Homepage > Kesehatan > Alat Kesehatan > Mengedit Genom Embrio Manusia, Boleh?
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 965
    Guest : 966
    Members : 0

    Mengedit Genom Embrio Manusia, Boleh?

    Penilaian Pengguna: / 7
    JelekBagus 
    Memasuki akhir April 2015, pakar biologi molekuler Cina Guangzhou mengejutkan masyarakat ilmiah internasional. Majalah Discovery  melaporkan,  tim riset Universitas Sun Yat-sen di Guangzhou telah berhasil mengedit genom embrio manusia. Ini rekayasa genetik pertama pada embrio manusia.

    Hasil riset tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Protein & Cell dan Nature terbaru. Laporan itu tentu saja menghebohkan publik ilmiah karena adanya masalah etik. Secara etis, upaya mengubah genom manusia meski dengan dalis riset masih dipersoalkan.

    Dalam studi tersebut, peneliti Cina telah berusaha mengganti gen yang ditengarai menyebabkan penyakit kelainan darah  β-thalassemia. Mereka menggunakan teknik editing gen yang disebut CRISPR / Cas9 pada sel tunggal embrio manusia. Teknik ini memungkinkan peneliti dapat memotong dan memodifilkasi susunan DNA pada  lokasi yang diinginkan.

    Upaya riset ‘berani’ dinilai tidak terlalu sukses. Nature melaporkan bahwa penggantian gen bermasalah dengan gen normal hanya berhasil pada sebagian kecil sampel. Dari 86 embrio yang dicoba, hanya sebagian kecil sukses. Teknik editing CRISPR  / Cas9 justru berpotensi memicu adanya  mutasi baru yang tidak diinginkan terjadi dalam genom embrio manusia.

    Adanya modifikasi yang berpotensi memicu mutasi gen adalah alasan penting, mengapa modifikasi genom manusia masih diperdebatkan kebolhannya.  Salah satu kekhawatiran terbesar dari langkah  mengedit embrio manusia adalah bahwa setiap perubahan yang dibuat dapat diwariskan melalui mekanisme yang tidak dikenali sepenuhnya. Lebih mengerikan lagi, jika mutasi yang tidak dikehendaki itu justru tidak dapat diramalkan, apalagi dikendalikan. 

    Untuk alasan itulah, sekitar 170 aliansi lembaga riset, perusahaan medis, akademisi dan praktisi peneliti dan kelompok pasien kemudian menyerukan moratorium riset editing genom pada embrio manusia. "Sebagai karya riset, teknik  CRISPR / Cas9  pada genom embrio manusia mungkin saja bermanfaat. Tetapi, upaya nekad ini menjadi peringatan yang berbahaya,’’ kata George Daley, seorang ahli biologi sel dari  Harvard Medical School di Boston.alt
     

    Umum

    Tingkatkan Peran Guru Besar dalam Pengembangan Peradaban
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Kamis (22/2/2018).Ageng Prasetyo/BKKP...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek