Homepage > Pertanian & Pangan > Pertanian > Inovasi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Tingkatkan Perekonomian Rakyat
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 200
Guest : 200
Members : 0

Inovasi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Tingkatkan Perekonomian Rakyat

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
 
SERPONG - Dalam upaya menginformasikan capaian inovasi-inovasi teknologi di bidang pangan, pertanian dan kesehatan sepanjang 2016, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar “Innovation of Bioeconomics on Agroindustri Program 2017.” Acara ini berisi presentasi 22 program dan 48 kegiatan dengan tema Inovasi Teknologi di bidang Agroindustri dan Bioteknologi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
 
Untuk menciptakan dan mengembangkan produk-produk inovasi di bidang pangan, pertanian, dan kesehatan, BPPT memanfaatkan bioteknologi, biologi molekuler, precision farming, teknologi nano, teknologi pasca panen, teknologi enzim, teknologi informasi komunikasi, serta pemanfaatan sumberdaya alam di Indonesia.  Penggunaan beragam teknologi tersebut menjadikan produk-produk inovasi BPPT memiliki keunggulan komparatif.
 
Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) – BPPT, Eniya Listiyani Dewi mengatakan salah satu fokus program pada 2017 adalah pengembangan pati farmasi sebagai bahan baku obat. Selama ini, kebutuhan pati farmasi sebagai filler obat tablet dipenuhi dari seratus persen impor. Untuk mensubtitusi impor tersebut, BPPT mengembangkan singkong sebagai bahan baku pati farmasi. 
 
“Singkong menjadi kandidat bahan baku obat dan sudah selesai diteliti oleh BPPT. Sekarang kita ingin skill up dan menaikkannya menjadi pharmaceutical grade. Tujuannya, kita ingin petani bisa menjual singkong dari seribu rupiah perkilo menjadi Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu perkilo kalau sudah jadi bahan baku obat,” kata Eniya di sela-sela acara “Innovation of Bioeconomics on Agroindustri Program 2017”di Puspitek Serpong, Senin (30/1/2017). 
 
Fokus lainnya adalah diversifikasi pangan. Eniya mengatakan, BPPT sudah berhasil membuat beras sagu dengan indeks glikemiknya sangat rendah sehingga sangat cocok untuk penderita diabetes. “Nanti bisa dikembangkan lagi untuk kita deliver ke berbagai area. Kita ingin membuat beras sagu ini menjadi konsumsi pangan semua orang,” ungkapnya. 
 
Menurut Eniya, selama ini beras sagu di pasaran harganya agak mahal sampai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu, karena biaya produksi di laboratorium Rp 18 ribu. Melalui produksi massal di balai besar, biaya produksinya bisa turun sampai Rp 10 ribu. Dengan begitu reseller atau indutri yang memasarkannya bisa mempunyai margin yang tinggi. Sebab, sekarang yang punya healthy life style itu masih kelas menengah ke atas. 
 
Fenomena yang perlu disiasati, lanjut Eniya, hasil analisa atau hasil data menunjukkan bahwa yang memiliki penyakit diabetes paling tinggi adalah masyarakat ekonomi lemah, karena pola makan yang tidak teratur. “Kita menyiasatinya dengan produksi massal sehingga harga bisa diturunkan sampai margin terkecil dan bisa bersaing dengan beras biasa,” kata Eniya.
 
Untuk teknologi benih, BPPT lebih mengarah ke layanan agar bibit-bibit unggul bisa tersebar dengan baik serta perbanyakan bibit dengan teknologi ex vitro. Contoh bibit unggul inovasi BPPT adalah bibit jagung BR-4 dan BR-2 yang sudah tersertifikasi. Selain tahan penyakit, jagung ini bisa tahan di lahan kering dan tidak memerlukan air terlalu banyak. Jagung ini memiliki masa tanam lebih pendek yaitu 85 hari. Jagung biasa masa tanamnya 110 hari. Sehingga satu tahun bisa empat kali panen dengan produktivitas 10-11 ton per hektar.
 
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 200 peserta dari BPPT, LIPI, BATAN, dan kementerian terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, serta mitra kerja lainnya. Acara ini diharapkan dapat menjadi wahana menjalin interaksi dan memperkenalkan program-program BPPT kepada masyarakat luas.
 
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16
Buah Lokal Vs Buah Impor

Buah Lokal Vs Buah Impor

... READ_MORE
Senin, 11 Juli 2011 15:04

Umum

article thumbnail Politeknik Industri Logam Morowali Jadi Pusat Inovasi Berbasis Nikel
Selasa, 19 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com -  Politeknik Industri Logam Morowali digadang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel. Sekolah tinggi vokasi yang...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailRiset Baru Menggoyang Standar Model Partikel
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Teori Standar Model yang selama ini cukup mapan untuk menjelaskan komposisi partikel dalam suatu materi terancam goyah. Pasalnya, hasil riset terbaru menunjukkan aktivitas subatomik yang menyimpang da [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailEniya Listiani Dewi Raih Gelar Profesor Riset
09/06/2016

  Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB), Dr. Eniya Listiani Dewi, B. Eng meraih gelar Profesor Riset bidang teknologi Proses Elektrokimia. Dalam prosesi pengukuhan  [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek