Homepage > Kesehatan > Alat Kesehatan > Produk implan Nasional Kurangi Ketergantungan Impor
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1213
    Guest : 1214
    Members : 0

    Produk implan Nasional Kurangi Ketergantungan Impor

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Produk Implan tulang hasil inovasi anak bangsa (foto www.bppt.go.id)
     
    Pemenuhan kebutuhan nasional akan bahan baku biomaterial untuk produksi alat kesehatan (alkes) implan mengalami peningkatan seiring kenaikan angka kecelakaan lalu lintas. Saat ini, hampir 94 persen produk alkes di Indonesia masih impor, sisanya dipenuhi produk dalam negeri berskala sederhana.  
     
    Saat ini kebutuhan implan tulang di dalam negeri sekitar 80.000-100.000 keping per tahun. Industri implan nasional sudah dimulai menggunakan metode produksi permesinan. Namun, ketergantungan bahan baku impor mengakibatkan metode ini tidak efisien karena prosesnya lama dan banyaknya limbah. 
     
    Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui pendanaan insentif inovasi industri telah mendanai proses trial production teknologi pembuatan medical grade stainless steel 316L pada 2015 untuk 3 jenis implan tulang yang menghasilkan 500 keping prototipe implan. 
     
    Produk ini dikembangkan oleh Pusat Teknologi Material, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan PT. Zenith Allmart Precisindo dan RSU Dr. Soetomo dengan pemaduan dan pemurnian bahan baku lokal feronikel Pomalaa hasil industri smelter dalam negeri PT. Aneka Tambang. 
     
    Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam kunjungan kerja ke PT. Zenith Allmart Precisindo mengapresiasi inovasi implan tulang yang telah mendorong kemandirian alat-alat kesehatan.
     
    "Kolaborasi antara peneliti dengan industri sangat baik untuk dilakukan. Kalau sudah dapat izin produksi mohon dimasukkan di e-catalog supaya produk ini dapat dimanfaafkan,"ujarnya di PT. Zenith Allmart Precisindo, Sidoarjo, Jawa Timur,  Senin (20/2/2017).
     
    Pada 2017, Kemenristekdikti akan melanjutkan dana pendampingan pada industri untuk proses pengurusan sertifikasi produksi dan ijin edar sesuai standar kesehatan. 
     
    CEO PT. Zenith Allmart Precisindo, Allan Chandrawinata  menyatakan pengembangan prototipe implan tulang tersebut dapat terwujud berkat dukungan riset melalui program pendanaan dari Kemenristekdikti. Sebagai wujud komitmen untuk menghapus ketergantungan impor,  pihaknya akan membangun fasilitas produksi implan setelah izin produksi dan izin edar telah didaftarkan. 
     
    Stainless steel 316L yang dihasilkan telah memenuhi komposisi kimia bahan sesuai ASTM F138 (316L Implant Quality) dan kekuatan mekanis ASTM F138 (316L Implant Quality). Hasil uji medis tidak berbeda dengan Implan import- Synthes ex. Swisszerland.
     
    Pengembangan teknologi produksi prototipe implant tulang stainless steel 316L (SS316L) menggunakan teknologi investment casting. Teknologi ini mampu menghasilkan jumlah implan tulang yang banyak dalam waktu lebih cepat, karena satu tangkai bisa memproduksi lebih dari 30 keping implan. Teknologi ini juga menghasilkan produk near shape finish karena cetakan telah sesuai produk akhir. 
     
    Teknologi produksi massal seperti ini menurut perhitungan awal mampu menekan harga produk menjadi lebih rendah hingga 70% dari produk impor. Estimasi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) prototype implan ini sekitar 70-80% sehingga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor.
     
    Dalam tiap keping implan juga terdapat kode identifikasi yang mampu ditelusuri tanggal dan proses produksinya. Keunggulan lainnya, terdapat sistem informasi cloud untuk keperluan analisis guna mengetahui jumlah disitribusi dan berapa yang sudah terpasang di tubuh manusia. 
     
    "Setelah penyediaan fasilitas dan pengurusan perizinan selesai, proses pembuatan implan yang lebih kompleks seperti untuk kasus fraktur atau patah tulang akan kami coba kembangkan seperti untuk replacement tulang panggul dan lain-lain," pungkas Allan.
     
     

    Umum

    Inilah Rekomendasi Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2018
    Kamis, 18 Januari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat membuka Rakernas di Medan. Foto Fatimah Harahap/Kemenristekdikti   Technology-Indonesia.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek