Homepage > Kesehatan > Alat Kesehatan > Sikat Gigi Anti Jatuh Karya Peneliti Cilik Unjuk Gigi di ISE 2017
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1270
    Guest : 1270
    Members : 0

    Sikat Gigi Anti Jatuh Karya Peneliti Cilik Unjuk Gigi di ISE 2017

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    Prajna Wijaya dan Evan Varellino, Siswa SDS Narada, memperlihatkan sikat gigi anti jatuh karyanya yang dipamerkan di ajang Indonesia Science Expo (ISE) 2017

     
    Jakarta, Technology-Indonesia.com - Prajna Wijaya dan Evan Varellino, siswa kela 6 SDS Narada, Kosambi, Jakarta Barat berhasil membuat sikat gigi anti jatuh untuk anak kecil dan manula. Karya ini terpilih menjadi Juara Terfavorit Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2017.
     
    Sikat gigi anti jatuh bersama karya para pemenang KJSA 2017 dipamerkan dalam ajang Indonesia Science Expo (ISE) 2017 yang digelar di Gedung Balai Kartini pada 23-26 Oktober 2017. Pameran yang diinisiasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini menampilkan beragam karya riset anak bangsa.
     
    Evan Varellino mengatakan ide mereka muncul ketika mengunjungi sebuah panti jompo. Mereka melihat para manula sedang menggosok gigi namun mengalami kesulitan saat menaruh pasta gigi atas permukaan sikat gigi.
     
    “Kalau kita sudah tua, kadang-kadang kita memiliki masalah di kesehatan. Kita nggak bisa memegang sesuatu dengan sempurna,” terang Evan. 
     
    Proses pembuatan alat ini, terangnya, sikat gigi dipotong separuh dan diberi lubang dengan alat bor. Alat ini disambungkan dengan alat suntik di ujung sikat gigi. Tabung alat suntik berfungsi sebagai penampung pasta gigi dan dapat diisi ulang.
     
    Cara pemakaiannya sangat muda. Hanya dengan mendorong piston suntikan, pasta gigi akan mengalir keluar melalui lubang di bagian sikat gigi. Pasta gigi tidak akan jatuh karena langsung terperangkap di bulu sikat. 
     
    Evan mengaku bersama Prajna telah membuat empat versi sikat gigi ini. Mulai dari memakai bekas kemasan lem, alat suntik, hingga selang. 
     
    Prajna Wijaya menambahkan, penggunaan alat suntik ini merupakan saran dari guru pembimbing. Awalnya ia ingin langsung memakai kemasan pasta gigi, namun mengalami kesulitan. Ke depan, ia ingin mengembangkan pasta gigi ini dengan menggunakan mekanisme robotik.
     
    Pada kesempatan tersebut, Corporate Communications Kalbe, Rini mengatakan KJSA 2017 diikuti 1.103 karya dari 374 sekolah. Kemudian terpilih 18 finalis, yang kemudian diseleksi lagi menjadi 9 pemenang terunggul. Inovasi sikat gigi anti jatuh ini terpilih juri menjadi Juara Terfavorit.
     
     “Idenya simple dan ke depannya bisa diaplikasikan. Kita juga sedang memikirkan untuk mengurus hak patennya,” terangnya.
     
    Menurut Rini, ajang KJSA sudah dimulai sejak 2011 yang waktu itu diikuti oleh 197 karya dari 62 sekolah. Dari tahun ke tahun, jumlah karya yang masuk semakin meningkat. Hingga saat ini total pemenang KJSA mencapai 72 karya.
     
    “Ini sesuai dengan visi dan misi Kalbe yaitu inovasi untuk kehidupan yang lebih baik. KJSA merupakan salah satu upaya kita untuk mengandeng peneliti-peneliti cilik untuk menumbuhkan minat anak-anak untuk suka terhadap science. Kita ingin menyampaikan kalau science itu fun, menyenangkan, nggak sulit dan ada disekitar kita,” pungkasnya.
     
    ISE 2017 juga menampilkan karya pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) 2017, Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Kemendikbud 2017, dan L’Oreal Girl’s in Science. Pemeran sains ini juga menampilkan hasil riset peneliti dari Kementerian dan Lembaga Litbang, maupun perguruan tinggi.
     

     

     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek