Homepage > TIK > Perangkat Lunak > Tim iFish UGM Juara Kompetisi IOT Asia Pasifik
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1764
    Guest : 1764
    Members : 0

    Tim iFish UGM Juara Kompetisi IOT Asia Pasifik

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    alt

    Software iFish karya mahasiswa UGM berhasil menjuarai kompetisi “Japan Global Problem Solver Challenge 2017" (foto Humas UGM)

    Technology-Indonesia.com - Tim iFish dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menjadi Juara 1 kompetisi “Japan Global Problem Solver Challenge 2017" yang diselenggarakan Cisco Networking Academy Asia Pacific pada 30 November 2017. Mereka berhasil menyisihkan 132 tim dari berbagai negara di wilayah Asia Pasifik.
     
    Tim beranggotakan Anindityo Agung Baskoro  (Teknik Mesin),  Muhammad Nur Ardian (Teknik Mesin), Monika Sekar (Manajemen), serta Fajar Sidik Abdullah Kelana (alumnus Teknik Mesin) ini  mengusung gagasan pengembangan iFish atau Internet of Fishery System
     
    Monika Sekar menyampaikan, dalam kompetisi tersebut seluruh peserta ditantang mencari solusi untuk mengatasi permasalahan sosial di masyarakat  dengan memanfaatkan teknologi internet. Dari 133 konsep gagasan yang masuk dipilih lima besar melaju ke babak final.
     
    “Di final kami berkompetisi dengan 3 tim dari Filipina dan 1 tim dari Singapura memperesentasikan ide yang dikembangkan,”jelas Monika, pada Senin (4/12/2017) di Rektorat UGM, Yogyakarta.
     
    Tim UGM menang karena ide pengintegrasian teknologi intensive aquaculture dengan pertanian ikan lokal melalui sistem iFish dinilai mampu membantu petani ikan dalam meningkatkan produktivitas perikanannya. Teknologi ini mampu memberikan informasi secara real time kondisi di kolam meliputi oksigen terlarut, pH, dan temperatur di kolam.
     
    “Musim dan kondisi di luar kolam sangat memengaruhi dalam budidaya ikan. Harapannya, dengan informasi tersebut para petani bisa tahu kondisi kolam dan membudidayakan ikan yang sesuai sehingga hasil panen lebih optimal,” jelasnya.
     
    Fajar Sidik Abdullah Kelana menjelaskan iFish tersusun atas microbubble diffuser, submersible pump, mikrokontroler, dan router internet. Dilengkapi dengan tiga buah sensor yakni sensor temperatur, sensor pH, dan sensor oksigen terlarut.
     
    “Akan ada notifikasi yang dikirimkan ke handphone ataupun komputer yang terhubung dengan sistem di kolam sehingga petani bisa mengetahui kondisi kolam secara langsung,” tuturnya.
     
    iFish juga dikembangkan dengan sejumlah fitur yang tidak hanya memberikan informasi terkait kondisi kolam saja. Namun dilengkapi pula dengan fitur pendukung yang menampilkan data dan grafik bulanan kondisi kolam serta forum komunikasi antar petani ikan.
     
    “Ke depan kami akan mengembangkan lebih lanjut gagasan ini sehingga bisa segera diaplikasikan langsung di masyarakat,” terangnya.
     
    Atas pretasi yang diraih, tim iFish UGM mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan ke Cisco Innovation Hub di Sidney, Australia pada Februari 2018. Mereka akan mendapatkan mentoring secara langsung dari Cisco dalam pengembangan iFish.
     
     

    Umum

    Tingkatkan Peran Guru Besar dalam Pengembangan Peradaban
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti Mohamad Nasir dalam Forum Guru Besar Institut Teknologi Bandung (FGB-ITB), di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Kamis (22/2/2018).Ageng Prasetyo/BKKP...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek