Homepage > Kesehatan > Obat Farmasi & Tradisional > BPPT Dorong Pengembangan Industri Antibiotik
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1011
Guest : 1011
Members : 0

BPPT Dorong Pengembangan Industri Antibiotik

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Saat ini, sekitar 95 persen bahan baku obat untuk kebutuhan industri farmasi Indonesia masih diimpor dari China (60%) dan India (30%). Padahal secara teknologi Indonesia sudah siap memproduksi bahan baku obat sendiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang melimpah.

Untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menjalin kerjasama dengan PT. Kimia Farma Tbk dan Sungwun Pharmacopia. Kerjasama ini diharapkan mampu mengakselerasi kemandirian bahan baku obat di Indonesia.

Kepala BPPT, Unggul Priyanto mengatakan kerjasama tripartit ini  terkait pengembangan bahan baku obat antibiotik khususnya sefalosporin. Kerjasama ini sangat penting karena industri farmasi di Indonesia lebih dari 90% bahan bakunya masih impor.

“BPPT siap mendorong pengembangan industri antibiotik di Indonesia. Semoga kerjasama ini mendatangkan keuntungan bagi kita,” kata Unggul saat penandatangan MoU antara BPPT, PT Kimia Farma dan Sungwun Pharmacopia di Gedung II BPPT, Jakarta, pada Senin (6/6/2016)

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Teknologi Agroindustri Dan Bioteknologi (TAB) BPPT, Eniya Listiani Dewi mengatakan konsep pemerintahan Joko Widodo yang memutuskan bahan baku obat merupakan target nasional merupakan kebijakan yang sangat penting. Saat ini, lanjut Eniya, Pemerintah Indonesia telah memberikan dukungan dan dorongan yang maksimal untuk menjadikan industri farmasi nasional sebagai andalan.

Menurut Eniya, pasar produk farmasi Indonesia pada tahun 2015 sebesar Rp. 60 Triliun dan diproyeksikan meningkat menjadi Rp. 102,05 Triliun pada 2020. Peluang yang besar akan kebutuhan produk farmasi tersebut tentunya harus diiringi dengan ketersediaan bahan baku obat yang berkualitas dan mandiri.

Untuk menangkap peluang pasar yang besar tersebut, harus terus dilakukan inovasi yang memanfaatkan semua sumber daya berbasis kekayaan alam Indonesia yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” ungkap Eniya.

Sebelumnya, BPPT sudah mengeluarkan Outlook Teknologi Kesehatan pada April 2016. “BPPT memprediksi bahan baku obat ini menjadi salah satu poin penting dimana raw material-nya harus diproduksi di Indonesia. Kita prediksikan hingga 2035 kebutuhan itu akan sangat tinggi,” terang Eniya.

Menurut Eniya, kajian untuk memproduksi bahan baku obat khususnya antibiotika golongan beta laktam sesungguhnya telah dimulai oleh BPPT sejak tahun 1990an. Tetapi karena kurangnya dukungan dan tidak ada yang mengawal jadi seolah mati suri.

Untuk mengatasi kendala tersebut, BPPT melalui unit kerjanya di Balai Bioteknologi terus melakukan inovasi untuk menghasilkan teknologi produksi bahan baku obat yang efisien. Selain itu, BPPT juga berupaya menjalin kemitraan dengan semua stakeholder industri kesehatan.

Sekarang semua sudah melek kesehatan. Kita sangat tergantung pada bahan baku obat sehingga yang sudah ada di BPPT kita angkat lagi dan kita deliver ke Industri. Kerjasama ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat kemampuan BPPT untuk berinovasi,” kata Eniya.

Sementara itu, Penasehat Ahli Deputi TAB, Wahono Sumaryono mengatakan sefalosporin dipilih karena kebutuhan pasarnya sangat tinggi, tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Saat ini produsen utamanya adalah China dan India.

“Kami mengandeng Sungwun karena mereka punya teknologi yang dikembangkan sendiri. BPPT juga punya. Keduanya akan saling tukar informasi mencari mana yang terbaik yang secara biaya sangat kompetitif. Nanti, teknologi dari Sungwun dan BPPT kita evaluasi mana yang terbaik kemudian digunakan untuk produksi bersama,” kata Wahono.

Wahono berharap, ke depan jika pabriknya sudah beroperasi akan memberikan kontribusi signifikan bagi pengurangan ketergantungan bahan baku dari impor. Kalau kita bisa memproduksi sendiri dari bahan baku lokal tentu akan memberi nilai tambah yang berarti bagi kebutuhan kebutuhan farmasi di Indonesia,” kata Wahono.

Direktur Utama Kimia Farma, Rusdi Rosman mengatakan penentuan harga obat di masyarakat rata-rata 75-80% dari bahan baku. Jadi 20-25% untuk biaya marketing dan ongkos produksi. Bayangkan jika 75% ini kita gantungkan pada impor, lanjutnya.

Menurut Rusdi, untuk persiapan bahan baku sefalosporin sudah tersedia lahan 12 hektar di Lippo Cikarang. “Mengenai besarnya investasi tergantung seberapa besar kita akan memproduksi sefalosporin. Kita tidak hanya membidik pasar Indonesia. Kita harus berani ekspor,” kata Rusdi.

Rusdi mengatakan, tahun lalu pasar sefalosporin dan produk turunannya di Indonesia berkisar 48 juta USD atau sekitar 600 Milyar. Nilai  itu masih sangat kecil dibandingkan Korea yang 80% dari seluruh total obatnya didominasi oleh sefalosporin.

“Kalaupun potensi di Indonesia tidak muncul, Kimia Farma dan BPPT maupun Sungwun akan membidik pasar ekspor, karena yang menguasai pasar dunia hanyalah China. Kita akan mencoba bersaing baik secara teknologi maupun secara pasar,” kata Rusdi.

Mengenai pendirian pabrik, lanjut Rusdi, tergantung seberapa cepat BPPT dan Sungwun bisa menghitung feasibility studinya dan juga sinergi teknologi yang akan dipakai. “Mudah-mudahan dalam waktu satu tahun bisa selesai sinergi teknologi dan feasibility study-nya. Lahan sudah tersedia, seharusnya akhir tahun depan sudah bisa kita bangun,” ungkap Rusdi optimis.

 

 

 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Rabu, 03 Februari 2010

  Minggu lalu, terbetik berita salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailRiset Baru Menggoyang Standar Model Partikel
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Teori Standar Model yang selama ini cukup mapan untuk menjelaskan komposisi partikel dalam suatu materi terancam goyah. Pasalnya, hasil riset terbaru menunjukkan aktivitas subatomik yang menyimpang da [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailEniya Listiani Dewi Raih Gelar Profesor Riset
09/06/2016

  Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB), Dr. Eniya Listiani Dewi, B. Eng meraih gelar Profesor Riset bidang teknologi Proses Elektrokimia. Dalam prosesi pengukuhan  [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek