Homepage > TIK > Infrastruktur Informasi > UGM Kembangkan Pedesaan Berbasis Pengetahuan
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 754
Guest : 754
Members : 0

UGM Kembangkan Pedesaan Berbasis Pengetahuan

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

alt

Dalam usianya ke 67 pada Senin (19/12/2016), Universitas Gadjah Mada (UGM) berkomitmen dalam mengembangkan Iptek dan sumber daya manusia untuk mewujudkan kemajuan peradaban bangsa. Terlahir sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan, kebudayaan dan Peradaban bangsa, UGM terus konsisten dalam mengobarkan semangat Bhineka Tunggal Ika dan meneguhkan kedaulatan Indonesia. 

Rektor UGM, Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa UGM harus menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan sumber daya manusia dalam mewujudkan kejayaan Nusantara. UGM harus mampu menjadi bagian dari solusi mengatasi berbagai persoalan bangsa, mewujudkan Indonesia sejahtera dan tangguh menghadapi persaingan global.

Dwikorita menyebutkan kesenjangan antara pedesaan dan perkotaan yang tergolong tinggi menjadi salah satu persoalan yang masih dihadapi Indonesia. Tingkat kemiskinan di pedesaan secara konstan terus meningkat dari tahun 2005 - 2014 yang diikuti dengan meningkatnya kesenjangan antara kaya dan miskin.

Data Bank Dunia mencatat adanya peningkatan koefisien gini 0,32 tahun 1999 meningkat menjadi 0,41 pada tahun 2012. Koefisien gini merupakan indikator yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan secara menyeluruh. Potret kesenjangan tersebut semakin meneguhkan tekad UGM untuk menggalakkkan inovasi dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan Iptek.

“UGM berkomitmen menegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan meningkatkan kesejahteraan bangsa dengan memacu inovasi dan mengawal lompatan kemajuan pembangunan dan produktivitas masyarakat desa melalui program ‘Smart and Resilient Vilagge,” tegas Dwikorita dalam puncak peringatan Dies Natalis ke-67 UGM, di Grha Sabha Pramana, Yogyakarta, Senin (19/12/2016).

Program Smart and Resilient Vilage dikembangkan berbasis pengembangan riset dan inovasi teknologi serta perluasan akses pendidikan dan sumber daya. Gerakan tersebut merupakan pengejawantahan UGM sebagai Universitas nDeso (University of the village) yang memiliki tanggung jawab dan peran besar dalam membawa kejayaan Nusantara di tingkat dunia melalui pembangunan wilayah pedesaan berbasis pengetahuan.

“Sejak awal berdiri, UGM telah menyerukan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari daerah pedesaan. Untuk mewujudkan komitmen ini UGM membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi saudara-saudara kita dari wilayah pedesaan maupun wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan),” urainya.

Dwikorita menyebutkan salah satu kebijakan yang diambil untuk mewujudkan lompatan strategis  dalam mewujudkan kejayaan Nusantara adalah dengan melakukan reorientasi akademik yang telah dilakukan pada tahun 2014. Paradigma pendidikan yang semula berorientasi riset diarahkan menuju socio-enterpreneurial dengan inovasi sebagai motor utamanya. Berbagai pusat inovasi dikembangkan untuk melahirkan beragam hasil inovasi untuk dihilirkan ke masyarakat dan industri. Hilirisasi produk inovasi dilakukan melalui kawasan produktif yakni Science Techno Park, Teaching Industry, dan Teaching Factory.

“Dalam kesempatan ini juga dilaunching Digital Innovation Center yang merupakan salah satu bentuk Teaching Factory sebagai sarana sinergi antar akademisi dengan industri yang akan memproduksi teknologi digital sebagai sarana poembangunan desa dan derah-daerah marginal,”paparnya.

Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM, Sutaryo dalam pidato ilmiah menyampaikan bahwa kualitas manusia masih menjadi persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Data komparasi antar negara di tahun 2015 menunjukkan bahwa Indonesia masih sangat tertinggal dalam kualitas manusianya yakni berada di urutan 110 dari 188 negara dengan indeks pembangunan manusia (IPM) 0,68.

“Hal ini menunjukkan bahwa Indoensia masih perlu meningkatkan upaya dalam pembangunan kualitas manusia agar sejajar dengan negara-negara maju di ASEAN,” jelasnya.

Menurutnya, harapan tersebut dapat dicapai dengan menyingkirkan tantangan dalam upaya mencapai Indoensia sehat. Untuk mencapai Indonesia sehat mutlak diperlukan bibit manusia yang berkualitas. Karenanya negara perlu menjamin kesehatan ibu hamil yang optimal.

Tidak hanya itu, anak-anak Indonesia tidak boleh kekurangan gizi hingga usia dua tahun. Pasalnya, di masa itu merupakan waktu pembentukan otak paling cepat dan optimal dalam tumbuh kembang anak. Selain itu pendidikan di lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah merupakan pilar budaya hidup sehat. Oleh sebab itu pendidikan guru dan ibu harus menjadi program utama pemerintah.

“Untuk mewujudkan Indonesia sehat juga perlu reformasi di semua institusi riset kesehatan serta sistem komando untuk Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” pungkasnya.

 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Jumat, 19 Maret 2010

  “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun,  hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi...

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailPemanasan Global Meningkatkan Zona Mati Lautan
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Bukti-bukti di Zaman Es menunjukkan peningkatan suhu bisa meningkatkan luas area air laut dengan sedikit oksigen. Rendahnya kadar oksigen membuat daya dukung terhadap kehidupan di laut menurun drastic [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnail Liliana Yetta Pandi, Dra
16/03/2010

  Keahliannya memang tak bisa dianggap enteng. Yaitu mengkaji perangkat peraturan bidang keselamatan nuklir. Memegang kendali dalam bidang keselamatan nuklir mulai dijalani Liliana Yetta Pandi setel [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek