Homepage > Kesehatan > Layanan Kesehatan > Jusuf Kalla Dorong Dokter untuk Meneliti di IMERI
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 988
    Guest : 989
    Members : 0

    Jusuf Kalla Dorong Dokter untuk Meneliti di IMERI

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

     
    Jakarta, technology-indonesia.com - Bangsa Indonesia dengan penduduk lebih dari 250 juta jiwa membutuhkan lebih banyak dokter yang hebat. Perubahan ke arah yang lebih baik harus didukung pendidikan dan riset.
     
    Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) saat meresmikan Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Salemba, Jakarta pada Rabu (12/4/2017). JK menyambut baik berdirinya IMERI bagi perkembangan dan kemandirian ilmu kesehatan dan kedokteran di Indonesia.
     
    Pembangunan IMERI didanai Islamic Development Bank (IDB) sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Dalam peresmian tersebut, Jusuf Kalla didampingi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir; Presiden IDB, Bandar Al Hajjar; Rektor UI, Muhammad Anis; dan Dekan FKUI, Ratna Sitompul.
     
    Menurut JK, ilmu pengetahuan berkembang sangat pesat. Setelah Informasi Teknologi (IT), ilmu yang paling cepat berkembang adalah kedokteran. Karena itu, ia mendorong para peneliti untuk selalu mengembangkan ilmunya agar tidak hanya menjadi konsumen produk dan ilmu dari luar negeri. “Kita harapkan pusat penelitian dan pendidikan ini menjadi bagian dari pusat perubahan di bidang keilmuwan,” lanjutnya.
     
    JK mengatakan saat ini permintaan masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin tinggi. Kalau dulu masyarakat hanya puas dengan layanan primer, sekarang ingin lebih baik lagi. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan menjamin layanan kesehatan kepada seluruh rakyat secara universal. Karena itu dibutuhkan layanan yang lebih baik lagi, lebih luas dan lebih murah. Hal itu bisa dicapai kalau kita punya pusat penelitian yang baik. 
     
    Indonesia juga memiliki banyak kearifan lokal seperti jamu, herbal dan sebagainya. “Dewasa ini dunia cenderung kembali ke alam. Kita bisa menjadi pelopor karena memiliki kekayaan alam seperti itu, tapi perlu penelitian dan pengujian. Perlu sistem riset yang sesuai standar internasional agar menjadi bagian dari sistem dunia,” terangnya.
     
    JK berharap selain melayani pasien, dokter-dokter hebat mau menyisihkan waktu untuk meneliti di IMERI. Ia juga berpesan agar IMERI tidak hanya ekslusif untuk Universitas Indonesia saja, namun menjadi tempat bagi ahli-ahli secara nasional mengembangkan ilmunya untuk kepentingan kita semua. “Dokter-dokter yang berada di pelosok tapi memiliki pengalaman dan kemampuan yang baik harus diakomodasi untuk penelitiannya di tempat ini,” kata JK.
     
    JK juga mengingatkan kepada para dokter senior dan profesor di bidang medis untuk terus aktif dalam aktifitas riset. "Untuk bapak-bapak dokter yang punya pengalaman tinggi, para profesor, tentu duduk di meja riset di lab mempunyai makna yang tinggi untuk bangsa ini dan memberikan teladan kepada yang muda-muda,” tegasnya.
     
    Karena riset menjadi kebutuhan bersama, lanjut JK, diperlukan banyak kerjasama dengan lembaga riset dalam dan luar negeri. Selain itu diperlukan juga kerjasama dengan industri, sebab industri yang memungkinkan penelitian masuk ke masyarakat dengan produksi dan distribusi yang baik.
     
    “Tentu akan membanggakan jika kita bisa menggabungkan semua hal-hal penting itu dalam suatu lembaga IMERI ini sehingga akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.
     

    Umum

    Tingkatkan Peran Guru Besar dalam Pengembangan Peradaban
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Kamis (22/2/2018).Ageng Prasetyo/BKKP...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek