Homepage > Pertanian & Pangan > Kehutanan > Masyarakat NTT Kurang Berminat Kembangkan Pohon Cendana
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1177
    Guest : 1178
    Members : 0

    Masyarakat NTT Kurang Berminat Kembangkan Pohon Cendana

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

     
    Technology-Indonesia.com - Pohon cendana merupakan tanaman khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Sayangnya, saat ini masyarakat NTT cenderung kurang berminat untuk mengembangkan pohon ini.  Musim hujan yang cukup pendek sekitar 3-4 bulan menjadikan pengembangan tanaman cendana semakin sulit. 
     
    Hal tersebut disampaikan peneliti Politeknik Pertanian Negeri (POLITANI) NTT, Lenny Marlina Mooy, saat berkunjung ke Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pekan lalu.
     
    “Untuk itu, POLITANI menjalin kerja sama dengan Fakultas Kehutanan UGM dalam pengembangan agroforestri tanaman cendana,” katanya.
     
    Kedatangan Lenny di UGM merupakan kunjungan balasan Fakultas Kehutanan UGM yang telah dilakukan sebelumnya. Selama lima hari, Lenny berdiksusi secara intensif dalam pengembangan agroforestri cendana bersama sejumlah pakar di Fakultas Kehutanan UGM. 
     
    Beberapa diantaranya diskusi dengan Atus Syahbudin dan Yeni Widyana Nurchahyani Ratnaningrum. Dalam diskusi tersebut mengemuka keinginan kuat hasil penelitian kerja sama yang dilakukan dapat menjadi sumber benih cendana bagi Kupang di masa mendatang.
     
    “Kami punya hutan Wanagama I yang dirintis oleh Alm. Prof. Oemi Hani’in. Semoga melalui inisiasi kerja sama ini, nantinya POLITANI mampu membangun kebun benih cendana bergenetik tinggi,” harap Atus Syahbudin.  
     
    Kerja sama antara POLITANI NTT dan Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 2017-2018 difokuskan pada kegiatan agroforestri cendana. Fakultas Kehutanan UGM telah memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan agroforestri, seperti program Integrated Forestry Farming System (IFFS), serta pemapanan tegakan benih (insitu & exsitu conservation). 
     
    IFFS berhasil menemukan varietas padi dan jagung yang tahan kering yang mampu ditanam di antara pohon jati. Adapun jati unggul telah diperoleh pasca eksplorasi dan berbagai pemapanan tanaman uji.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

      ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek