Homepage > TIK > Perangkat Lunak > Huawei Luncurkan SmartGen untuk Generasi Muda Indonesia
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1634
    Guest : 1635
    Members : 0

    Huawei Luncurkan SmartGen untuk Generasi Muda Indonesia

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 
    alt
    Jakarta, technology-indonesia.com - PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) resmi meluncurkan Program SmartGen untuk menjembatani pengetahuan yang didapatkan mahasiswa di perguruan tinggi dengan kebutuhan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Program ini bertujuan mendorong kesiapan generasi muda Indonesia dalam berkompetisi di dunia kerja dengan persaingan global yang ketat.
     
    Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Huawei Indonesia dengan para rektor di tujuh universitas terkemuka di Indonesia. Tujuh universitas tersebut adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Telkom, Universitas Diponegoro, dan Universitas Padjajaran.
     
    Melalui program ini, mahasiswa mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang disediakan Huawei antara lain kunjungan universitas di industri TIK, mengunjungi Huawei Costumer Solution Innovation and Integration Experience Center (CSIC) di Jakarta dan belajar langsung dengan tenaga ahli Huawei. Selain itu, Huawei akan membantu universitas untuk mengembangkan inisiatif Smart Campus dengan dukungan tenaga ahli.
     
    Mahasiswa juga bisa mengikuti Seed for future, sebuah program pelatihan selama dua minggu untuk mendapatkan pengalaman bekerja di Kantor Pusat Huawei  dan mengetahui lebih dalam kerja lintas-budaya di lingkungan perusahaan global di Beijing dan Shenzhen. Program lainnya adalah Student Internship yang menawarkan pengalaman yang akan membekali mahasiswa untuk memasuki dunia kerja.  
     
    Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Ainun Na'im menyambut positif dan sangat mendukung kerjasama ini karena bisa menambah pengetahuan dan informasi terutama bidang TIK. 
     
    "Merupakan harapan kita semua, termasuk dari Kemenristekdikti untuk bisa mendapatkan manfaat yang besar dari kerjasama yang dijalin oleh pihak industri dengan perguruan tinggi. Program transfer knowledge yang ada di industri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM di perguruan tinggi," kata Ainun Na'im dalam acara penandatangan MOU antara Huawei Indonesia dengan tujuh universitas di Jakarta, Senin (27/3/2017).
     
    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam sambutannya mengatakan teknologi digital berperan penting dalam penyebaran informasi positif dan negatif secara cepat.
     
    “Saya harap mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti program ini bukan hanya fokus pada teknologinya saja, tetapi belajar tentang sosial dan budaya di Indonesia, artinya, mahasiswa/i  juga memahami tentang membuat berbagai kebijakan di sektor digital teknologi ini sendiri,” tuturnya.
     
    Dalam kesempatan tersebut, Liu Haosheng, CEO Huawei Indonesia mengatakan perkembangan teknologi suatu Negara bergantung pada SDM yang berkualitas tinggi. “Sebagai ICT enabler, kami sangat percaya akan pentingnya program transfer ilmu pengetahuan melalui program pelatihan untuk melahirkan generasi muda Indonesia yang menjanjikan,” ujarnya.
     
    Menurut Liu Haosheng, melalui Program SmartGen, generaswi muda akan dapat memiliki akses terhadap TIK terbaru dan dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan ekonomi digital dan meningkatkan daya saing Indonesia.
     
    Selama lebih dari 16 tahun, Huawei Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam menciptakan tenaga kerja berkualitas tinggi, melatih talenta local, dan berkontribusi terhadap masyarakat di daerah. Hingga saat ini, Huawei telah mendirikan satu Pusat  Pelatihan TIK, satu Pusat Inovasi Bersama bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta dua laboratorium pelatihan/inovasi bekerjasama dengan dua universitas di Indonesia. 
     
    Sejak 2009, Huawei telah berkontribusi melatih talenta lokal, termasuk pemberian beasiswa, program magang, dan melatih seribu mahasiswa dari 20 universitas dan politeknik di Indonesia. Huawei juga telah mengirim kurang lebih 70 mahasiswa untuk mengikuti pelatihan di Tiongkok dan melatih 300 pengembang local di bidang e-commerce dan mobile application.
     
     

    Umum

    Cegah Korupsi Sistemik, Tiga Lembaga Matangkan Penerapan SNI ISO 37001
    Jumat, 23 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) bersama Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dan Kepala BSN Bambang Prasetya dalam pertemuan di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Jumat (23/2/2018)....

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek