Homepage > Kesehatan > Layanan Kesehatan > Pakar Geografi UGM Rekomendasikan Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Selatan
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1212
    Guest : 1213
    Members : 0

    Pakar Geografi UGM Rekomendasikan Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Selatan

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

     
    Technology-indonesia.com - Wacana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Palangkarya kembali menguat. Pakar Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) merekomendasikan pemindahan ibu kota ke wilayah Kalimantan Selatan.
     
    Pakar pembangunan wilayah UGM Lutfi Mutaali menyebutkan daerah yang dipilih menjadi ibu kota negara sebaiknya merupakan daerah atau kota yang memiliki keterbukaan wilayah yang tinggi, terutama berada di alur laut kepulauan Indonesia. 
     
    “Sebaiknya dipilih yang memilki keterbukaan wilayah tinggi, terutama di jalur laut. Kalau Palangkaraya inklusivitas wilayahnya cenderung tertutup,” jelas dalam seminar “Kemana Ibu Kota Negara Indonesia akan Dipindah” di Fakultas Geografi UGM, Rabu (30/8/2017). 
     
    Selain inklusivitas fisik yang tinggi, Lutfi berpendapat kota yang akan dipilih sebaiknya mempunyai inklusivitas sosial tinggi. Inklusivitas tinggi ditandai dengan keterbukaan terhadap perubahan yang terlihat pada masyarakat homogen. 
     
    Dari kedua kriteria tersebut, Lutfi merekomendasikan ibu kota negara di Provinsi Kalimantan Selatan. Wilayah tersebut dinilai memiliki keterbukaan fisik dan sosial yang tinggi dibandingkan dengan Palangkaraya maupun kota lainnya di Pulau Kalimantan.
     
    Pakar Geomorfologi UGM, Junun Sartohadi menambahkan pemilihan ibu kota baru hendaknya memerhatikan risiko bencana di masa depan. Daerah yang dipilih sebaiknya kota atau kabupaten yang memilki risiko bencana rendah. 
     
    Pulau Kalimantan dipandang tepat untuk dipilih sebagai tujuan pemindahan ibu kota karena relatif aman dari bencana geofisik seperti gempa maupun letusan gunung berapi. Namun, di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut rentan terhadap bencana kebakaran. 
     
    “Kalau dari analisis risiko bencana wilayah yang cocok dijadikan ibu kota di bagian depan Pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan,” katanya. 
     
    Guru Besar Bidang Pembangunan Regional UGM, Baiquni mengatakan kunci pengembangan ibu kota adalah adanya relasi yang sinergis antara kota dan desa. Pasalnya, selama ini hubungan yang terjadi adalah tidak simestris antara kota dan desa. 
     
    “Ibukotanya itu ya desa. Jadi konsepnya pemindahan ibu kota adalah memindahkan pembangunan yang bisa menumbuhkan kota di desa-desa,” tuturnya.
     
    Sementara pakar pembangunan wilayah Fakultas Geografi UGM, R. Rijanta mengatakan pemindahan ibu kota sebaiknya bukan hanya didasarkan faktor Jakarta yang macet dan semrawut. Pemindahan ibu kota tidak akan menjadi solusi atas persoalan tersebut. 
     
    “Pemindahan ibu kota ini seyogianya untuk koreksi kesenjangan nasional, bukan hanya untuk mengurai keruwetan Jakarta,” jelasnya.
     
    Menurutnya, yang harus menjadi arus utama dalam pembuatan keputusan nasional pemindahan ibu kota adalah untuk  mengurangi kesenjangan nasional. Selain itu juga didasarkan pada tujuan untuk mengeliminasi kemiskinan. 
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek