasi Nasional

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
alt
Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain membuka Seminar Hari Metrologi Dunia 2017 ”Peran Penting Pengukuran dalam Transportasi untuk Peningkatan Konektivitas Nasional” di Jakarta, Rabu (17/5/2017).
 
Jakata, technology-indonesia.com - Kebutuhan transportasi yang berkualitas baik sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Sejalan dengan program Peningkatan Konektivitas Nasional, maka metrologi (sistem pengukuran) dan standardisasi menjadi faktor penting untuk peningkatan mutu transportasi nasional. 
 
Saat ini, setidaknya tercatat ada 37 Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi transportasi di Indonesia, yang terdiri dari 8 SNI terkait dengan transportasi darat, 15 SNI terkait transportasi laut, dan 14 SNI terkait transportasi udara. 
 
“Dalam pelaksanaannya, SNI transportasi perlu didukung oleh suatu sistem pengukuran yang akurat (accurate), handal (reliable), tertelusur (traceable) dan terpercaya (trustable),” ujar Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Iskandar Zulkarnain saat membuka Seminar Hari Metrologi Dunia 2017 ”Peran Penting Pengukuran dalam Transportasi untuk Peningkatan Konektivitas Nasional” di Jakarta, Rabu (17/5/2017).
 
Dari sini, lanjutnya, peran Pusat Penelitian Metrologi LIPI penting sebagai institusi metrologi nasional yang menjamin kebutuhan itu semua, dengan secara intensif melakukan riset/penelitian dan pengembangan sistem pengukuran nasional yang akurat dan handal.
 
Tak dapat dipungkiri, transportasi berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa sektor transportasi berkontribusi sebesar 5,18% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).  Nilai ini meningkat dari kontribusi sebelumnya sebesar 4,79% di tahun 2015.
 
“Peningkatan ini tidak lepas dari upaya pemerintah untuk terus membangun dan meningkatkan infrastruktur transportasi nasional melalui program-progam kementerian terkait. Pembangunan infrastruktur transportasi telah mempermudah dan mempertinggi efisiensi dalam transportasi di Indonesia,” kata Iskandar.
 
Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan RI, sepanjang 2015 - 2016, pemerintah telah membangun 199,59 km jalur kereta api, 1.773 unit Bus Rapid Transit (BRT), 8 terminal penumpang tipe A, 11 unit kapal penyeberangan, 57 pelabuhan laut, 15 bandar udara baru (2 diantaranya sudah dioperasikan), 2 pelabuhan penyeberangan dan 33 unit kapal perintis laut. 
 
Untuk wilayah Indonesia bagian timur, berdasarkan data Kemenko Maritim tahun 2016, pembangunan tol laut berdampak signifikan pada penurunan harga komoditas bahan pokok. Diantaranya, harga beras turun hingga 22%, terigu hingga 29%, minyak goreng hingga 15%, gula hingga 28%, bawang merah hingga 20%, dan daging ayam ras hingga 49%. Beberapa harga komoditas bahan bangunan seperti semen, triplek dan baja ringan pun turun hingga 17% .
 
Menurut Iskandar, hasil pencapaian tersebut membutuhkan sebuah sistem transportasi yang handal, aman, dan efisien. Untuk mencapai kondisi ini diperlukan persyaratan bahwa sarana dan prasana harus memenuhi standar yang ditetapkan. Untuk itu, harus dilakukan pengujian dan kalibrasi yang mewajibkan pengukuran atas berbagai parameter yang terkait dengan cara benar dan akurat.
 
“Karena itu kita membutuhkan iptek pengukuran yang sering dikenal sebagai metrologi. Sarana dan prasarana transportasi yang handal menjadi persyaratan utama bagi keamanan dan keamanan transportasi. Karena itu diperlukan pemeriksaan kendaraan secara berkala untuk memastikan kelaikan kendaraan yang beroperasi di jalan raya,” paparnya.
 
Staf Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas Kemenristekdikti, Agus Puji Prasetyono dalam sambutannya mewakili Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) menyampaikan agar pengukuran dalam transportasi tidak hanya terbatas pada kuantitas fisik tetapi juga diperluas untuk mengukur hampir semua yang terkait kualitas bidang transportasi seperti tingkat ketidakpastian atau indeks kepercayaan konsumen dan lain-lain. 
 
“Secara makro selain peningkatan konektivitas nasional, pengukuran dalam transportasi juga merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari produktivitas kegiatan barang dan jasa yang memiliki peran signifikan dalam aspek sosial, ekonomi, lingkungan, politik, dan hankam yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara kita,” katanya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusat Penelitian Metrologi LIPI yang juga Plt. Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Mego Pinandito mengatakan bahwa pihaknya sebagai institusi metrologi nasional secara intensif melakukan penelitian dan pengembangan sistem pengukuran nasional yang akurat dan handal, serta menjamin ketertelusuran pengukuran nasional. 
 
“Kami juga aktif mengikuti uji banding pengukuran di tingkat regional Asia Pasifik (Inter-laboratory Comparison – Asia Pacific Metrology Program), sehingga hasil pengukuran kita terpercaya dan diakui di tingkat internasional,” katanya.
 
Mego mengatakan, saat ini tercatat 82 kemampuan pengukuran nasional Pusat Penelitian Metrologi LIPI yang sudah terdaftar dalam International Bureau of Weights and Measures database dan diakui secara internasional. “Pada tingkat nasional sedikitnya ada 332 lingkup kemampuan ukur dan kalibrasi yang sudah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan asesor internasional,” imbuhnya.
 
Menurut Mego, metrologi transportasi merupakan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang dapat diterapkan secara langsung dan dirasakan oleh masyarakat. “Terlebih lagi, transportasi menjadi fokus utama dalam peringatan Hari Metrologi Dunia 2017,” pungkas Mego.
 
Hari Metrologi Dunia merupakan perayaan tahunan untuk memperingati penandatangan Konvensi Meter yang dilaksanakan pada 20 Mei 1875 oleh perwakilan 17 negara. Konvensi menetapkan kerangka kerja untuk kolaborasi global dan sosial dalam pengukuran dalam aplikasi industri serta komersial. Tujuan kesepakatan ini adalah adanya keseragaman pengukuran di seluruh dunia. 

 

 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailInovasi Teknologi untuk Mendukung Swasembada Pangan
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Swasembada pangan telah menjadi isu penting pada setiap era pemerintahan di Indonesia. Orde Baru, misalnya, amat gencar mengejarnya lewat program Panca Usaha Tani, Bimmas dan  Insus. Hasilnya, swasem [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailBasuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
05/08/2017

  Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek