Homepage > Kesehatan > Gizi > Indonesia Belum Berhasil Penuhi Target MDGs
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1173
    Guest : 1174
    Members : 0

    Indonesia Belum Berhasil Penuhi Target MDGs

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    YOGYAKARTA- Indonesia belum berhasil mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) yang berakhir pada 2015. MDGs memiliki 8 goal, 18 target, dan 67 indikator. Dari target tersebut, Indonesia baru berhasil mencapai 49 dari 67 indikator yang ditetapkan. 
     
    Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan BAPPENAS. Subandi Sardjoko saat membuka The 10th Global RCE Conference, di UGM, Yogyakarta, pada Rabu (23/11/2016). “Masih ada 18 indikator yang belum dapat diselesaikan,” kata Subandi. 
    Salah satunya adalah penurunan angka kemiskinan. Meskipun telah mengalami penurunan, tetapi penurunannya tidak cukup signifikan. Hal serupa terjadi pada upaya peningkatan kesehatan ibu. Angka kematian ibu hingga saat ini masih jauh diatas target MDGs. Upaya menekan kasus HIV/AIDS dan malnutrisi masih mengalami sejumlah kendala. Akses terhadap sanitasi dan air bersih juga belum bisa terpenuhi.
     
    “Indonesia juga masih mengalami kendala dalam membangun kemitraan global untuk pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup. Poin-poin ini menjadi pekerjaan rumah yang terus dikejar dalam SDGs (Sustainable Development Goals),”urai Subandi.
     
    Subandi menyebutkan pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam melaksanakan SDGS dengan target 17 goal dengan 169 target serta 240 indikator. Tantangan utama yang dihadapi adalah kemampuan mengembangkan basis data untuk mengatur lebih dari 240 indikator SDGs. Karena itu, perlu adanya sinergi dan kerja sama dengan akademisi, pelaku bisnis dan filantropi, serta masyarakat dan media dalam pencapaian target pembangunan berkelanjutan.
     
    Gubernur DIY dalam sambutan yang disampaikan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda DIY, Gatot Saptadi menekankan perlunya penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai pelaku dan faktor penentu pembangunan nasional. Dengan sumber daya yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan diharapkan dapat mendorong percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
     
    “Melalui konferensi ini  dapat dihasilkan berbagai langkah strategis dalam rangka mencapai pembangunan berkelanjutan melalui jalur pendidikan,” tuturnya.
     
    Rektor UGM, Dwikorita Karnawati dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan untuk mendukung pencapaian SDGs.  Salah satunya dengan hiliriasi produk penelitian yang nantinya akan diproduksi melalui teaching industri yang akan dibangun di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. 
     
    Teaching industry diharapkan menjadi daya tarik bagi anak muda untuk melanjutkan kuliah dan mempersiapkan diri menjadi tenaga terdidik yang memiliki keterampilan memadahi. Teaching industry ini nantinya akan digunakan sebagai wahana praktek mahasiswa Sekolah Vokasi UGM. “Adanya teaching industry ini diharapkan dapat menggerakan pertumbuhan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
     
    Sementara itu, Naoya Tsukamoto, Project Director UNU-ISAS mengatakan bahwa dunia ke depan dihadapkan pada tantangan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Berbagai strategi dan kebijakan perlu dirumuskan dalam upaya untuk menciptakan dunia dan masa depan yang lebih baik. 
     
    Melalui konferensi ini, para akademisi, pembuat kebijakan, pelaku industri, dan berbagai pihak terkait diharapkan dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam mengupayakan pembangunan berkelanjutan. Serta menemukan solusi dalam mengupaya percepatan program aksi global untuk mendukung pencapaian SDGs. Sumber Humas UGM
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek