Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Padang Lamun Indonesia Kurang Sehat
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1539
Guest : 1540
Members : 0

Padang Lamun Indonesia Kurang Sehat

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

 
Jakarta,  technology-indonesia.com - Tim Walidata Lamun Pusat Penelitian Oseanografi LIPI mengungkapkan persentase secara umum tutupan lamun di Indonesia adalah 40 persen. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 200 Tahun 2004, padang lamun dengan tutupan 40% berada dalam kondisi “kurang sehat”.
 
Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Dirhamsyah mengatakan dari keseluruhan lokasi yang divalidasi, hanya 5% yang kondisinya sehat misalnya di Biak dan Papua. Lokasi lainnya berada pada kondisi kurang sehat atau miskin. 
 
“Bahkan, padang lamun yang berada di kawasan konservasi, misalnya Wakatobi dan Lombok juga kondisinya kurang sehat,” jelas Dirhamsyah saat Penyampaian Status Kondisi Terumbu Karang dan Padang Lamun di Indonesia 2017, di Jakarta, Rabu (7/6/2017).
 
Udhi E. Hernawan, peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI sekaligus Ketua Tim Walidata Lamun memaparkan satu-satunya tumbuhan berbunga yang secara penuh beradaptasi pada lingkungan laut adalah lamun. Tumbuhan ini tumbuh pada berbagai macam substrat membentuk hamparan luas yang disebut padang lamun. Secara ekologis, keberadaan padang lamun menciptakan ruang bagi banyak organisme untuk berkembang dan berinteraksi, membentuk satu kesatuan ekosistem di laut dangkal. 
 
“Lamun adalah tanaman berbunga yang hidup di perairan laut dangkal. Lamun memiliki akar, batang, daun, dan bunga yang jelas. Berbeda dengan rumput laut yang tidak jelas antara batang, akar, apalagi bunga,” terangnya.
 
Tim Walidata Lamun melakukan perhitungan dan validasi padang lamun yang tersebar di 423 lokasi di seluruh Indonesia. Luas padang lamun Indonesia berdasarkan verifikasi LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) adalah 1.507 km2. Luasan tersebut paling tinggi dari padang lamun negara ASEAN misalnya Filipina 978 km2 dan Thailand 94 km2. Ada 15 jenis lamun ditemukan di Indonesia terdiri dari 2 suku dan 7 marga, dari 69 jenis lamun di dunia.
 
“Lamun tersebar di pesisir Indonesia yang belum banyak aktivitas manusianya. Karena itu padang lamun banyak ditemukan di wilayah timur Indonesia,” lanjutnya. 
 
Udhi mengungkapkan, pada dasarnya padang lamun memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia. Ekosistem ini menunjang keberlangsungan sumber daya perikanan di Indonesia. “Biota yang hidup di padang lamun lebih banyak daripada area tanpa lamun. Biota tersebut banyak yang mempunyai nilai ekonomis. Berbagai jenis komoditas perikanan, seperti ikan baronang (samandar), kepiting rajungan, dan kerang-kerangan banyak ditemukan hidup di padang lamun,” ujar Udhi.
 
Padang lamun juga membantu mengurangi laju perubahan iklim dengan menyerap emisi karbondioksida. Selain itu, padang lamun berfungsi menjaga kualitas air sebab bisa menangkap dan menyetabilkan sedimen, penyerap zat hara berlebih, serta filter bagi bakteri berlebih.
 
Penurunan kondisi padang lamun di Indonesia umumnya disebabkan tekanan aktivitas manusia. Reklamasi pantai untuk lahan pembangunan pelabuhan, kawasan industri, dan pemukiman berdampak langsung pada hilangnya habitat lamun. Tekanan lingkungan akibat pencemaran (rumah tangga, pertanian, dan limbah industri) dan sedimentasi menurunkan kualitas habitat yang berdampak pada penurunan kondisi padang lamun. Aktivitas perikanan yang tidak ramah lingkungan juga dapat merusak padang lamun.
 
Menurut Udhi, agar padang lamun tetap mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan, upaya konservasi padang lamun harus mampu mencegah terjadinya aktivitas yang mengancam kelestarian lamun tersebut. Selain itu, kegiatan transplantasi lamun dapat dilakukan untuk memulihkan padang lamun yang telah hilang/rusak dan menciptakan areal padang lamun yang baru.
 
Informasi luasan padang lamun yang dirilis LIPI ini dapat memberikan indikasi kondisi dan potensi lamun secara menyeluruh. Jika terjadi penurunan menunjukkan adanya tekanan atau ancaman pada ekosistem tersebut. “Sebaliknya jika luasannya stabil atau naik, ini menunjukkan peluang padang lamun untuk lestari semakin tinggi,” pungkasnya.
 
 
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailSpecies Baru Burung Hantu Ditemukan di Timur Tengah
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Tim riset Natural History Museum of Bern (NHMB) di Swiss melaporkan pihaknya telah menemukan species baru burung hantu. Species itu diberi nama lmiah spesies Strix hadorami sebagai penghormatan terhad [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailBasuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
05/08/2017

  Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek