Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Promosikan Produk Inovasi, Kemenristekdikti Gandeng Mark Plus Inc.
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1310
    Guest : 1310
    Members : 0

    Promosikan Produk Inovasi, Kemenristekdikti Gandeng Mark Plus Inc.

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Menristekdikti Mohamad Nasir saat menghadiri Wow Brand Festive Day 2017 (Foto Biro KSKP Kemenristekdikti/ Fatimah Harahap)
     
    Jakarta, technology-indonesia.com - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terus berupaya membawa produk inovasi menjadi lebih dekat dengan industri. Salah satunya dengan menggandeng Mark Plus Inc. untuk mempromosikan produk inovasi dan menghasilkan bisnis/komersialisasi yang cocok bagi industri dan inventor. 
     
    Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengungkapkan partisipasi industri perlu menjadi perhatian lebih dalam. Saat ini, daya serap industri terhadap inovasi yang ada masih rendah dan belum optimal. Padahal, banyak riset-riset di perpustakaan dapat menjadi produk yang dibutuhkan.  
     
    “Daya saing suatu bangsa dapat dicapai salah satunya dengan inovasi. Tidak bisa inovasi tanpa riset. Riset akan bisa lebih baik dan akan menghasilkan inovasi yang baik, tenaga kerja yang baik, harus didorong dari sumberdaya manusia yang kompeten, yakni salah satunya para peneliti dan dosen,” ujar Menristekdikti dalam Wow Brand Festive Day 2017 yang digelar Mark Plus Inc. pada Kamis (9/3/2017) di Jakarta. 
     
    Kemenristekdikti melakukan banyak inisiatif untuk memperkuat inovasi nasional  antara lain dengan memberikan reward kepada peneliti, memfasilitasi pendanaan inovasi, dan pengembangan inovasi konsorsium. 
     
    Riset yang dikembangkan Kemenristekdikti selama ini dikelompokkan dalam tujuh bidang fokus. Bidang tersebut diantaranya pangan dan pertanian, kesehatan dan obat-obatan, serta teknologi informasi.
     
    Dalam perkembangan teknologi informasi yang pesat, Menristekdikti mengandaikan suatu saat nanti Indonesia tidak perlu menggunakan e-KTP lagi tapi mampu membuat chip yang ditanamkan sebagai identitas penduduk. Nasir juga menyebutkan bukan tidak mungkin mahasiswa dapat berkuliah dari rumah dengan menggunakan teknologi informasi 
     
    Bidang fokus riset lainnya yakni teknologi transportasi, material maju, pertahanan, dan energi. Di bidang energi, sumber-sumber energi baru terbarukan seperti solar cell akan terus dikembangkan, dan tidak menutup kemungkinan tenaga nuklir yang saat ini digunakan oleh berbagai negara. 
     
    Menristekdikti menyebutkan, berbagai inovasi yang telah dihasilkan tidak akan sampai kepada pengguna apabila tidak ada investor. Investor akan melihat inovasi dari biaya yang harus dikeluarkan serta laba ruginya. Kalau inovasi bagus tapi cost mahal tidak akan dilirik.  Oleh karena itu, Menristekdikti menginisiasi Innovator- Investor Forum yang akan menjadi tempat kolaborasi keduanya. 
     
    “Sehingga keduanya tidak berjalan sendiri-sendiri dan tidak ada nilai tambah yang bisa dimanfaatkan. Indonesia akan bisa berdaya saing dengan baik dan Global Competitiveness Index bisa meningkat,” pungkasnya.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek