Homepage > Pertanian & Pangan > Perkebunan > AEKI Solid, Kopi Indonesia Berjaya
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 407
Guest : 407
Members : 0

AEKI Solid, Kopi Indonesia Berjaya

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 

JAKARTA - Banyak kendala dan tantangan yang harus dihadapi Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) dalam memajukan perkopian Nusantara. Diantaranya, penurunan produksi kopi nasional dan perdagangan bebas ASEAN. Apabila seluruh stakeholder perkopian dari hulu hingga hilir bisa bersatu dan solid, kopi Indonesia bisa berjaya.

Ketua AEKI terpilih masa bakti 2016-2020, Irfan Anwar mengatakan pembenahan perkopian Indonesia perlu direvolusi dari tingkat hulu. Semenjak 2012 produksi kopi Indonesia melorot dari 740.000 ton menjadi 520.000 ton. Produksi kopi di tingkat petani rata-rata 700-800 kg per hektar. Sementara di Vietnam sudah mencapai 2 ton per hektar. Bahkan di Brazil bisa mencapai 8 ton per hektar.

Menurut Irfan, banyak kendala dalam meningkatkan produksi kopi di tingkat petani, antara lain bibit kopi yang tidak baik serta pola tanam dan perawatan. “Para petani juga tidak mendapatkan pendampingan oleh tenaga ahli lapangan. Belum lagi, banyaknya petani kopi yang beralih ke tanaman yang lebih menjanjikan, seperti kelapa sawit, karet dan lainnya,” kata Irfan di sela Rapat Umum Anggota (RUA) ke-9 AEKI di Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Dari sisi hilir, lanjut Irfan, kondisi industri pengolahan kopi dalam negeri sangat mengkawatirkan sehingga para investor luar negeri akan masuk secara leluasa. Selain itu, standar mutu seluruh kopi Indonesia harus dibenahi agar bisa diterima oleh negara pemakai kopi di luar negeri. “Pelaku bisnis industri pengolahan kopi dalam negeri wajib mengikuti standar mutu yaitu Standar Nasional Indonesia (SNI),” tegas Irfan.

Tantangan lainnya adalah pemberlakuan perdagangan bebas ASEAN. “Tapi kita jangan kuatir. Asalkan kita bisa solid, baik para petani, industri, ekportir, pemerintah, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membenahi perkopian nasional. Sebab kopi merupakan aset nasional yang memberikan kontribusi pada APBN serta penyerapan tenaga kerja yang besar,” lanjut Irfan.

Ekspor kopi Indonesia semenjak tahun 2012 terus mengalami penurunan dari 520.000 ton menjadi 380.000 ton. Nilai ekspor kopi Indonesia pada 2012 sebesar USD 1.534,1 juta. Kondisi ini sangat memukul pelaku industri serta petani.

Namun peningkatan konsumsi kopi dalam negeri sangat mengembirakan. “Tumbuh dan berkembangnya warung-warung serta kedai kopi dari kelas bawah, menengah dan atas merupakan lahan bisnis yang cukup menjanjikan,” kata Irfan.

Apabila pemerintah dan seluruh stakeholder dari hulu hingga hilir ini bisa bersatu dalam memajukan kopi Indonesia ini, Irfan optimis perkopian Nusantara akan berjaya. “Wakil Ketua MPR-RI, Oesman Sapta menyatakan kita tidak perlu takut. Tanpa ekspor ke luar negeri, kita bisa maju. Pasar dalam negeri sangat besar,” lanjutnya.

Angka perkapita penduduk Indonesia yang meminum kopi masih sangat rendah yaitu 1,1 kg per tahun. Sementara Amerika sudah 4 kg, bahkan negara eropa bisa mencapai 11 kg per tahun. “AEKI mempunyai kewajiban besar memajukan perkopian nusantara,” pungkas Irfan. Albarsah

 
Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16
Buah Lokal Vs Buah Impor

Buah Lokal Vs Buah Impor

... READ_MORE
Senin, 11 Juli 2011 15:04

Umum

article thumbnail Politeknik Industri Logam Morowali Jadi Pusat Inovasi Berbasis Nikel
Selasa, 19 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com -  Politeknik Industri Logam Morowali digadang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel. Sekolah tinggi vokasi yang...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailTitik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'
07/01/2015 | Dedi Junaedi

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi. Keduanya diberinama Kepler 438 b dan Kepler 442 b. Kepler merujuk pada nama pesawat antariksa AS yang mem [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailDra. Noer Laily, Msi
21/08/2015

Usia muda tidak berarti sedikit berkarya. Dra Noer Laily, Msi mampu membuktikan di usianya yang menginjak 39 tahun, mampu membuahkan suatu temuan baru. Bersama rekan-rekannya, Noer Laily menemukan pro [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek