Homepage > Kesehatan > Alat Kesehatan > Pemanfaatan IGT Perlu Protokol Berbagi Pakai
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1842
    Guest : 1842
    Members : 0

    Pemanfaatan IGT Perlu Protokol Berbagi Pakai

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
     
    Cibinong, Technology-Indonesia.com – Pelaksanaan Percepatan Kebijakan Satu Peta (PKSP) tahun 2016 telah menghasilkan 63 informasi geospasial tematik (IGT) terintegrasi penuh untuk wilayah Kalimantan. Pada 2017, Badan Informasi Geospasial (BIG) mentargetkan integrasi IGT untuk wilayah Sumatera (82 IGT), Sulawesi (81 IGT tema), dan Bali Nusa Tenggara  (79 tema). 
     
    Seluruh dataset IGT yang dihasilkan KSP yang melibatkan 19 Kementerian/Lembaga (K/L) selanjutnya diberbagipakaikan melalui Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN). Penyediaan Dataset Nasional IGT ini menjadi salah satu solusi penyelesaian permasalahan terkait pemanfaatan ruang.
     
    Kepala BIG, Hasanuddin Zainal Abidin mengatakan pelaksanaan percepatan KSP difokuskan pada ketersediaan IGT dengan kualitas IG yang baik sehingga dapat diberbagipakaikan kepada seluruh pengambil kebijakan di tingkat pusat maupun daerah. Ketersediaan IGT yang terintegrasi menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan PKSP.
     
    “Tahap pertama KSP adalah kompilasi. Kita mengumpulkan peta-peta tematik yang dibuat kementerian dan lembaga kemudian diverifikasi. Peta itu diintegrasikan dengan peta dasar yang dibuat BIG,” kata Kepala BIG dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) IGT Tahap II Tahun 2017 di Cibinong, Bogor, Senin (11/9/2017).
     
    Rakortek IGT Tahap II ini bertujuan melaporkan kemajuan pelaksanaan KSP Semester I 2017, pelaksanaan kemajuan berbagi pakai IGT KSP melalui JIGN serta perumusan bahan penyusunan Grand Design Keberlanjutan KSP tahun 2020-2036.
     
    Setelah tahap kompilasi dan integrasi, lanjut Hasanuddin, tahapan selanjutnya adalah sinkronisasi. Tahapan ini bisa memakan waktu lama terutama jika terjadi tumpang tindih. Selain itu, setiap kementerian juga memiliki undang-undang masing-masing. Tahap sinkronisasi bukan kewenangan BIG, tapi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. 
     
    “Kalau sinkronisasi sudah jalan, maka peta yang sudah disepakati akan masuk ke Ina Geoportal,” terang Kepala BIG.
     
    Menurut Hasanuddin, mengenai pemanfaatan IGT yang ada di Ina Geoportal perlu sebuah protokol berbagi pakai. Protokol ini akan mengatur siapa saja yang boleh melihat, men-download, data apa yang boleh dibuka dan lain-lain. Teorinya, Presiden dan Wakil Presiden boleh melihat semuanya, semakin ke bawah semakin sedikit aksesnya.
     
    “Hal-hal terkait akses pemanfaatan IGT harus segera diselesaikan untuk dapat digunakan dalam pembangunan nasional. Permasalahan keterbukaan atau interoperability barrier  seperti hak akses data, tarif, dan data security perlu segera dirumuskan penyelesaiannya,” lanjutnya.
     
    Staf Ahli Bidang Hubungan Ekonomi dan Kemaritiman, Abdul Kamarzuki mengatakan protokol berbagi pakai akan diterbitkan melalui Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian selaku Ketua Percepatan KSP. “Sekarang draftnya sudah jadi, hanya ada beberapa pertanyaan walaupun dasar Permenko itu dari surat seluruh kementerian dan lembaga,” terang Kamarzuki.
     
    Menurutnya, IGT akan dibagi menjadi tiga kategori yaitu data yang boleh di-publish, boleh di-download, dan boleh dilihat. Ada juga data IGT yang dilihat pun tidak bisa. “Sekarang sedang disusun. Tahun ini targetnya sudah jadi karena sudah ditunggu,” lanjutnya.
     
    Rakortek IGT Tahap II tahun 2017 diikuti oleh 150 peserta dari 19 K/L dan instansi terkait lainnya yaitu Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian PPN/Bappenas, Kantor Staf Presiden (KSP), Sekretariat Kabinet RI, Kemenlu, Kemendagri, KLHK, KATR/BPN, Kemendes PDT dan Trans, Kemendikbud, Kementan, Kemenhan, Kominfo, KESDM, Kementerian Perindustrian, KKP, Kementerian Perhubungan, KPUPR, BPS, BMKG, LAPAN, dan BIG.
     
     
     
     
     
     

    Umum

    Menristekdikti: Perguruan Tinggi Harus Siapkan Lulusan untuk 65% Profesi Baru
    Sabtu, 24 Februari 2018 | Setiyo Bardono

      Teknology-Indonesia.com – Tantangan ekonomi digital sudah di depan mata. Berdasarkan kajian World Bank tahun 2017, diperkirakan 75-375 juta tenaga kerja global...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek