Homepage > Pertanian & Pangan > Perikanan > Program Prioritas Perkuat Reposisi Balitbang KP di Bidang Iptek
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1214
    Guest : 1215
    Members : 0

    Program Prioritas Perkuat Reposisi Balitbang KP di Bidang Iptek

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    Balitbang KP sebagai in house consultant Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melaksanakan empat program prioritas pada 2016. Program tersebut meliputi kajian stok ikan (Stock Assessment), pemasangan 10 Research Buoy, Pembangunan Indian Ocean Iamari (Intregrated Aquarium and Marine Research Institute), dan Pasific Ocean Iamari.

    Kepala Balitbang Kelautan dan Perikanan, Zulficar Mochtar mengatakan program prioritas ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut direktif Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus memperkuat reposisi Balitbang KP dalam mendorong iptek Kelautan dan Perikanan.

    Dalam upaya mendorong iptek kelautan dan perikanan, Balitbang KP didukung 600 peneliti, 2 pusat riset bertaraf internasional di Palembang dan Perancak, 4 pusat unggulan iptek, serta 42 laboratorium riset yang tersebar di 15 satuan kerja. “Lima puluh persen laboratorium kita sudah terakreditasi dengan 190 parameter,” kata Zulficar pada Refleksi dan Outlook Balitbang KP di Jakarta, Kamis (5/1/2016).

    Berdasarkan hasil Kajian Stok Ikan 2015, KKP telah mengeluarkan Kepmen KP Nomor 47/KEPMEN-KP/2016 tentang estimasi potensi, jumlah tangkapan yang diperbolehkan, dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) NRI dengan estimasi potensi 9,9 juta ton.

    Pada 2016, Balitbang KP melakukan Stock Assesment dengan cakupan 11 Wilayah WPPNRI. “Melalui kompilasi dan analisis data selama kajian stok, diperkirakan angka indikasi estimasi stok ikan akan diperoleh pada Februari 2017,” terang Zulficar.

    Balitbang KP telah menghasilkan 10 Research Buoy untuk menyediakan data lingkungan laut (konduktivitas, suhu, oksigen terlarut, dan klorofil) di Indonesia Bagian Timur yaitu perairan Nusa Tenggara dan Maluku. Program ini merupakan salah satu dukungan litbang terhadap program Maluku sebagai lumbung ikan nasional.

    Sepanjang 2016, Balitbang KP menghasilkan 88 inovasi teknologi dan mengukuhkan tiga peneliti utama menjadi Profesor Riset KP. Saat ini, Profesor Riset yang masih aktif di Balitbang KP berjumlah 18 orang.

    Balitbang KP telah mengajukan 2 usulan paten pada 2016, sehingga total hak patennya 72 buah. Selain itu, ada dua paten tersertifikasi yaitu alat ukur sidat dan test kit residu boraks. Secara keseluruhan telah ada 15 paten tersertifikasi. Balitbang KP juga mengeluarkan 52 bahan rekomendasi yang terdiri dari iptek perikanan, iptek kelautan, iptek penguatan daya saing produk, dan rekomendasi sosial ekonomi KP.

    Mulai tahun 2016, Balitbang KP mengembangkan Indian Ocean Iamari dan Pasific Ocean Iamari. Menurut Zulficar, salah satu lokasinya di sekitar selatan pulau Jawa yang menghadap Indian Ocean. “Ini akan menjadi salah satu bagian penting dan strategis untuk fokus menjawab isu kelautan di Indian Ocean,” terang Zulficar.

    Lokasi lainnya ada di Morotai untuk isu strategis terkait Pasific Ocean. “Dengan adanya dua pusat riset terpadu ini, kita berharap nanti akan memperkuat basis kelembagaan dalam pemantauan sumber daya alam yang ada di Indonesia,” paparnya.

    Zulficar mengatakan, kedua pusat riset tersebut telah diselesaikan dokumen-dokumennya. Pembangunan Iamari direncanakan selesai 2017 dan diharapkan sudah beroperasi pada 2018.

    Capaian lainnya adalah ditetapkannya Pusat Penelitian dan Pengembangan Daya Saing Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (P3DSPBKP) sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bahan Aktif oleh Kemenristekdikti. Tiga UPT Litbang lainnya ditetapkan sebagai lembaga yang dibina menjadi PUI yaitu BPPI Sukamandi (pemuliaan ikan), BPPBAP Maros (udang), dan BBPPBL Gondol (perbenihan ikan laut).

    Pada 2017, dengan alokasi dana 736,5 milyar Balitbang KP akan menjalankan berbagai program antara lain pembangunan 2 unit Iamari di Pangandaran dan Morotai; menghasilkan 10 inovasi teknologi produk perikanan, 3 inovasi kelautan, dan 2 inovasi sosek KP; 3 PUI dan 2 rintisan pusat riset internasional; serta program-program penting lainnya. Balitbang KP juga akan mengembangkan sistem informasi nelayan pintar agar nelayan bisa mendapatkan informasi terkait cuaca, penangkapan, pasar dan lain-lain.

    Pada 2017, kegiatan Stock Assessment tidak hanya terfokus di wilayah laut tetapi juga di wilayah daratan. Kajian Stok Ikan akan dilakukan di 3 lokasi KPP PUD dan 5 WPPNRI. “Selama ini orang fokus ke laut saja, padahal perairan umum daratan juga punya potensi besar untuk dikembangkan,” pungkasnya. 

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek