Homepage > Kesehatan > Alat Kesehatan > Kemenristek Dikti Dorong Percepatan Inovasi Bidang Kesehatan
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1650
    Guest : 1651
    Members : 0

    Kemenristek Dikti Dorong Percepatan Inovasi Bidang Kesehatan

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    Membawa hasil riset hingga ke pengguna akhir atau konsumen memerlukan tahapan panjang. Terutama hasil riset bidang kesehatan karena menyangkut keselamatan dan nyawa manusia. Karena itu diperlukan protokol yang jelas.

    Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi, Jumain Appe mengatakan penelitian di bidang lain biasanya dilakukan karena tren atau kebutuhan pasar. Sementara penelitian di bidang obat-obatan dan alat kesehatan (alkes) sangat fungsional, tergantung aktivitas di rumah sakit. Dasarnya adalah penyakit pasien yang ada di rumah sakit tersebut.

    “Produk di luar kesehatan biasanya harus dipercepat masuk ke pasar/market. Sementara di bidang kesehatan menjalani tahapan lebih kompleks, baru bisa masuk ke market. Kita harus mengikuti berbagai protokol penelitian dan pengembangan sampai ke inovasi yang harus dihilirisasi,” ujar Jumain dalam diskusi tentang hilirasi inovasi alkes dan obat-obatan, di Jakarta, Jumat (19/2). Diskusi ini bertujuan untuk mendorong dan mempercepat inovasi nasional terutama di bidang alkes dan obat-obatan.

    Dalam proses inovasi atau hilirisasi, semua lini terutama Akademisi, Bisnis dan Pemerintah harus memiliki visi dan spirit yang sama. “Persoalannya, selama ini kita masih sendiri-sendiri. Karena itu Kemenristek Dikti memiliki misi bagaimana membawa hasil penelitian yang selama ini baru dalam tahap penemuan sampai dimanfaatkan oleh user,” lanjutnya.

    Menurut Jumain, industri berperan penting dalam inovasi sebab industri yang lebih mengerti market. Peran pemerintah mengatur regulasi. Sementara peran peneliti menemukan hasil-hasil teknologi yang cepat supaya bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan industri. “Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana membantu industri nasional dalam pengembangkan produk obat-obatan dan alkes,” kata Jumain

    Masalahnya, lanjut Jumain, antara industri dengan perguruan tinggi maupun lembaga litbang memiliki kepentingan berbeda. Industri adalah profit oriented, sementara peneliti cost oriented. Apa yang dilakukan peneliti tidak sampai ke industri atau tidak sesuai dengan apa yang diinginkan industri.  “Karena itu, kita harus menyatukan kepentingan penelitian dan pengembangan bagaimana menghasilkan produk yang nanti dimanfaatkan oleh industri,” pungkas Jumain.

    Technology Transfer Office

    Untuk menjembatani antara peneliti dan industri, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia membangun Technology Transfer Office (TTO) bernama Indonesian Innovation for Health (Innovate). Budi Wiweko, CEO Innovate mengatakan TTO ini khusus memfasilitasi pengembangan utilisasi di bidang kesehatan.

    Menurut Budi, TTO memfasilitasi proteksi, mendaftarkan royalti, hak paten, hingga membuat produk development. “Kita berdiskusi dengan industri dan peneliti melalui one stop service, termasuk juga kemungkinan sharing dana. Menjelang komersialisasi hasil riset TTO bernegoisasi, mau tidak industri membiayai uji klinik,” Ujar Budi Wiweko.

    Untuk itu, TTO melihat visibility study hingga membuat bisnis plan untuk memproyeksikan keuntungan sebuah hasil penelitian. “Peran TTO sangat penting, karena peneliti tidak bisa langsung berkomunikasi dengan industri tanpa melalui TTO. Fungsi-fungsi inilah yang diharapkan memicu industri untuk mengetahui potensi apa yang ada di universitas. Industri bisa datang ke TTO dan bernegosiasi,” lanjutnya.

    Dalam usia satu tahun, Indonesian Innovation for Health (Innovate) telah menjalin kerjasama dengan beberapa industri. Dengan difasilitasi Innovate, beberapa penelitian sudah sampai tahap uji klinik antara lain Implan Glukoma dan Tele-Ultrasonografi.

     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek