Homepage > Pertanian & Pangan > Perikanan > Program CaRED UGM Berdayakan Perempuan di Kawasan Timor Indonesia
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1029
Guest : 1029
Members : 0

Program CaRED UGM Berdayakan Perempuan di Kawasan Timor Indonesia

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

Pelatihan dalam pengolahan dan diversifikasi produk olahan ikan melalui Program CaRED UGM (Foto Humas UGM)

 
Technology-indonesia.com - Puluhan wanita di Kabupaten Timor Tengah Utara  (TTU) beberapa tahun terakhir fokus menggeluti usaha pengolahan ikan menjadi beragam makanan seperti abon, ikan krispi, dan amplang. Ada sekitar 30 ibu rumah tangga yang tergabung dalam empat kelompok unit pengolahan ikan di tiga kecamatan yaitu Insana Utara, Biboki Anleu, dan Biboki Monleu. 
 
Mereka berdikari berkat program pemberdayaan perempuan melalui pengembangan produk perikanan berkelanjutan di Daerah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini dirintis sejumlah dosen Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak 2015 dibawah  program Community Resilience and Economic Development (CaRED) UGM.
 
Ketua Program CaRED TTU, Dr. Siti Ari Budhiyanti mengatakan Kabupaten TTU merupakan salah satu kabupaten yang memiliki kawasan pesisir dan beberapa desa pantai serta berbatasan dengan Timor Leste. Daerah ini mempunyai  potensi sumber daya perikanan laut cukup besar. Bahkan di musim-musim tertentu pasokan ikan sangat tinggi. Data produksi ikan di TTU tahun 2013 menunjukkan hasil tangkapan mencapai 708,69 ton. 
 
Sayangnya, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.  “Harga di pasaran rendah saat pasokan berlebih. Sehingga tidak sedikit ikan yang hanya dibiarkan begitu saja menjadi rusak tanpa pengolahan pasca panen,” jelasnya. 
 
Kondisi ini mendorong Sita, sapaan akrab Siti Ari Budhiyanti, bersama Eko Setyobudi, Anes Dwi Jayanti, dan Wahdan Fitriya untuk memberikan pendampingan pada masyarakat lokal melakukan pengolahan ikan pasca panen. Selain untuk meningkatkan nilai ekonomi ikan, kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteran kaum perempuan setempat. 
 
Sita memaparkan di TTU terdapat 121.198 wanita. Dari jumlah tersebut, 65.200 wanita berusia produktif dengan 52 persen lulusan Sekolah Dasar. Hal ini menjadi tantangan dan kesempatan untuk melakukan pemberdayaan berbasis  pembangunan UMKM untuk meningkatkan partisipasi wanita dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
 
Program pemberdayaan bertajuk ”Women Empowerment through Sustainable Fisheries Product Development in Border Area of East Nusa Tenggara-Indonesia and Timor Leste” ini berjalan mulai 2015 dan memperoleh pendanaan dari kerjasama antara UGM dengan pemerintah New Zealand.
 
Eko Setyobudi menambahkan pihaknya melakukan pendampingan dalam penanganan pasca panen dan pelatihan diversifikasi produk olahan ikan. Selain itu juga mendorong pembentukan dan penguatan kelembagaan ekonomi mikro dan pendampingan promosi serta pemasaran.  “Berbagai hasil diversifikasi produk olahan ikan tersebut berhasil dipasarkan tidak hanya di pasar lokal, tetapi hingga Timor Leste,”jelasnya.
 
Program yang telah berjalan lebih dari 1,5 tahun ini tidak hanya mampu menggerakkan perempuan. Namun terbukti mampu meningkatkan pendapatan dalam keluarga dan menurunkan angka pengangguran. “Dengan mengolah ikan menjadi beraneka produk olahan bisa meningkatkan nilai ekonomi hingga dua kali lipat,” jelasnya
 
Ketua kelompok unit pengolahan ikan “Mutiara”, Veronica Ena Murti Andani  mengaku sangat terbantu dengan adanya program CaRED UGM. Sebelum ada pendampingan, kelompoknya menjalankan usaha pembuatan abon ikan, namun hasilnya hanya bisa bertahan 1 minggu. 
 
Setelah masuk program CaRED, mereka mendapatkan berbagai pelatihan dalam pengolahan dan diversifikasi produk olahan ikan sehingga hasil produksinya lebih baik. Sekarang, abon olahan mereka bisa bertahan hingga 6 bulan.
 
Selain membuat abon ikan, Veronica dan 8 anggota kelompoknya mengolah ikan menjadi amplang, ikan kripsi, dan basreng ikan dengan bahan baku utama dari ikan cakalang, tuna, tengiri, dan teri. 
 
Veronika menyampaikan hingga saat ini mereka terus memproduksi aneka olahan ikan. Hanya saja produk yang dihasilkan jumlah belum stabil tergantung ketersediaan pasokan dan harga ikan. “Saat ikan banyak dan murah kami bisa memproduksi sampai 90 pack produk olahan ikan. Namun, saat stok ikan sedikit kami biasanya produksi sekitar 30-35 pack dan berdasar pesanan saja,” paparnya.
 
Veronica berharap nantinya program ini bisa berjalan secara berkelanjutan. “Ke depan kami harapkan bisa dibuat semacam tempat penampungan hasil produksi olahan ikan sehingga produk yang kami buat lebih terjamin pemasarannya,”pungkasnya.
 
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailBanjir Jakarta, Banjir Pesanan?
21/08/2015 | Atang Trisnanto

Bumi pertiwi seakan tak bosan menerima bencana dari satu wilayah ke wilayah lain. Tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, kebakaran lahan, dan berbagai bencana alam lain sering menyapa tanah zamrud [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailDra. Noer Laily, Msi
21/08/2015

Usia muda tidak berarti sedikit berkarya. Dra Noer Laily, Msi mampu membuktikan di usianya yang menginjak 39 tahun, mampu membuahkan suatu temuan baru. Bersama rekan-rekannya, Noer Laily menemukan pro [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek