Homepage > Pertanian & Pangan > Perkebunan > Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertemuan Kebun Raya Se-Asia Tenggara
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 2005
    Guest : 2005
    Members : 0

    Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertemuan Kebun Raya Se-Asia Tenggara

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Incaran eksplorasi dunia mengancam kepunahan keanekaragaman hayati kawasan Asia Tenggara. Upaya konservasi harus dilakukan secara serius dengan memperkuat jejaring baik di level nasional, regional maupun internasional.

    Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya terus berupaya memperkuat perannya sebagai national focal point untuk strategi global konservasi tumbuhan. Salah satunya melalui penyelanggaraan 5th Southeast Asia Botanic Gardens (SEABG) Network Meeting di Kebun Raya “Eka Karya” Bali LIPI pada 2 – 5 November 2015.

    “Kekuatan jejaring kebun raya regional perlu dikembangkan untuk lebih aktif lagi memperjuangkan dan menyuarakan konservasi tumbuhan di tingkat dunia. Pertemuan kelima SEABG merupakan wujud nyata upaya penyelamatan keanekaragaman hayati di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain dalam siaran persnya.

    Iskandar berharap upaya konservasi setiap negara harus dilakukan secara serius. Indonesia saat ini serius menyikapi pendataan, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hayatinya. Indonesia telah membuat berbagai kebijakan nasional terkait konservasi sumber daya hayati dari level ekosistem hingga genetik. “Kebijakan dan strategi ini tertuang dalam Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP), termasuk pula berbagai legislasi terkait keanekaragaman ekosistem hingga keanekaragaman genetik, lanjutnya.

    Menurut Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Prof. Dr. Enny Sudarmonowati, Indonesia menjadi negara ke-26 yang meratifikasi Protokol Nagoya untuk melindungi sumber daya hayati. Ratifikasi protokol ini menjadikan Indonesia berpeluang meningkatkan kesempatan berbagi sumber daya hayati secara adil dan seimbang bagi masyarakat dan penduduk lokal, serta meningkatkan kerja sama multisektoral. “Tantangannya adalah bagaimana membangun otoritas nasional yang bersifat multisektoral sebagai lembaga pengelola sumber daya genetika Indonesia,” sambungnya.

    Enny berharap pertemuan SEABG memberikan wawasan untuk mengimplementasikan ratifikasi Protokol Nagoya melalui sesi Access and Benefit Sharing (ABS) Training Workshop. “ABS memberikan pencerahan bagi para manajer di kebun raya ataupun pihak terkait sumber daya hayati untuk mengawal implementasinya di lapangan pada level nasional,” katanya.

    Kepala PKT Kebun Raya LIPI, Dr. Didik Widyatmoko, M.Sc. mengimbuhkan, pertemuan SEABG Network sendiri terbentuk atas inisiasi Botanic Gardens Conservation International (BGCI) pada tahun 2004 di Singapura. Hingga kini, SEABG Network telah melaksanakan lima kali pertemuan.

    Pertemuan SEABG dihadiri 17 negara tak hanya dari dari kawasan Asia Tenggara saja, tetapi juga dari Jepang, China, Taiwan, Australia, Amerika Serikat dan Seychelles, juga tim BGCI dari Inggris. Peserta SEABG merupakan perwakilan dan para pemimpin dari kebun raya dan berbagai institusi terkait konservasi seperti taman nasional, kementerian lingkungan hidup, kementerian kehutanan, komunitas masyarakat serta universitas.

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek