Homepage > Kesehatan > Gizi > Perbaikan Gizi Remaja Putri Melalui Sinergi Kemitraan
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1170
    Guest : 1171
    Members : 0

    Perbaikan Gizi Remaja Putri Melalui Sinergi Kemitraan

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    JAKARTA - Dalam rangka Pengembangan Gizi Remaja Putri, JAPFA Foundation bersama Konsorsium Indonesia Bergizi menggelar Konferensi Indonesia Bergizi (KIB) 2016 di Jakarta. Konferensi ini berisi berbagai program edukasi  peningkatan gizi dan budaya hidup sehat memanfaatkan limbah menjadikan potensi penghasilan keluarga kurang mampu. 

    Minimnya kesadaran gizi pada remaja putri, mendorong JAPFA Foundation mempertemukan berbagai kalangan untuk ciptakan rancangan program gizi di Indonesia. KIB jilid dua bertema “Perbaikan Gizi Remaja Putri Melalui Sinergi Kemitraan” ini mempertemukan berbagai kalangan mulai dari pemerintah, funder, intermediaries, implementer (operator dan akademisi) untuk berkolaborasi merancang program peningkatan gizi anak dan remaja Indonesia berdasarkan pemetaan nasional dan program pemerintah di sektor gizi dan nutrisi.

    Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo menyatakan,  kini Indonesia dihadapkan pada permasalahan gizi yang cukup kompleks. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan remaja berusia 13-18 tahun memiliki tingkat kecukupan energi sebesar 72,3% dengan proporsi pengonsumsi kurang dari 70% Angka Kebutuhan Energi (AKE), yakni hanya sebesar 52,5%. Demi mengatasi permasalahan tersebut, dibutuhkan sebuah solusi yang konkret secara bersama-sama, terang Andi Prasetyo saat konferensi berlangsung di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

    Pada acara tersebut, stand pamaren Yayasan JAKPUS  mengedukasi masyarakat tentang pentingnya asupan makanan bergizi serta juga bagaimana memanfaatkan sampah rumah tangga organik. Sampah dari sayuran, tumbuhan, buah-buahan dapat diolah kembali menjadi hal yang bermanfaat dan berguna.

    Sampah organik dapat menjadi pupuk cair dan gas metan. Pupuk cair tersebut dapat digunakan sebagai pupuk sayuran yang dapat menumbuhkan sayuran-sayuran tumbuh besar dan sempurna, bebas hama dan obat pestisida. Sampah organik juga menghasilkan gas metan yang bisa dimanfaatkan untuk memasak kebutuhan rumah tangga.

    Ketua Yayasan JAKPUS, Rhesa Yogaswara  menegaskan, hanya dengan mengumpulkan sampah 50 Kg per hari, bisa menghasilkan pupuk organik 145 liter sebulan, yang dapat menumbuhkan Urban Farming  di Jakarta seluas 600m2.

    Program Yayasan JAKPUS ini mengedukasi masyarakat dan memberdayakan wanita atau ibu rumah tangga agar lebih produktif. Sampah bekas makanan dapat dijadikan pupuk sehingga sayuran bebas Pestisida untuk asupan gizi masyarakat dan penghasilan tambahan bagi keluarga. Program ini akan disosisialisasikan sampai ke tingkat Rukun Warga (RW) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berbagai pihak yang akan peduli terhadap lingkungan.

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek