Homepage > TIK > Konten Informasi > HarukaEdu Siapkan Talenta Muda Bertanding di IWIC 2016
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1420
    Guest : 1420
    Members : 0

    HarukaEdu Siapkan Talenta Muda Bertanding di IWIC 2016

    Penilaian Pengguna: / 0
    JelekBagus 

    JAKARTA - HarukaEdu, salah satu startup di bidang pendidikan online, kembali mendukung Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC). Tahun ini merupakan kali ketiga HarukaEdu mendukung kegiatan IWIC, yang memasuki tahun ke-10, sejak IWIC 8 tahun 2014.

    HarukaEdu memiliki tiga program pendidikan yang dapat diakses secara online, yaitu Kuliah e-Learning, Kelas Online dan Sertifikasi Online. Salah satu program kelas online yang mendukung kegiatan IWIC, adalah Kelas Online Technopreneurship. Program ini dapat diikuti oleh calon peserta IWIC 10 yang ingin membekali dirinya dengan berbagai pengetahuan mengenai technopreneurship sebelum mengirim proposalnya.

    "Dalam kelas online ini, para calon peserta dapat mencari dan berbagi ilmu dengan para peserta lainnya dan mentor yang ada," kata CEO HarukaEdu, Novistiar Rustandi dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (28/4/2016).

    Menurut Novistiar ada yang berbeda dari Kelas Online Technopreneurship IWIC 10 dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya kelas ini hanya dibuka untuk 100 orang pendaftar pertama. “Tahun ini dibuka tiga gelombang mulai 1 Juni 2016. Setiap gelombang diselenggarakan secara cuma-cuma, dalam waktu empat minggu pembelajaran,” jelasnya.

    Mentor kelas Online Technopreneurship terdiri dari para technopreneur yang sudah berhasil mengembangkan startup. Satu mentor akan mendampingi 25 peserta dalam diskusi setiap minggu. Selain itu para mentor juga yang akan mengevaluasi tugas-tugas yang diberikan kepada peserta.

    Para peserta Kelas Online Technopreneurship IWIC 10 akan mendapatkan materi dan mentoring mengenai bagaimana mencari ide startup, melakukan riset mengenai potensi pasar yang menjadi sasaran serta bagaimana membuat pitch startup untuk dipresentasikan saat kontes.

    Novistiar melanjutkan peserta IWIC 10 kali tidak hanya dari Indonesia, tapi juga dari Vietnam, Singapura dan India. “Kami ingin lebih lagi mempersiapkan para peserta dari Indonesia secara intensif agar dapat bersaing dengan baik dengan peserta dari luar negeri. Mereka tidak hanya harus memiliki ide brilian, namun harus tahu bagaimana mengimplementasikan dan mempresentasikannya dengan baik,” terang Novistiar.

    Menurut Novistiar, selain dari sisi pembelajaran, sistem pendaftaran tahun ini sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya, yaitu dengan metode member get member. Setiap peserta yang mendaftar wajib mengajak rekan-rekannya untuk ikut serta dalam Kelas Online Technopreneurship.

    Bagi 100 peserta yang paling banyak mengajak rekannya di setiap gelombang, mereka akan ikut serta dalam kelas online Technopreneurship IWIC 10. Sementara bagi yang tidak masuk dapat ikut serta di gelombang berikutnya atau mengikuti kelas online Technopreneurship reguler.

    "Kami berharap, melalui kelas online Technopreneurship IWIC 10 ini, bisa muncul ide-ide baru yang bisa diimplementasikan dan memberi solusi dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai tuan rumah, kami ingin para peserta dari Indonesia menjadi pemenang dan menjadi pencipta, bukan hanya pengguna,” tutup Novistiar. Albarsah/SB

     

    Umum

    Revolusi Industri 4.0 Harus Diantisipasi Secara Serius
    Sabtu, 17 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Presiden Joko Widodo pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia (FRI) Tahun 2018. Foto Biro Pers...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek