Homepage > ULASAN > Indroyono Soesilo Raih Anugerah Perekayasa Utama Kehormatan BPPT 2016
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1215
Guest : 1215
Members : 0

Indroyono Soesilo Raih Anugerah Perekayasa Utama Kehormatan BPPT 2016

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menganugerahkan Gelar Perekayasa Utama Kehormatan tahun 2016 bidang teknologi maritim kepada Prof. Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc. Ia dinilai sebagai tokoh yang banyak berperan sebagai perekayasa melalui kegiatan riset, pengembangan dan inovasi di bidang maritim.

Penganugerahan gelar kehormatan dilakukan oleh Ketua Majelis Perekayasa BPPT, Unggul Priyanto di Auditorium BPPT, Jakarta (3/8/2016). Unggul dalam sambutannya menjelaskan bahwa anugerah tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada warga negara pilihan atas jasa-jasanya yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia. Sebelumnya, gelar ini telah diberikan kepada sembilan putra-putri terbaik bangsa.

Indroyono merupakan sosok panutan yang memiliki karir cemerlang. Di tingkat nasional, Profesor Riset bidang Geologi dan Penginderaan Jauh ini sempat menjadi Menko bidang Maritim dan Sumber Daya dari Oktober 2014 - Agustus 2015.

Karir pria kelahiran Bandung, 27 Maret 1955 di tingkat internasional tak kalah cemerlang. Indroyono pernah menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur FAO (Food and Agriculture Organization) tahun 2012. Waktu itu, Ia mewakili Indonesia dan negara ASEAN bersaing dengan empat kandidat lain dari Australia, Brazil, Irak, dan Iran dalam pemilihan Dirjen FAO periode 2012-2015 di Roma pada 25 Juni-2 Juli 2011.

Peraih Bintang Mahaputera Pramata tahun 2009 ini termasuk inisiator pembentukan Rencana Aksi Daerah Mengenai Pemancingan yang Bertanggung Jawab. Kegiatan ini melibatkan 10 negara di kawasan ASEAN serta Ausralia. Indroyono juga pernah memimpin pengelolaan konservasi sumber daya kelautan dari APEC Working Group pada 2006-2008. Ia beberapa kali menjadi Ketua Delegasi Indonesia dalam konferensi-konferensi tingkat regional dan internasional.

Peraih Penghargaan Sigma XI Scientific Research Society Award USA tahun 1986 ini sempat mengawasi Proyek Studi Pemberantasan Praktek IUU Fishing di Laut Arafura pada 2008. Indroyono pernah menjadi delegasi Indonesia  dalam Inisiatif UNEP-PBB Karbon Biru Dana FAO; Sekretaris Eksekutif World Ocean Conference 2009 yang menghasilkan Deklarasi Kelautan Manado; serta penggerak utama pembentukan Coral Triangle Initiative pada 2007.

Penghargaan internasional yang diraihnya antara lain Who's Who of the World (1998), Worldwide Permina Foundation Award USA (1980), Indonesian Cultural Foundation Award USA (1981) serta Isabel-Demple Foundation Award USA (1985). Saat ini Indroyono menjabat sebagai Honory Advisor (Penasehat Menteri) Kementerian Pariwisata.

 

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailTUNA SI PENGELANA LAUT PUN DIBIAKKAN DI KOLAM
12/02/2014 | Dewlest

Potongan-potongan cumi dan ikan layang bercampur dengan vitamin C dan vitamin E itu tiba-tiba lenyap diperebutkan puluhan ikan tuna sirip kuning yang terkenal tangkas dan gesit di laut.
Ikan-ikan t [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailProf. Dr. Kris Tri Basuki
21/08/2015

Dua jenjang pendidikan tinggi sebelumnya, Sarjana Muda maupun Sarjana, yang ditekuni Kris, di Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), adalah di bidang kimia. Tetapi, saat memilih program Pasca Sarjana di [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek