Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Sebelas Institusi Deklarasikan Konsorsium Riset Samudera
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2538
    Guest : 2541
    Members : 0

    Sebelas Institusi Deklarasikan Konsorsium Riset Samudera

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
     
    Jakarta, Technology-Indonesia.com – Sebelas kementerian/lembaga dan universitas sepakat mendeklarasikan Konsorsium Riset Samudera, di Jakarta, Selasa (26/9/2017). Konsorsium ini akan berperan menformulasikan tema riset multidimensional yang didukung oleh infrastruktur riset melalui kemitraan antar lembaga sesuai dengan tupoksi dan kepakaran. 
     
    Optimalisasi sumber daya kemaritiman menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini. Keberhasilan optimalisasi itu harus didukung harmonisasi program riset samudera nasional yang didukung oleh infrastruktur riset dan tata kelola lintas lembaga. 
     
    Institusi yang terlibat dalam konsorsium antara lain Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Universitas Sriwijaya, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
     
    Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Zainal Arifin mengatakan salah satu program Konsorsium Riset Samudera adalah memiliki roadmap berbasis output yang perlu dicapai dalam jangka waktu dekat (2018-2021). 
     
    “Keberadaan konsorsium ini penting sebab Indonesia sebagai negara maritim yang besar membutuhkan peran strategis dan kontribusi iptek kelautan dalam konteks pembangunan nasional dan daya saing bangsa,” ungkapnya. 
     
    Menurut Zainal iptek kelautan yang berkualitas membutuhkan pemahaman terpadu akan aspek geologi, fisika, biologi dan kimia laut. Pemetaan geologi laut yang komprehensif memiliki peran penting bagi pemanfaatan sumber daya alam dan mitigasi bencana.
     
    Proses oseanografi fisik di kawasan laut Indonesia memiliki keunikan sebagai penentu bagi sirkulasi laut dan iklim global karena letaknya sebagai perantara dua samudera yaitu Pasifik dan Hindia. Kondisi demikian menempatkan Indonesia sebagai negara yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati laut. 
     
    Sumber daya bahari yang masif ini, lanjutnya, perlu dijaga dengan kesehatan laut yang mendukung agar dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan bangsa kini dan ke depan.
     
    Zainal memaparkan, Konsorsium Riset Samudera akan berperan untuk mendorong optimalisasi sumber daya laut bagi pembangunan nasional. Latar belakang keberadaan konsorsium antara lain karena riset samudera di Indonesia penting dilakukan untuk mendukung pembangunan dan daya saing riset nasional. Pelaksanaan riset samudera juga membutuhkan dukungan dana dan sarana, seperti kapal dan instrumentasinya, yang terstandar dan tersertifikasi. 
     
    Latar belakang lainnya karena sarana riset kapal saat ini masih belum mampu menjawab kebutuhan riset samudera. Selain itu, perlunya pusat data sebagai pangkalan data untuk hasil riset samudera.
     
    Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Dirhamsyah mengimbuhkan konsorsium ini membuka keterlibatan seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan riset samudera sehingga lebih maksimal. 
     
    “Salah satu keluaran yang diharapkan adalah membangun dan mengelola Pusat Data Kelautan Nasional sebagai integrasi data hasil riset samudera di Indonesia,” pungkasnya.
     

    Umum

    Inilah SNI Wajib untuk Mainan Anak
    Selasa, 23 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Jakarta, Technology-Indonesia.com - Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan beberapa Standar Nasional Indonesia (SNI)  tentang Mainan Anak. Sebagian SNI Mainan Anak...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek