Homepage > Kesehatan > Penyakit Menular > Mesin Laundry Kanaba, Karya Anak Bantul Bersertifikat SNI
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1904
    Guest : 1905
    Members : 0

    Mesin Laundry Kanaba, Karya Anak Bantul Bersertifikat SNI

    Penilaian Pengguna: / 1
    JelekBagus 
    alt
     
    Bermula dari keprihatinan melihat alat mesin laundry impor dengan harga tinggi, Ashari terdorong untuk merakit sendiri mesin pencuci yang harganya jauh lebih terjangkau. Dari tangan Ashari, lahirlah mesin laundry Kanaba (Karya Anak Bantul) yang tak hanya inovatif tapi juga bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).
     
    Ashari mengatakan, produk Kanaba merupakan satu set mesin laundry yang terdiri dari mesin cuci, pengering, seterika, pemeras, dan steam boiler. “Mesin ini biasa digunakan pada laundry hotel, rumah sakit, maupun pengusaha jasa laundry,” ungkapnya saat dihubungi www.technology-indonesia, Sabtu (28/1/2017).
     
    Ashari mengklaim, kualitas mesin laundry Kanaba tidak kalah saing dengan daya mesin impor dan bergaransi penuh selama satu tahun. Harganya sangat terjangkau, lebih murah sekitar 30% dari mesin impor. Kanaba juga mengutamakan jaminan purna jual serta dilengkapi kemudahan dalam mendapatkan spare part mesin laundry yang selama ini menjadi kendala bagi konsumen.
     
    Selain menggunakan bahan-bahan dari dalam negeri, melalui UD. Harimukti Teknik, dalam memproduksi alat ini Ashari melibatkan pemuda dan remaja kampung Padangan Sitimulyo Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Satu mesin pengering membutuhkan waktu pembuatan sekitar dua minggu. Proses dari persiapan bahan, perancangan, perakitan sampai finishing dikerjakan oleh tenaga tujuh orang. 
     
    Karya dan kerja kerasnya merakit mesin laundry dan mesin pengering itu kemudian meraih sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Penerapan SNI semakin memberikan keyakinan dan  rasa aman bagi produknya untuk menembus pasar. UD. Harimukti Teknik juga meraih Penghargaan Rintisan Teknologi Industri 2016 untuk invensi mesin laundry untuk rumah sakit dan hotel dari Menteri Perindustrian. 
     
    Ashari yang merintis usaha sejak 2010 ini awalnya tidak mengetahui sama sekali masalah penerapan SNI. “Setahu saya SNI itu helm. Beruntung datang teman saya yang menyarankan untuk mengurus sertifikasi SNI. Saya pun dikenalkan bagaimana dan dimana mendaftarnya,” ungkap Ashari.
     
    Setelah mendaftar dan disurvei oleh tim Badan Standardisasi Nasional (BSN), Pria lulusan Sekolah Teknik Menengah ini merasa bingung dengan bimbingan BSN. “SDM kami hanya lulusan menengah pertama dan paling tinggi STM. Bahkan komputer saja awalnya tidak ada yang bisa. Pada bimbingan ke lima kami baru paham dan segera melaksanakan saran BSN,” terang Ashari.
     
    Dengan ketekunan dari BSN dan semangat tim Kanaba selama dua tahun, Ashari bersyukur karena akhirnya pada 2016 bisa terwujud produk bersertifikat SNI. “Keberadaan SNI sangat membantu kami dalam meningkatkan penjualan produk,” kata Ashari.
     
    Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN, Budi Rahardjo mengapresiasi usaha Ashari dalam mengembangkan usahanya hingga meraih SNI. Produk hasil binaan BSN ini akan pamerkan di pameran Rakernas Kemenristekdikti di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Senin (30/01/2017). 
     
    ”BSN tengah mendorong UKM yang inovatif dan berkeinginan kuat memproduksi barang yang aman dan berkualitas, melalui program pembinaan UKM hingga meraih SNI,”ujar Budi. 
     
    UD. Harimukti Teknik adalah satu satu UKM binaan BSN yang mampu membuktikan komitmennya dalam menjaga mutu dengan keberhasilan perusahaan meraih sertifikat SNI IEC 60335-1-2010; SNI IEC 60335-2-11:2012, ISO 10472-1:1997, serta ISO 10472-6:1997. Tahun 2017, BSN menargetkan 90 UKM dibina dan meraih SNI.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek