Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Balitbangtan Kenalkan AWD untuk Mengontrol Ketersediaan Air Sawah
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 953
    Guest : 954
    Members : 0

    Balitbangtan Kenalkan AWD untuk Mengontrol Ketersediaan Air Sawah

    Penilaian Pengguna: / 1
    JelekBagus 
    awd-kementan
    JAKARTA – Untuk merespon pengelolaan sumber daya air di lahan sawah, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara memperkenalkan alat deteksi dalam mengontrol batas kritis ketersediaan air pada lahan sawah. Namanya, AWD Modifikasi.

    Menurut Ka Balitbangtan Muhammad Syakir, alat ini menjadi elemen penting dalam strategi pengelolaan air pada lahan sawah khususnya dalam pengairan basah kering (alternate wetting and drying/AWD) dan merupakan modifikasi dari alat AWD yang awalnya hanya berupa pipa paralon.

    Modifikasi terbaru dari AWD ini yakni dilengkapi pelampung dalam mengontrol ketinggian air dalam tabung pipa paralon. Prinsipnya adalah setelah lahan sawah diairi, maka kedalaman air akan menurun secara gradual, karena diserap tanah dan tanaman atau melalui evapotranspirasi.

    Apabila penurunan kedalaman air sudah mencapai 15 cm di bawah permukaan tanah atau bahkan lebih dari itu, maka lahan sawah harus kembali diairi. Oleh karena itu pada tiang dilengkapi lampu led yang dihubungkan baterai charger yang bersumber dari radiasi matahari melalui penggunaan panel solar cell.

    Bila penurunan kedalaman air telah mencapai batas kritis (melewati batas aman), maka sensor akan segera memberikan isyarat berupa nyala lampu led, yang berarti saatnya dilakukan pemberian air.

    Adanya sensor cahaya lampu akan membantu petani sehingga tidak perlu masuk ke petakan sawah untuk mengamati kondisi air di dalam pipa AWD, utamanya saat pemberian air pada malam hari.  Dengan cahaya lampu, maka petani ataupun petugas pengatur air dapat mengetahui saat yang tepat untuk pemberian air di lahan sawah. 

    Alat AWD modifikasi telah diuji coba pada lahan sawah di Kebun Percobaan Wawotobi dan di lahan petani di Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Respon pengguna khususnya petani dan penyuluh pertanian sangat positif dan mengharapkan sesegera mungkin bisa mendapatkan alat tersebut.

    Respon yang sama juga dikemukakan oleh para petani dan kelompok tani di wilayah Rarowatu Utara, yang pada musim tanam April-September (ASEP) menggunakan mesin pompa air dengan bahan bakar gas.
     

    Umum

    Tingkatkan Peran Guru Besar dalam Pengembangan Peradaban
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Kamis (22/2/2018).Ageng Prasetyo/BKKP...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek