Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Kemenristekdikti Reformulasi Skema Pendanaan Penelitian di Perguruan Tinggi
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1303
    Guest : 1303
    Members : 0

    Kemenristekdikti Reformulasi Skema Pendanaan Penelitian di Perguruan Tinggi

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Menristekdikti Mohamad Nasir menjelaskan Reformulasi Skema Pendanaan Penelitian di Perguruan Tinggi (Foto www.ristekdikti.go.id)
     
    JAKARTA -  Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan Reformulasi Skema Pendanaan Penelitian di Perguruan Tinggi Untuk meningkatkan produktivitas penelitian. Reformulasi ini merupakan upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan penelitian, dan meningkatkan kinerja penelitian perguruan tinggi.
     
    Menristekdikti, Mohamad Nasir mengatakan hal ini untuk mendorong riset yang berorientasi inovasi dan invensi. Selama ini riset berbasis pada aktifitas menyebabkan banyak peneliti di perguruan tinggi kesulitan mempertanggungjawabkan keuangan.
     
    "Saya meminta pada Menteri Keuangan supaya riset jangan berbasis pada aktifitas namun pada  hasil atau output. Berapa total cost yang harus pemerintah keluarkan untuk penelitian, lalu dimana impact-nya untuk masyarakat? Itu harus dilihat.  Ternyata banyak perguruan tinggi yang punya invensi dan inovasi yang cukup baik dan ini akan kita dorong terus,” jelas Nasir, Rabu (1/3/2017) di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta. 
     
    Reformulasi skema penelitian ditujukan untuk meningkatkan pencapaian indikator- indikator seperti jumlah publikasi, kekayaan intelektual/paten, dan prototype industri. Dirampungkannya rumusan regulasi yang berpihak kepada produktifitas peneliti perlu ditindaklanjuti dengan perbaikan skema riset. 
     
    Kebijakan baru terkait penyelenggaraan pendanaan penelitian antara lain Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106 Tahun 2016 Tentang Standar Biaya Keluaran Tahun 2017; Permenristekdikti Nomor 42 Tahun 2016 tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapterapan Teknologi; dan Permenristekdikti Nomor 69 Tahun 2016 tentang Pedoman Pembentukan Komite Penilaian dan/atau Reviewer dan Tatacara Pelaksanaan Penilaian Penelitian dengan Menggunakan Standar Biaya Keluaran. 
     
    Skema Desentralisasi memberikan kewenangan lebih luas pada perguruan tinggi dalam pengelolaan penelitian. Skema penelitian desentralisasi ini bertujuan mendorong terwujudnya keunggulan Perguruan Tinggi, meningkatkan daya saing Perguruan Tinggi, dan meningkatkan angka partisipasi dosen. 
     
    Untuk memperkuat misi tersebut, Skema Desentralisasi mempersyaratkan penelitian yang diusulkan harus berbasis Rencana Induk Penelitian/Renstra Penelitian di masing-masing Perguruan Tinggi. Skema yang didesentralisasikan terdiri dari beberapa kategori, yaitu Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT); Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT); dan Penelitian Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi (PPUPT).
     
    Adapun pengelolaan penelitian untuk isu-isu strategis diwadahi dalam skema-skema yang bersifat Kompetitif Nasional. Skema-skema ini dimaksudkan untuk mendukung kebijakan nasional, dimana tema-tema penelitian diwajibkan mengacu pada Rencana Induk Riset Nasional (RIRN). 
     
    Menristekdikti menyatakan tahun ini merupakan tahun pertama riset berbasis output. Karena itu jika terdapat beberapa ketidaksempurnaan maka akan terus menerus diperbaiki.  Kedepannya tema-tema dalam skema riset dan pengabdian kepada masyarakat harus berbasis pada RIRN yang merupakan arah kebijakan riset pada tingkat nasional dan menjadi prioritas dalam program pemerintah. 
     
    Di sisi lain, akan terus didorong agar semua riset yang didanai Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM) dapat dipetakan status teknologinya melalui Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) dalam mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil riset sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat dan mendorong perekonomian bangsa.
     

     

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek