Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Komitmen Undip Lahirkan Lulusan Kompeten Melalui Teaching Industry
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1164
    Guest : 1165
    Members : 0

    Komitmen Undip Lahirkan Lulusan Kompeten Melalui Teaching Industry

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    Technology-Indonesia.com - Universitas Diponegoro (Undip) berkomitmen terus melahirkan lulusan yang kompeten, terutama di beberapa bidang yang menuntut keahlian lebih. Untuk itu, Undip memantapkan berlangsungnya pola akademik teaching industry dengan menitikberatkan pada industri berbasis teknologi plasma untuk pangan.
     
    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir yang hadir pada acara peresmian teaching industry Undip mengatakan pola akademik ini sangat dibutuhkan oleh dunia industri. Pada acara tersebut, Menristekdikti menyerahkan secara simbolis generator ozon pada tiga kelompok tani di Jawa Tengah, di Kampus Undip pada Sabtu (23/9/2017).
     
    "Jumlah publikasi Indonesia di bulan September tahun 2017 sudah di angka sekitar 11.000 lebih. Bayangkan jika publikasi dan riset tersebut banyak tentang hasil riset yang dibutuhkan industri, maka hilirisasi produk akan berjalan dengan baik. Tidak cukup riset berhenti di laboratorium, tapi harus dihilirisasi. Itu mengapa teaching industry penting dilakukan," ujarnya. 
     
    Teaching industry menurut Menteri Nasir akan meningkatkan kerja sama triple helix (akademisi, Pemerintah dan industri). Nasir juga menekankan bahwa kita harus siap untuk perubahan pola perkuliahan di masa depan. Menurutnya ke depan Perguruan Tinggi harus juga siap dengan e-learning. 
     
    "Teknologi sudah maju, jangan tertinggal dengan negara lain. Kita harus selalu siap dengan perubahan zaman yang mau tak mau menggunakan teknologi informasi dan inovasi baru," tutur Nasir. 
     
    Rektor Undip Yos Johan menekankan, fungsi adanya teaching industry untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Menurutnya, teaching industry penting bagi Universitas, karena praktik di lapangan akan mulai membiasakan mahasiswa untuk bekerja atau membentuk industri baru. 
     
    Sementara itu, Muhammad Nur, penggagas teaching industry mengatakan Undip bercita-cita sebagai research university. Indikatornya adalah menghasilkan dan menghilirisasikan inovasi. Salah satu hasil teknologi yang dihasilkan dan dihilirisasikan Undip untuk teaching industry adalah mesin generator ozon bernama D'Ozone.
     
    "Fungsi D'Ozone ini menggunakan teknologi plasma penghasil ozon untuk memperpanjang masa simpan daging, ikan, sayur dan buah. Teknologi ini juga dapat menurunkan kadar residu pestisida pada sayuran dan buah-buahan, mengurai senyawa organik dan mengoksidasi logam berat, dengan kandungan gizi, rasa dan warna tetap terjaga. Jadi petani, peternak, maupun nelayan bisa lebih efisien secara ekonomis untuk produk-produk yang dihasilkan," terangnya. 
     
    Saat ini, Undip sedang kembangkan terobosan baru untuk menggunakan ozon dalam teknologi Kedokteran. Antara lain, untuk teknologi cuci darah, kanker, dan teknologi pengobatan lain. 
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek