Homepage > Pertanian & Pangan > Perikanan > Program Prioritas Perkuat Reposisi Balitbang KP di Bidang Iptek
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 907
Guest : 907
Members : 0

Program Prioritas Perkuat Reposisi Balitbang KP di Bidang Iptek

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

Balitbang KP sebagai in house consultant Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melaksanakan empat program prioritas pada 2016. Program tersebut meliputi kajian stok ikan (Stock Assessment), pemasangan 10 Research Buoy, Pembangunan Indian Ocean Iamari (Intregrated Aquarium and Marine Research Institute), dan Pasific Ocean Iamari.

Kepala Balitbang Kelautan dan Perikanan, Zulficar Mochtar mengatakan program prioritas ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut direktif Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus memperkuat reposisi Balitbang KP dalam mendorong iptek Kelautan dan Perikanan.

Dalam upaya mendorong iptek kelautan dan perikanan, Balitbang KP didukung 600 peneliti, 2 pusat riset bertaraf internasional di Palembang dan Perancak, 4 pusat unggulan iptek, serta 42 laboratorium riset yang tersebar di 15 satuan kerja. “Lima puluh persen laboratorium kita sudah terakreditasi dengan 190 parameter,” kata Zulficar pada Refleksi dan Outlook Balitbang KP di Jakarta, Kamis (5/1/2016).

Berdasarkan hasil Kajian Stok Ikan 2015, KKP telah mengeluarkan Kepmen KP Nomor 47/KEPMEN-KP/2016 tentang estimasi potensi, jumlah tangkapan yang diperbolehkan, dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) NRI dengan estimasi potensi 9,9 juta ton.

Pada 2016, Balitbang KP melakukan Stock Assesment dengan cakupan 11 Wilayah WPPNRI. “Melalui kompilasi dan analisis data selama kajian stok, diperkirakan angka indikasi estimasi stok ikan akan diperoleh pada Februari 2017,” terang Zulficar.

Balitbang KP telah menghasilkan 10 Research Buoy untuk menyediakan data lingkungan laut (konduktivitas, suhu, oksigen terlarut, dan klorofil) di Indonesia Bagian Timur yaitu perairan Nusa Tenggara dan Maluku. Program ini merupakan salah satu dukungan litbang terhadap program Maluku sebagai lumbung ikan nasional.

Sepanjang 2016, Balitbang KP menghasilkan 88 inovasi teknologi dan mengukuhkan tiga peneliti utama menjadi Profesor Riset KP. Saat ini, Profesor Riset yang masih aktif di Balitbang KP berjumlah 18 orang.

Balitbang KP telah mengajukan 2 usulan paten pada 2016, sehingga total hak patennya 72 buah. Selain itu, ada dua paten tersertifikasi yaitu alat ukur sidat dan test kit residu boraks. Secara keseluruhan telah ada 15 paten tersertifikasi. Balitbang KP juga mengeluarkan 52 bahan rekomendasi yang terdiri dari iptek perikanan, iptek kelautan, iptek penguatan daya saing produk, dan rekomendasi sosial ekonomi KP.

Mulai tahun 2016, Balitbang KP mengembangkan Indian Ocean Iamari dan Pasific Ocean Iamari. Menurut Zulficar, salah satu lokasinya di sekitar selatan pulau Jawa yang menghadap Indian Ocean. “Ini akan menjadi salah satu bagian penting dan strategis untuk fokus menjawab isu kelautan di Indian Ocean,” terang Zulficar.

Lokasi lainnya ada di Morotai untuk isu strategis terkait Pasific Ocean. “Dengan adanya dua pusat riset terpadu ini, kita berharap nanti akan memperkuat basis kelembagaan dalam pemantauan sumber daya alam yang ada di Indonesia,” paparnya.

Zulficar mengatakan, kedua pusat riset tersebut telah diselesaikan dokumen-dokumennya. Pembangunan Iamari direncanakan selesai 2017 dan diharapkan sudah beroperasi pada 2018.

Capaian lainnya adalah ditetapkannya Pusat Penelitian dan Pengembangan Daya Saing Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (P3DSPBKP) sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bahan Aktif oleh Kemenristekdikti. Tiga UPT Litbang lainnya ditetapkan sebagai lembaga yang dibina menjadi PUI yaitu BPPI Sukamandi (pemuliaan ikan), BPPBAP Maros (udang), dan BBPPBL Gondol (perbenihan ikan laut).

Pada 2017, dengan alokasi dana 736,5 milyar Balitbang KP akan menjalankan berbagai program antara lain pembangunan 2 unit Iamari di Pangandaran dan Morotai; menghasilkan 10 inovasi teknologi produk perikanan, 3 inovasi kelautan, dan 2 inovasi sosek KP; 3 PUI dan 2 rintisan pusat riset internasional; serta program-program penting lainnya. Balitbang KP juga akan mengembangkan sistem informasi nelayan pintar agar nelayan bisa mendapatkan informasi terkait cuaca, penangkapan, pasar dan lain-lain.

Pada 2017, kegiatan Stock Assessment tidak hanya terfokus di wilayah laut tetapi juga di wilayah daratan. Kajian Stok Ikan akan dilakukan di 3 lokasi KPP PUD dan 5 WPPNRI. “Selama ini orang fokus ke laut saja, padahal perairan umum daratan juga punya potensi besar untuk dikembangkan,” pungkasnya. 

 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMenyambut Harteknas ke-20
10/08/2015 | Dedi Junaedi


Hari ini, 20 tahun lalu, Indonesia mencatat sejarah. Untuk pertama kalinya, sebuah pesawat komuter fly by wire  berhasil dibuat dan diterbangkan. Prototipe A-1, N-20 dengan sandi Gatotkaca, terbang m [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailIndroyono Soesilo Raih Anugerah Perekayasa Utama Kehormatan BPPT 2016
03/08/2016

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menganugerahkan Gelar Perekayasa Utama Kehormatan tahun 2016 bidang teknologi maritim kepada Prof. Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc. Ia dinilai  [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek