Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Kemenristekdikti Sederhanakan Skema Riset
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1883
    Guest : 1883
    Members : 0

    Kemenristekdikti Sederhanakan Skema Riset

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati saat menyampaikan kuliah umum Jumat (17/3/2017) di Fakultas Geografi UGM Yogyakarta. (foto humas UGM)
     
    Technology-indonesia.com - Kementrian Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyusun ulang skema pendanaan riset di perguruan tinggi. Penyederhanaan skema riset bertujuan meningkatkan produktivitas penelitian para peneliti di lingkungan perguruan tinggi. 
     
    Hal tersebut didampaikan Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati, Jumat (17/3/2017) saat menyampaikan kuliah umum “Panduan Riset 2018, Kebijakan Riset Nasional dan Peluang pengembangan Riset melalui Funding Internasional” di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
     
    “Mulai tahun 2017 ini skema riset disederhanakan agar mudah diakses oleh peneliti dan membuka peluang baru untuk peneliti yang belum pernah bersinggungan dengan skema yang ada,” kata Dimyati. 
     
    Sebelumnya terdapat 17 skema penelitian yang terdiri dari riset dasar, riset terapan, dan riset pengembangan direformulasi menjadi 14 skema penelitian. Penyederhanaan skema riset untuk mendorong riset yang berorientasi inovasi dan invensi untuk meningkatkan daya saing bangsa dan kesejahteraan masyarakat. 
     
    “Penyesuaian skema riset ini merupakan upaya untuk meningkatkan pencapaian indikator-indikator riset yakni publikasi, kekayaan intelektual, dan prototipe industri,”tuturnya.
     
    Dimyati mengungkapkan saat ini publikasi internasional Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara anggota ASEAN lainnya. Indonesia berada di posisi keempat ASEAN dibawah Malaysia, Singapura, dan Thailand.  
     
    “Pada 2016 mencapai 9.989 publikasi dan di tahun ini harus lebih tinggi, lalu di tahun 2019 harus bisa menjadi juara ASEAN,” katanya. 
     
    Selain itu, Kemenristekditi juga mendorong peningkatan capaian kekayaan inteletual. Meliputi hak cipta, merk, indikasi geografis, desain industry, tata letak sirkuit terpadu, rahasia dagang, paten, dan perlindungan varietas tanaman. Kemenristekdikti pada 2016 menargetkan capaian paten 1.735 dan terealiasi 1.960. Sementara 2017, paten ditargetkan lebih tinggi karena UU 13/2006 tentang paten yang sangat berpihak pada peneliti dan UMKM telah selesai. 
     
    “Penelitian yang mencapai TRL juga ditargetkan bisa lebih dari 7 agar stok inovasi yang siap didorong ke industri lebih banyak lagi,”pungkasnya.  
     
     

    Umum

    Tingkatkan Peran Guru Besar dalam Pengembangan Peradaban
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Kamis (22/2/2018).Ageng Prasetyo/BKKP...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek