Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Publikasi Bisa Persulit Permohonan Paten
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1302
    Guest : 1302
    Members : 0

    Publikasi Bisa Persulit Permohonan Paten

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

     Suasana Kuliah Kapita Selekta Departemen Teknik Elektro dan Teknik Informatika (DTETI) UGM Yogyakarta (Foto Humas UGM)
     
    Indonesia telah mampu menghasilkan berbagai inovasi kreatif yang diakui dunia. Namun, persoalan hak kekayaan intelektual masih belum menjadi perhatian para inventor. Padahal, pemahaman mengenai aspek legal sangat penting bagi pengembangan sebuah produk. 
     
    Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Bidang Kerja Sama dan Alumni, Paripurna P. Sugarda mengungkapkan kelemahan inventor Indonesia begitu mendapatkan penemuan yang punya kebaruan, mereka tidak sabar ingin segera dimuat di jurnal. “Kemudian diundang ke mana-mana untuk menjelaskan temuannya dan mendapat penghargaan. Baru kemudian didaftarkan patennya,” ujar Paripurna di Fakultas Teknik UGM, Jumat (24/2/2017). 
     
    Menurut Paripurna, kebiasaan tersebut menjadi sesuatu yang akan sangat merugikan bagi para inventor. Dari aspek legal, ia menjelaskan, publikasi penemuan yang belum didaftarkan untuk mendapat hak kekayaan intelektual akan menghilangkan sifat kerahasiaan dari penemuan tersebut dan mempersulit proses permohonan paten.
     
    “Ada peneliti yang bilang tidak apa-apa, mereka aman-aman saja, tapi ada hal-hal yang harus di-keep saat memuat penemuan di publikasi sebagai kunci untuk mengajukan permohonan paten. Hukum kita mengatakan bahwa sekali dipublikasikan, maka sifat kerahasiaan penemuan jadi hilang,” jelasnya. 
     
    Penjelasan ini ia sampaikan di hadapan para mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknik Informatika (DTETI) yang mengikuti kuliah Kapita Selekta bertema Legal Aspect of Business. Pengetahuan terkait aspek-aspek legal, menurutnya, menjadi hal yang tidak kalah penting untuk dipelajari para mahasiswa teknik.
     
    “Kalau hanya tahunya persoalan teknis dan teknologi kalian hanya akan jadi pekerja. Setelah ini saya harap kalian bisa berpikir dalam lingkup yang lebih luas, baik dari aspek politik, ekonomi, maupun hukum. Dengan demikian kalian dapat menjadi pemimpin yang hebat, dan saya yakin anda mampu untuk mencapai hal itu,” pungkas Paripurna.
     
    Kapita Selekta merupakan bagian dari kurikulum baru DTETI untuk memberi bekal pada mahasiswa saat memasuki dunia kerja. Kegiatan ini diharapkan membuka wawasan para mahasiswa agar lulusan teknik tidak hanya memahami ilmu keteknikan tapi juga memahami global knowledge dan perspektif-perspektif lain.
     
    “Ketika orang membangun startup misalnya, 90 persen tenaga dihabiskan untuk mengurusi aspek teknis saja. Padahal kebutuhan untuk memahami aspek non-teknis seperti aspek legal dari bisnis sangat besar,” ujar Ahmad Yuniarto, mantan Chairman Schlumberger Group Indonesia yang bertindak sebagai anggota Advisory Board bagi kurikulum DTETI.
     
    Selain membahas aspek hukum dari bisnis, Kapita Selekta juga akan mengangkat tema-tema penting seperti ekonomi digital, perspektif kebijakan publik, serta pembangunan yang berkelanjutan. Melalui pembahasan ini, Ahmad berharap lulusan fakultas teknik dapat benar-benar menunjukkan kontribusi yang nyata bagi bangsa.
     
    “Saya harap ini dapat memberikan bekal bagi mahasiswa untuk bisa memahami masalah nyata negeri ini dan sebagai seorang insinyur anda bisa mencari ruang mana untuk memberikan kontribusi yang nyata,” terangnya. 
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek