Homepage > Pertanian & Pangan > Pasca Panen > SNI Kertas Kemasan Pangan Masih Bersifat Sukarela
Resensi
article thumbnailIndeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia

  Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1566
Guest : 1567
Members : 0

SNI Kertas Kemasan Pangan Masih Bersifat Sukarela

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

 
Jakarta, technology-indonesia.com - Tingkat penggunaan produk kertas dan karton sebagai media kemasan pangan di masyarakat cukup besar. Padahal kertas dan karton berpotensi memigrasi senyawa berbahaya ke dalam pangan. 
 
Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan SNI 8218:2015 untuk kertas dan karton kemasan pangan. Penerapan SNI Kemasan Pangan ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan konsumen.
 
Sekretaris Utama BSN, Puji Winarni mengatakan SNI ini disusun oleh Komite Teknis 85-01 Teknologi Kertas dan telah dibahas dalam rapat konsensus lingkup Komite Teknis yang dihadiri wakil-wakil dari pemerintah, produsen, konsumen, tenaga ahli, pakar di bidang pulp dan kertas serta institusi terkait lainnya. 
 
“SNI juga telah melalui konsensus nasional berupa jajak pendapat. SNI menetapkan persyaratan mutu dan cara uji kertas dan karton untuk kemasan pangan, kecuali kertas dan karton yang dilapisi oleh bahan selain kertas,” ujar Puji dalam acara Ngobrol Santai Bareng (Ngobras) SNI bersama media massa bertema “Amankah Kemasan Pangan Anda?” di Jakarta, Selasa (16/5/2017).
 
Pengertian kertas dan karton menurut SNI adalah jenis kertas kemasan primer yang digunakan untuk mewadahi atau membungkus pangan. Kertas itu sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu kertas kemasan pangan gramatur rendah dan gramatur tinggi. Kemasan primer adalah bahan yang bersentuhan langsung dengan pangan
 
“Meskipun SNI ini terkait produk yang bersentuhan langsung dengan pangan, namun SNI Kertas dan Karton Kemasan Pangan masih bersifat sukarela,” terang Puji.
 
Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi BSN, Donny Purnomo mengatakan SNI Kertas Pangan ini ketentuannya sangat ketat untuk memastikan keamanan bagai orang yang mengonsumsi makanan dalam kemasan kertas atau karton. Produk kertas dan karton yang memenuhi SNI adalah yang telah lulus uji sesuai persyaratan dengan parameter fisik yaitu gramatur, kekakuan, ketahanan ikatan antar lembaran, ketahanan tarik, dan daya serap air (Cobb). 
 
“Selain itu, produk juga telah lolos uji parameter terkait dengan aspek keamanan, kesehatan, dan keselamatan lingkungan (K3L), yaitu kandungan logam berat, kandungan formaldehid, kandungan pentaklorofenol, migrasi total dari partikel yang ada di kertas, dan migrasi senyawa ftalat,” terang Donny.
 
Menurut Donny, tugas BSN bukan hanya menetapkan SNI tetapi juga memastikan bahwa SNI itu diterapkan. BSN juga berkewajiban mengembangkan sarana dan prasarana bekerjasama dengan berbagai pihak, tanpa menunggu SNI diwajibkan oleh kementerian. Ketika SNI terbit, saat itu juga cara penerapannya ditetapkan dan secara bersamaan dilakukan juga pendekatan untuk berkoordinasi dengan lembaga-lembaga yang potensial memiliki laboratorium dan menjadi lembaga sertifikasi.
 
“Ada dua aspek yang mewajibkan penerapan SNI, diwajibkan oleh regulator atau masyarakat. Dari sisi analisis kami yang lebih efektif jika diwajibkan karena permintaan masyarakat dibandingkan harus dipaksa-paksa atau harus diawasi,” ungkap Donny. 
 
Jessica Yohana, Humas dan Hubungan Internasional Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) mengatakan persyaratan dalam SNI sangat ketat untuk melindungi konsumen dari masalah K3L. Antusiasme produsen kertas kemasan pangan Indonesia terhadap SNI Kertas Pangan juga cukup tinggi. 
 
“Sayangnya belum ada lembaga uji yang bisa melakukan sertifikasi untuk SNI kertas dan karton kemasan pangan. Lembaga sertifikasi produk (LSPro) harus menambah ruang lingkup agar bisa memberi akreditasi. Kami sebagai asosiasi akan tetap memantau perkembangan lembaga uji mana yang mampu. Penerapan SNI ini akan memberikan perlindungan bagi masyarakat Indonesia,” terang Jessica.   
 
Kepala Pusat Sistem Penerapan Standar BSN, Wahyu Purbowasito melalui keterangan resminya mengatakan BSN mempunyai program untuk memberikan bimbingan Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) baik lab uji maupun LSPro. “Bimbingan LPK dilakukan hingga siap akreditasi supaya mampu memberikan layanan untuk sertifikasi produk kertas dan karton kemasan pangan,”terang Wahyu.
 
BSN menyambut baik jika ada dari anggota asosiasi kertas atau asosiasi LPK yang siap menambah ruang lingkup agar bisa melayani sertifikasi produk kertas dan karton kemasan pangan. “Bimbingan bisa berupa set up lab baru maupun penambahan ruang lingkup dari LPK yang sudah ada,” pungkasnya.
 
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailFGD Pakan Mandiri: Menuju Kedaulatan Pakan Ikan
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Iklim sedang bersahabat ketika Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) Pakan Mandiri ini diselenggarakan Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar, Bogor, Senin (23/2) lalu. Seharian penu [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailTri Panji
20/06/2016

Pria kelahiran Sragen, 29 Mei 1961 ini menyelesaikan  pendidikan  di  Jurusan  Kimia,  Fakultas Matematika  dan  Ilmu  Pengetahuan  Alam,  Universitas  Gadjah Mada  1983. Tri Panji merup [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek