Homepage > Kesehatan > Layanan Kesehatan > Species Baru Burung Hantu Ditemukan di Timur Tengah
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1866
    Guest : 1866
    Members : 0

    Species Baru Burung Hantu Ditemukan di Timur Tengah

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Tim riset Natural History Museum of Bern (NHMB) di Swiss melaporkan pihaknya telah menemukan species baru burung hantu. Species itu diberi nama lmiah spesies Strix hadorami sebagai penghormatan terhadap ahli burung Israel: Hadoram Shirihai. Species baru ini mendiami daerah gurun di Israel, Mesir, Arab Saudi, Yordania, Oman dan Yaman.

    Dibanding burung hantu yang ada, species burung hantu gurun ini berukuran sedang. Panjangnya, 30-33 sentimeter panjang, dan berat 140-220 gram. Morfologi bulu dan proporsi badannya mirip dengan Hume Owl (Strix butleri) dan Tawny Owl (Strix aluco).

    Burung hantu tersebut diberi nama sebagai apresiasi kami atas jerih payah Hadoram Shirihai yang telah bekerja lebih dari 20 tahun," ungkap Dr Manuel Schweizer dalam sebuah makalah di jurnal Zootaxa sebagaimana dikutip Scinews.com

    Schweizer menjelaskan bahwa nama Hadoram tidak asing dalam ornitologi Hadoram. Dia sekan-akan identik dengan burung hantu liar nan indah di Timur Tengah. Dia menemukannya ketika masih seorang anak muda. Dia mengkaji puluhan tahun melalui specimen beracun di laboratorium Desert Tawny Owl di En Gedi. Dia termasuk individu pertama yang melakukan penangkaran di kawasan yang kini menjadi Museum Universitas Tel Aviv.

    Keberadaan burung hantu tersebut dilaporkan ada di Gurun Timur Mesir, mulai dari Wadi Rabdeit, dekat perbatasan dengan Sudan, kawasan utara Mons Porphyrites, sebelah barat laut dari pelabuhan Hurghada, serta Gurun Sinai (sekitar Biara St Katherine). Selain itu, habitatnya juga ada di selatan dan timur Israel, di gurun Negev dan Yudea. Habitat lain ada di Yordania, sekitar pinggiran timur Lembah Jordan dan Rum Desert di tenggara negara itu. Burung hantu gurun ini juga banyak tesebar di Arab Saudi bagian utara, tengah dan timur laut Arab Saudi, hampir seluruh Yaman, serta di Oman bagian timur hingga barat daya Oman Dhofar.

    Strix hadorami, tambah Schweizer, senang berkembang biak di daerah gurun berbatu dengan jurang, tebing dan gua-gua kecil, serta biasa bersarang dan bertengger di vegetasi sekitar wadi. Di Arab Saudi, burung hantu ini paling sering ditemukan di tebing batu kapur, daerah-daerah granit dan berpasir, atau di batu-batu berpasir daerah Jordan.

    Menurut analis pelet di Israel, burung hantu tersebut biasa memangsa tikus dan serangga kecil, tokek, beberapa burung kecil, dan arthropoda seperti kalajengking, belalang dan kumbang.

    Di Israel, musim kawin burung Strix hadorami periode Maret-Agustus. Di Oman, musim kawin lebih awal, di mana pasangan biasanya berhenti bersuara pada awal Maret. Sementara itu, di Saudi, burung ini bertelur mulai dari awal Februari hingga akhir April." Masa mengeram sekitar 34-39 hari, dan masa penyapihan 30-40 hari.

    Di Saudi, populasi burung hantu diperkirakan sekitar 3.000 pasang, sedang di Israel ada sekitar 200 pasang pada akhir 1980-an. Survei terbaru di Israel menunjukkan adanya penurunan populasi. Di beberapa habitatnya, populasi Strix hadorami kini terdesak oleh species burung Elang Firaun (Bubo ascalaphus).

     

    Umum

    Menristekdikti: Perguruan Tinggi Harus Siapkan Lulusan untuk 65% Profesi Baru
    Sabtu, 24 Februari 2018 | Setiyo Bardono

      Teknology-Indonesia.com – Tantangan ekonomi digital sudah di depan mata. Berdasarkan kajian World Bank tahun 2017, diperkirakan 75-375 juta tenaga kerja global...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek