Homepage > TIK > Perangkat Lunak > Huawei Luncurkan SmartGen untuk Generasi Muda Indonesia
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 960
Guest : 960
Members : 0

Huawei Luncurkan SmartGen untuk Generasi Muda Indonesia

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
Jakarta, technology-indonesia.com - PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) resmi meluncurkan Program SmartGen untuk menjembatani pengetahuan yang didapatkan mahasiswa di perguruan tinggi dengan kebutuhan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Program ini bertujuan mendorong kesiapan generasi muda Indonesia dalam berkompetisi di dunia kerja dengan persaingan global yang ketat.
 
Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Huawei Indonesia dengan para rektor di tujuh universitas terkemuka di Indonesia. Tujuh universitas tersebut adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Telkom, Universitas Diponegoro, dan Universitas Padjajaran.
 
Melalui program ini, mahasiswa mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang disediakan Huawei antara lain kunjungan universitas di industri TIK, mengunjungi Huawei Costumer Solution Innovation and Integration Experience Center (CSIC) di Jakarta dan belajar langsung dengan tenaga ahli Huawei. Selain itu, Huawei akan membantu universitas untuk mengembangkan inisiatif Smart Campus dengan dukungan tenaga ahli.
 
Mahasiswa juga bisa mengikuti Seed for future, sebuah program pelatihan selama dua minggu untuk mendapatkan pengalaman bekerja di Kantor Pusat Huawei  dan mengetahui lebih dalam kerja lintas-budaya di lingkungan perusahaan global di Beijing dan Shenzhen. Program lainnya adalah Student Internship yang menawarkan pengalaman yang akan membekali mahasiswa untuk memasuki dunia kerja.  
 
Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Ainun Na'im menyambut positif dan sangat mendukung kerjasama ini karena bisa menambah pengetahuan dan informasi terutama bidang TIK. 
 
"Merupakan harapan kita semua, termasuk dari Kemenristekdikti untuk bisa mendapatkan manfaat yang besar dari kerjasama yang dijalin oleh pihak industri dengan perguruan tinggi. Program transfer knowledge yang ada di industri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM di perguruan tinggi," kata Ainun Na'im dalam acara penandatangan MOU antara Huawei Indonesia dengan tujuh universitas di Jakarta, Senin (27/3/2017).
 
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam sambutannya mengatakan teknologi digital berperan penting dalam penyebaran informasi positif dan negatif secara cepat.
 
“Saya harap mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti program ini bukan hanya fokus pada teknologinya saja, tetapi belajar tentang sosial dan budaya di Indonesia, artinya, mahasiswa/i  juga memahami tentang membuat berbagai kebijakan di sektor digital teknologi ini sendiri,” tuturnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Liu Haosheng, CEO Huawei Indonesia mengatakan perkembangan teknologi suatu Negara bergantung pada SDM yang berkualitas tinggi. “Sebagai ICT enabler, kami sangat percaya akan pentingnya program transfer ilmu pengetahuan melalui program pelatihan untuk melahirkan generasi muda Indonesia yang menjanjikan,” ujarnya.
 
Menurut Liu Haosheng, melalui Program SmartGen, generaswi muda akan dapat memiliki akses terhadap TIK terbaru dan dapat menjadi kekuatan untuk mengembangkan ekonomi digital dan meningkatkan daya saing Indonesia.
 
Selama lebih dari 16 tahun, Huawei Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam menciptakan tenaga kerja berkualitas tinggi, melatih talenta local, dan berkontribusi terhadap masyarakat di daerah. Hingga saat ini, Huawei telah mendirikan satu Pusat  Pelatihan TIK, satu Pusat Inovasi Bersama bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta dua laboratorium pelatihan/inovasi bekerjasama dengan dua universitas di Indonesia. 
 
Sejak 2009, Huawei telah berkontribusi melatih talenta lokal, termasuk pemberian beasiswa, program magang, dan melatih seribu mahasiswa dari 20 universitas dan politeknik di Indonesia. Huawei juga telah mengirim kurang lebih 70 mahasiswa untuk mengikuti pelatihan di Tiongkok dan melatih 300 pengembang local di bidang e-commerce dan mobile application.
 
 
Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16
Buah Lokal Vs Buah Impor

Buah Lokal Vs Buah Impor

... READ_MORE
Senin, 11 Juli 2011 15:04

Umum

article thumbnail 25 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Armenia
Kamis, 21 September 2017 | Setiyo Bardono

  Technology-Indonesia.com - Perayaan Hari Kemerdekaan Armenia ke 26 yang jatuh pada 21 September bertepatan dengan peringatan ke 25 hubungan bilateral Indonesia dan...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailTUNA SI PENGELANA LAUT PUN DIBIAKKAN DI KOLAM
12/02/2014 | Dewlest

Potongan-potongan cumi dan ikan layang bercampur dengan vitamin C dan vitamin E itu tiba-tiba lenyap diperebutkan puluhan ikan tuna sirip kuning yang terkenal tangkas dan gesit di laut.
Ikan-ikan t [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailRatno Nuryadi, Profesor Riset Bidang Elektronika
09/06/2016

Penelitian tentang nanosensor (sensor nano), salah satu produk nanoteknologi berbasis elektronik mengantar Dr. Ratno Nuryadi, M.Eng meraih gelar profesor riset bidang elektronika. Dalam prosesi peng [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek