Homepage > Kesehatan > Gizi > WNPG XI Akan Rumuskan Strategi Percepatan Penurunan Stunting
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1208
    Guest : 1208
    Members : 0

    WNPG XI Akan Rumuskan Strategi Percepatan Penurunan Stunting

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
     
    Jakarta, Technology-Indonesia.com – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan menggelar Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI, sebuah forum multi stakeholder yang mempunyai peran strategis untuk mengubah arah pelaksanaan kebijakan terkait stunting (gizi buruk dan rendahnya kemampuan kognitif). Forum multi stakeholder antara akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat ini bertujuan memberikan arah perubahan kebijakan pangan dan gizi. 
     
    LIPI memandang daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia menjadi faktor yang krusial untuk penguatan daya saing bangsa dan negara di masa mendatang. Membangun daya saing SDM Indonesia ternyata tidak cukup hanya melalui pendidikan, tetapi juga bagaimana menyiapkan sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Di sini, persoalan besar stunting itu muncul, mengingat bahwa Indonesia adalah negara kelima terbesar dalam masalah stunting.
     
    Plt. Kepala LIPI, Bambang Subiyanto mengatakan WNPG XI merupakan forum yang strategis untuk membahas stunting. Harapannya, forum ini bisa memberikan rekomendasi untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. 
     
    “WNPG merupakan kegiatan yang rutin digelar setiap empat tahun sekali dengan luaran rekomendasi ilmiah bagi pemerintah dan stakeholders terkait lainnya,” kata Bambang dalam Soft Launching WNPG XI di Jakarta, pada Senin (29/1/2018). WNPG XI  akan dihelat pada 3-4 Juli 2018 dengan tema “Percepatan penurunan stunting melalui revitalisasi ketahanan pangan dan gizi dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan”. 
     
    Pada WNPG XI 2018, LIPI bekerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), Badan Standardisasi Nasional (BSN), dan Kemenristekdikti akan fokus pada isu strategis saat ini dan masa depan yang harus diselesaikan, yaitu percepatan penurunan angka stunting.
     
    “LIPI berupaya melalui riset-risetnya mendukung kebijakan pangan dan gizi untuk menurunkan angka stunting di Indonesia, yang diwujudkan melalui rekomendasi dalam WNPG XI,” ungkap Bambang.
     
    Tri Nuke Pudjiastuti, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI yang juga merupakan Ketua Tim Pakar WNPG XI menegaskan, stunting pada intinya adalah gizi buruk dan rendahnya kemampuan kognitif. 
     
    “Permasalahan itu tidak mudah untuk dideteksi secara awam. Tetapi ketika Rikesdas (2013) menunjukkan data prevalensi stunting di Indonesia sebesar 37,2%, artinya ini merupakan merupakan permasalahan yang sangat serius dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, sehat, dan produktif untuk dapat berdaya saing tinggi,” jelas Nuke.
     
    Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting, lanjut Nuke, pemerintah telah secara serius melaksanakan program yang terintegrasi di 100 kabupaten dengan 1000 desa yang diikuti oleh berbagai kementerian dan lembaga. “Namun permasalahan stunting bukan hanya permasalahan kesehatan saja, tetapi mencakup banyak faktor lain secara langsung dan tidak langsung, terutama perilaku masyarakat tentang kesadaran pentingnya gizi yang baik sejak awal kehidupan,” tuturnya.
     
    Permasalahan penting lainnya adalah pendidikan dan penyediaan lingkungan yang sehat baik air dan sanitasi. “Permasalahan terberat adalah koordinasi antar kementerian/lembaga, pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah,” tegas Nuke. 
     
    Mego Pinandito, Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI mengatakan penyelenggaraan WNPG XI berupaya menjawab dan memberikan rekomendasi ke pemerintah pusat dan daerah, industri, akademisi, dan masyarakat terkait berbagai persoalan nasional seputar permasalahan stunting
     
    “Fokusnya adalah pada apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan intervensi gizi yang telah ada. Sehingga, upaya itu mampu mendorong political will seluruh pihak yang terkait dengan bidang pangan dan gizi untuk terlibat dan mencari model implementasi partisipatif,” ungkapnya.
     
    Mego yang juga merupakan Ketua Panitia WNPG XI menuturkan, forum multi stakeholder ini berupaya merumuskan strategi percepatan efektivitas program penurunan stunting yang sinergis dan mampu menyatukan seluruh pihak. “Melalui WNPG XI, LIPI berupaya mendorong diseminasi hasil-hasil penelitian LIPI terkait pangan dan gizi agar mampu tersambung ke industri dengan baik dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah,” ujarnya.
     
    WNPG XI juga mengajak masyarakat untuk memahami pangan dan gizi secara baik, serta seluruh pihak terkait untuk berkoordinasi secara sinergis dalam upaya mengurangi angka stunting di Indonesia. 
     

    Umum

    Revolusi Industri 4.0 Harus Diantisipasi Secara Serius
    Sabtu, 17 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Presiden Joko Widodo pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia (FRI) Tahun 2018. Foto Biro Pers...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek