Homepage > Pertanian & Pangan > Perkebunan > AEKI Harus Solid Kembangkan Kopi Nasional
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1323
    Guest : 1323
    Members : 0

    AEKI Harus Solid Kembangkan Kopi Nasional

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Pengembangan perkopian nasional perlu ditingkatkan secara menyeluruh dan komprehensif dari hulu hingga hilir. Perkopian nasional harus didorong untuk memproduksi kopi di dalam negeri.

    Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan hal tersebut sesuai Undang-Undang nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian mengenai hilirisasi industri dalam negeri. "Kopi yang diekspor ke luar negeri nantinya sudah berupa kopi bubuk dan kemasan. Dengan prosesing di dalam negeri, tentunya akan meningkatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat," tegas Saleh dalam Rapat Umum Anggota (RUA) ke-9 Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) di Jakarta, Kamis (10/3/2016).

    Saleh berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bekerjasama meningkatkan perkopian nasional dari hulu hingga hilir. “Jangan sampai investasi asing yang masuk ke dalam mematikan pengusaha dalam negeri, " tegas Saleh.

    Sementara itu, Ketua AEKI, Irfan  Anwar berharap perkopian Indonesia tidak dikuasai  pihak asing. "Mereka lebih maju dalam investasi, informasi, dan teknologi. Jadi ini harus diantisipasi oleh seluruh stakeholder dan pemerintah," lanjut Irfan.

    Menurut Irfan, hasil kopi Indonesia sebesar 60% dikirim ke luar negeri dan 30% diserap pasar dalam negeri. “Akan tetapi sangat kecil sekali produsen kopi kemasan lokal dalam negeri yang kuat. Sebagian besar pelaku industri kopi dalam negeri dikuasai asing. Jangan sampai nanti para eksportir juga dikuasai asing,”  tegas Irfan.

    Harus Solid

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Majelis Permusyarakatan Rakyat (MPR-RI), Oesman Sapta Odang mengatakan AEKI harus solid dalam mengembangkan perkopian Indonesia. Untuk itu, AEKI harus bisa menyatukan seluruh pemangku kopi Indonesia.

    Menurutnya, Indonesia sebagai negara peringkat ketiga penghasil kopi dunia, akan tetapi tidak bisa mengatur harga kopi dunia. "Kita tidak bisa memunculkan brand kopi Indonesia, akan tetapi para pemakai kopi Indonesia seperti Starbuck tidak memunculkan nama Indonesia," ungkap Oesman Sapta.

    Adanya perubahan iklim  dan anomali cuaca, seharusnya Indonesia bisa mengatur harga kopi dunia.  “Anomali cuaca ini membuat negara-negara penghasil kopi terpukul. Akan tetapi Indonesia tidak terlalu terpengaruh. Namun, Asosiasi AEKI tidak bisa menekan dunia dalam harga kopi,” tegasnya.

    Oesman Sapta berharap AEKI bangkit dan merevolusi. Organisasi AEKI harus solid dan jangan terpecah belah. Masih banyak kerja berat yang harus dibenahi organisasi ini, mulai dari produksi yang rendah, mutu bibit tanaman yang buruk, dan lain-lain.

    Oesman juga mengkritisi organisasi eksportir dan industri. Harusnya industri melakukan prosesing di dalam negeri. Untuk itu industri dalam negeri harus diperkuat.

    “Potensi Indonesia dengan 250 juta penduduk sangat besar. Kenapa harus repot-repot ekspor ke luar, sementara pasar dalam negeri sangat besar. Jadi kita harus kelola pasar dalam negeri, jangan sampai diambil oleh asing,” pungkas Oesman Sapta. Albarsah

     

     

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek