Homepage > Kesehatan > Alat Kesehatan > Limbah Kulit Udang untuk Alat Perawatan Gigi
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1195
    Guest : 1196
    Members : 0

    Limbah Kulit Udang untuk Alat Perawatan Gigi

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

     
    Technology-indonesia.com - Perawatan pembersihan gigi dari plak, pewarnaan, maupun karang gigi atau scaling sering dilakukan pasien saat berkunjung ke dokter gigi. Namun, banyak orang yang tidak menyadari, scaling gigi dapat mengakibatkan kerusakan pada permukaan gigi. 
     
    Masalah ini mendorong lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penelitian untuk mencari pengganti tip scaler berbahan logam karena strukturnya yang keras dapat menimbulkan kerusakan gigi. Mereka adalah Maria Febritania Wahyuni Huri, Eltrin Khotimah Maharti, Hamzah Sukma Anggoro, dan Larissa Sambudi dari Fakultas Kedokteran Gigi serta Adalatul Laksmi Fisuki dari Fakultas Farmasi.
     
    “Kami mencoba menggali bahan-bahan yang relatif kuat dengan struktur yang lebih lunak dari gigi sehingga dapat tetap menyalurkan getaran ultrasonik dari mesin scaler namun tidak merusak permukaan gigi. Akhirnya kami menemukan bahan tersebut, yaitu kitosan,” tutur Laksmi, pada Selasa (4/7/2017).
     
    Kitosan merupakan bahan yang biokompatibel, tidak toksik, dan dapat dijadikan film atau lapisan. Selain kuat dan antimikroba, kitosan dapat mencegah infeksi selama scaling. Kitosan yang mereka gunakan berasal dari kulit udang yang selama ini kurang dimanfaatkan dan cenderung menjadi limbah. 
     
    Dengan pengolahan lebih lanjut, mereka berhasil menjadikan kitosan limbah kulit udang sebagai disposable tip scaler yang  tidak merusak permukaan gigi,antimikroba dan aman.
     
    Laksmi menjelaskan, produk yang diberi nama SCATIN memiliki keunggulan three in one. Produk ini tidak merusak permukaan gigi karena terbuat dari bahan yang lebih lunak dan biokompatibel di rongga mulut yaitu resin akrilik yang diberi salut kitosan. SCATIN juga memiliki salut kitosan di permukaannya yang bersifat antimikroba sehingga sekaligus mengurangi prevalensi infeksi saat scaling gigi. 
     
    Keunggulan lainnya, adalah penggunaannya yang lebih aman karena bersifat disposable atau sekali pakai sehingga dapat menghindari terjadinya penularan penyakit antarpasien dari tip scaler yang biasanya dipakai berulang kali.
     
    Hasil penelitian in vitro yang mereka lakukan membuktikan bahwa SCATIN mampu meminimalisir kerusakan permukaan gigi pasca scaling, antimikroba, serta dapat membersihkan gigi dengan optimal. Ke depan, kelima mahasiswa ini akan melakukan proses penelitian lanjutan scara in vivo agar produk mereka dapat dikembangkan atau diproduksi secara massal. 
     
    “Kami berpikir untuk mengembangkan desain produk hasil penelitian kami, karena tip scaler hasil penelitian kami agak lebih tebal dari scaler biasanya. Kami ingin mengembangkan desainnya agar lebih menyamai  tip scaler logam sehingga lebih kompatibel lagi untuk membersihkan area gigi yang sulit terjangkau,” pungkas Laksmi.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek