Homepage > Pertanian & Pangan > Bibit > Technopark Bantaeng Wujudkan Kabupaten Benih Berbasis Teknologi
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1905
    Guest : 1906
    Members : 0

    Technopark Bantaeng Wujudkan Kabupaten Benih Berbasis Teknologi

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Menristekdikti Mohamad Nasir didampingi Kepala BPPT Unggul Priyanto saat mengunjungi Technopark Perbenihan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/8/2017). Foto Ageng KSKP Kemenristekdikti
     
    Technology-Indonesia.com -  Iptek dan inovasi harus mampu menjadi pemain penting bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional. Masyarakat harus memperoleh manfaat dari Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi (IPTEKIN), serta sadar akan pentingnya teknologi. 
     
    Hal tersebut disampaikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir saat mengunjungi Technopark Perbenihan di Gedung Kartini, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/8/2017).
     
    "Triple helix harus kita bangun, inovasi tidak bisa muncul tanpa adanya rekayasa antara peneliti, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Pemerintah disini bertugas menjadi mediasi," paparnya.
     
    Technopark adalah suatu kawasan terpadu yang mengembangkan teknologi dan inovasi untuk penelitian, dengan menggabungkan antara dunia industri, perguruan tinggi, dan pusat riset, yang didanai oleh pemerintah pusat dan daerah, dalam satu lokasi yang memungkinkan adanya aliran informasi dan teknologi secara lebih efisien dan cepat.
     
    "Saya bangga kepada Kabupaten Bantaeng yang dulunya tidak dipandang apa-apa, sekarang sudah dapat membangun sebuah technopark yang menjadikan kabupaten ini menjadi Kabupaten benih berbasis teknologi dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional," terang Menteri Nasir.
     
    Menristekdikti mengungkapkan, saat ini ada sekitar 66 technopark dibangun di Indonesia. Targetnya ada 100 technopark. Kemenristekdikti bersama dengan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dibawah koordinasi Kemenristekdikti seperti BPPT, LIPI, BATAN, dan Kementerian lainnya meliputi; Kementerian Keluatan dan Perikanan RI, Kementerian Pertanian RI, dan Kementerian Perindustrian RI, ditugaskan dalam pembangunan technopark sesuai potensi masing-masih daerah dan kota di Indonesia.
     
    "Hal yang menjadi sangat penting dan harus didorong kedepan, Bantaeng bisa mandiri untuk mengelola technoparknya. Maka dari itu perlu adanya pendidikan vokasi yang nantinya, akan berperan dalam mengembangkan technopark di daerah Bantaeng," ujar Menteri Nasir.
     
    Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Unggul Priyanto, menyampaikan technopark di Bantaeng yang membawa visi kabupaten benih berbasis teknologi ini, menjadi salah satu technopark yang sukses diantara sembilan technopark lainnya di Indonesia.
     
    "Dengan adanya technopark di Bantaeng, saya harap daerah ini akan menghasilkan tenaga ahli khususnya di bidang perbenihan dan dapat melanjutkan program Kabupaten benih yang berbasis teknologi dan inovasi kedepannya," kata Unggul.
     
    Bupati Kabupaten Bantaeng, Nurdin Abdullah menaruh harapannya agar technopark yang ada di Bantaeng bisa membuat dampak yang pesat dan mampu berkembang secara mandiri.
     
    "Saya harap kerja sama yang baik ini antara Kabupaten Bantaeng dengan BPPT dalam mengolah varian benih unggul dapat terus ditingkatkan. Saya yakin, sentuhan teknologi dan inovasi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Bantaeng," ungkap Bupati Nurdin.
     
    Pada kesempatan yang sama, Menristekdikti  mengunjungi pameran hasil-hasil produk benih olahan Kabupaten Bantaeng hasil kerjasama dengan BPPT antara lain: Mesin Extruder pembuat mie dan beras berbahan baku lokal dan hasil olahan pertanian pangan lokal lainnya seperti talas, uwi, beras, jagung, cabai, wortel, dan kopi.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek