Homepage > Pertanian & Pangan > Umum > Skema Baru Program Insentif Penelitian Insinas 2018
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1691
    Guest : 1691
    Members : 0

    Skema Baru Program Insentif Penelitian Insinas 2018

    alt
    Dirjen Penguatan Risbang, Muhammad Dimyati dalam Jumpa Pers Peluncuran Skema Flagships Insinas 2018 di Jakarta, Senin (12/2/2018). Foto Humas Kemenristekdikti
     
     
    Technology-Indonesia.com - Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kemenristekdikti meluncurkan skema baru Program Insentif Riset Sistem Penelitian Nasional (Insinas) 2018.  Ada skema yang berbeda dari Program Insinas tahun 2018 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 
     
    Dirjen Penguatan Risbang, Muhammad Dimyati mengatakan Program Insentif Penelitian Insinas 2018 merupakan perbaikan skema, yang diharapkan mempercepat kemanfaatan hasil riset tersebut untuk masyarakat. Hasil riset ini diharapkan dapat memberikan output dengan tingkat kesiapan teknologi yang tinggi, dan melibatkan berbagai disiplin ilmu dan institusi yang saling melengkapi satu dengan yang lainnya. 
     
    “Ini merupakan bagian dari mosaik besar, puzzle-puzzlenya harus berhubungan, tidak hanya multi disiplin tapi juga multi institusi,” jelas Dimyati dalam Jumpa Pers Peluncuran Skema Flagships Insinas 2018 di Jakarta, Senin (12/2/2018). 
     
    Dengan skema baru ini, kementerian bersama LPNK (Lembaga Pemerintah Non Kementerian) menetapkan produk atau implementasi teknologi hasil riset dan pengembangan yang akan dihasilkan dalam periode tiga tahun ke depan. Dengan memberi satu target jelas yang ingin dicapai dalam satu periode riset dan pengembangan, maka bagi peneliti akan memberi arah yang pasti apa yang ingin dituju. Sementara lembaga penelitian mendapat kejelasan apa yang akan dihasilkan dan bagi kementerian memberi kepastian berapa anggaran yang dibutuhkan. Serta, bagi masyarakat akan mendapatkan harapan suatu hasil riset pengembangan yang dapat dilihat, dirasakan dan yang terpenting dapat dimanfaatkan.
     
    Dalam skema baru ini, untuk tema flagship Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah Pangan Fungsional Berbasis Sumbar Daya Lokal; tema flagship Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) adalah Energi Baru Terbarukan Berbasis Bioenergi; dan tema flagship (Badan Tenaga Nuklir Nasional) BATAN adalah Disain Rinci Reaktor Daya Eksperimental (RDE). 
     
    Tema flagship Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) adalah Pengideraan Jauh untuk Pemantauan Sumber Daya Alam dan Lingkungan; tema flagship Badan Standardisasi Nasional (BSN) adalah Pengembangan SNI untuk Mendukung Hasil Litbang Kesehatan, Pangan, Energi Nuklir, Panas Bumi, Pemantauan dan Sumber Daya Alam; serta tema flagship (Badan Pengawas Tenaga Nuklir)  BAPETEN adalah Sistem Dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Fasilitas Nuklir.
     
    Dimyati berharap dengan penetapan tema ‘flagship’ seperti ini, arah penelitian menjadi lebih jelas dalam tiga tahun. Selain itu, Ia juga mengatakan agar di masa yang akan datang agar peneliti tidak hanya rajin mempublikasikan dan mempatenkan hasil penelitiannya namun juga harus sampai menjadi suatu produk yang berguna bagi masyarakat sebagai proses hilirisasi hasil penelitian.
     
    Penerima Program Insinas 2018 merupakan hasil seleksi dari proposal yang masuk pada gelombang pertama yang telah dilakukan pada akhir tahun 2017. Pada tahap awal belum seluruh puzzle dari flagship yang telah diputuskan terisi semua. Beberapa lubang yang masih kosong akan diisi dari penerimaan seleksi proposal gelombang kedua yang akan dimulai pada bulan Februari. 
     
    Dimyati juga berharap pada akhir tahun seluruh hasil-hasil penelitian dapat bersinergi saling mengisi guna mencapai suatu produk riset yang dapat dilihat, dirasakan dan dimanfaatkan masyarakat.
     

    Terakhir Diperbaharui (Rabu, 14 Februari 2018 16:17)

     

    Umum

    Menristekdikti: Perguruan Tinggi Harus Siapkan Lulusan untuk 65% Profesi Baru
    Sabtu, 24 Februari 2018 | Setiyo Bardono

      Teknology-Indonesia.com – Tantangan ekonomi digital sudah di depan mata. Berdasarkan kajian World Bank tahun 2017, diperkirakan 75-375 juta tenaga kerja global...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek