Homepage > Kesehatan > Gizi > Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1216
    Guest : 1216
    Members : 0

    Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

    Penilaian Pengguna: / 23
    JelekBagus 

    Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan hanya karena kurangnya pangan, tingginya tingkat kemiskinan dan memburuknya perekonomian. Tetapi juga masalah sanitasi yang buruk, pemberdayaan perempuan, fasilitas umum yang buruk, kurangnya konsumsi garam beryodium, bahkan pemberian ASI eksklusif dan imunisasi yang tidak dilakukan seorang ibu kepada anaknya.

    Beberapa masalah tersebut menunjukkan bahwa masalah kekurangan gizi yang berujung pada ketahanan pangan bukan hanya masalah teknis, tetapi juga masalah kebiasaan setiap individu untuk dapat membiasakan hidupnya memenuhi gizinya sendiri termasuk gizi anak sejak kandungan.

    Pemerintah dan WFP sepakat mengatasi masalah ketahanan pangan ini dengan 1000 awal hari awal kehidupan. “Gizi 1000 hari kehidupan itu gizi yang diberikan selama 9 bulan ibu hamil atau 270 hari dalam kandungan, serta pada 2 tahun pertama pertumubuhan anak atau selama 730 hari.”, kata Prof. dr. Fasli Jalal Phd, pakar gizi dari Universitas Andalas dalam Media Engagement on Food Security and Nutrition in Indonesia di Menara Thamrin (4/4/2013).

    Menurut dia, kurangnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi 0 – 6 bulan juga merupakan salah satu indikator kekurangan gizi di Indonesia. Kecenderungan ibu di Indonesia lebih senang memberikan susu formula dibandingkan memberikan ASi eksklusif karena alasan kesibukan sebagai wanita karier. Permasalahan ini juga harus menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait yang untuk dapat mengurangi permasalahan kekurangan gizi di Indonesia.

    Pemerintah melalui BAPPENAS meluncurkan Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam upaya perbaikan ketahanan pangan dan gizi di Indonesia. Menurut Dr. Arum Atmawikarta, MPH, Sekretariat MDGs Nasional-Bappenas, langkah-langkah kongkritnya adalah Penyusunan Kerangka Kebijakan Gerakan Nasional Sadar Gizi Dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan/HPK), Penyusunan Pedoman Perencanaan Program Gerakan Nasional Sadar Gizi Dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan/HPK), Penyusunan Peraturan Presiden tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi (Gerakan 1000 HPK).

    Ditambahi dia, “Untuk Perpresnya sudah ada di Menteri Keuangan untuk di tanda tangani setelah sebelumnya sudah di tanda tangani Menteri Kesehatan. Setelah itu akan di tanda tangani Presiden”.

    Menurut World Food Programme (WFP) tiga elemen penting dalam pemenuhan ketahanan pangan yaitu ketersediaan pangan, akses pangan dan mata pencaharian, serta pemanfaatan pangan. Indonesia yang berpenduduk padat yang kebutuhan pangannya sangat tinggi mempunyai beberapa tantangan dalam ketahanan pangan. “Tantangan ketahanan pangan, tantangan akses dalam ketahanan pangan baik akses fisik maupun akses ekonomi, serta tantangan pemanfaatan pangan itu sendiri.”, kata Peter Guest, Deputy Country Director Of WFP in Indonesia. (Winda)

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek