Homepage > Hankam > Surveilans > LAPAN -POLRI Kerjasama Pantau Aktivitas Daerah Rawan
Tanya Jawab
Hakteknas 2017, Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan
25/04/2017

Jakarta - technology-indonesia.com - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun i [ ... ]


Lainnya
    Resensi
    Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia
    22/11/2017

      Judul Buku : Indeks Kesehatan Terumbu Karang di Indonesia Penulis : Giyanto, Peter Mumby, Nurul Dhewani, Muhammad Abrar, dan Marindah Yulia Iswari Penerbit : Coremap-CTI, Pusat  [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Advertorial
    Lomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

      Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


    Artikel Lainnya

     

    Data Pengunjung
    Registered users : 5
    Online : 1468
    Guest : 1468
    Members : 0

    LAPAN -POLRI Kerjasama Pantau Aktivitas Daerah Rawan

    Penilaian Pengguna: / 1
    JelekBagus 
    Kapolri-Ketua LAPAN
    JAKARTA – LAPAN dan POLRI sepakat bekerjasama dalam pemanfaatan sains dan teknologi kedirgantaraan dalam mendukung tugas kedua instansi. Antara lain pemantauan jalur mudik dan titik api kebakaran, bahkan aktivitas daerah rawan terorisme.

    MOU kerjasama telah ditandatangani oleh Kepala LAPAN Prof Dr Thomas Djamaluddin dan Kepala POLRI Jendral (Pol) Badrodin Haiti di di Kantor Pusat LAPAN, Jakarta Timur, Jumat (4/5). Dalam sambutannya, Thomas menyampaikan, LAPAN mempunyai visi menjadi pusat unggulan teknologi keantariksaan untuk mewujudkan Indonesia yang unggul dan mandiri. Untuk itu diperlukan peningkatan kompetensi LAPAN dan salah satunya adalah dengan peningkatan kerja sama. LAPAN telah melakukan kerjasama dengan berbagai kementerian, pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk meningkatkan kemandirian.

    Thomas menjelaskan, kerjasama dengan jajaran kepolisian sudah lama dilakukan sebelum adanya alat komunikasi telepon seluler pada sekitar tahun 1980-an. Saat itu, LAPAN memberikan layanan komunikasi frekuensi radio kepada sejumlah Polres untuk memudahkan operasi-operasi yang dilakukan oleh Polri. Baru-baru ini, LAPAN menyediakan data penginderaan jauh secara real time untuk menentukan titik-titik panas dan kebakaran hutan untuk selanjutnya dilakukan operasi penindakan hukum kepada pelaku.

    Teknologi satelit dewasa ini, menurut Thomas, sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat, sehingga potensi pemanfaatannya sangat tinggi. Kerja sama ini diharapkan mampu mewujudkan slogan “LAPAN Unggul Indonesia Maju, LAPAN Melayani Indonesia Mandiri.”

    Dalam sambutannya, Ka POLRI Badrodin Haiti, mengakui banyak sekali pemanfaatan teknologi yang bisa digunakan oleh Polri terkait dengan tugas kepolisian. Menurut Badrodin, kerja sama ini merupakan langkah yang baik bagi para pihak. Menurutnya, litbang penginderaan jauh LAPAN telah mampu memantau kebakaran hutan di beberapa daerah. Sedangkan Polri selaku penegak membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

    Badrodin berharap, hasil litbang LAPAN seperti Lapan Surveillance UAV (LSU) dapat memantau kondisi lalu lintas dan pemetaan daerah-daerah yang harus diwaspadai. Menurutnya, kerja sama ini perlu ditindaklanjuti lebih intensif dan detail dengan berbagai satuan kerja di Polri.

    Dalam sacara  tersebut ikut hadir Kepala Badan Intelijen Polri, Kepala Mabes Polri, Wakabareskrim Polri, Wakabaharkam Polri dan jajaran pejabat terkait Polri. Sedangkan dari LAPAN turut hadir Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Dr Rika Adrianti,  Deputi Bidang Penginderaan Jauh Dr Orbita Roswintiarti, dan jajaran pejabat LAPAN.

    Deputi Bidang Penginderaan Jauh Dr Orbita Roswintiarti menyampaikan paparan tentang peran LAPAN dalam penyediaan data dan informasi penginderaan jauh untuk mendukung Polri. Ia menyampaikan bahwa data yang diterima oleh LAPAN mulai dari citra resolusi rendah (Satelit Terra/ Aqua, Suomi/NPP, NOAA - 18/19, MetOp, MTSAT-1R), resolusi menengah (Landsat 7 dan 8) resolusi tinggi (SPOT 6 dan 7) dan resolusi sangat tinggi kurang dari 1 meter (Pleiades 1A/1B, Quick Bird, World View, GeoEye, SAR dan Terra SAR-X).

    Orbita menambahkan bahwa aplikasi teknologi dan data penginderaan jauh dapat digunakan untuk sumber daya alam dan lingkungan, kebencanaan, peta dasar, pertahanan dan eamanan, perubahan iklim dan kepentingan strategis lainnya. Ia juga mencontohkan data penginderaan jauh dapat dilakukan untuk mendeteksi informasi titik panas, sebaran asap kebakaran di beberapa daerah (Jambi dan Kalimantan Barat) dan informasi harian Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI).

    Selain itu, ia menambahkan informasi mengenai citra perbatasan Indonesia dengan negara tetangga seperti Timor Leste dan Papua Nugini. Orbita juga menjelaskan mengenai peta data informasi jalur mudik lebaran. Data citra satelit dan pesawat tanpa awak buatan LAPAN akan membantu pihak kepolisian dalam membuat rencana aksi pengamatan, memantau dan menjamin kelancaran jalur mudik.
     

    Umum

    Revolusi Industri 4.0 Harus Diantisipasi Secara Serius
    Sabtu, 17 Februari 2018 | Setiyo Bardono

    Presiden Joko Widodo pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia (FRI) Tahun 2018. Foto Biro Pers...

    iklantechno
    Kolom
    Capaian Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti
    23/10/2017 | Setiyo Bardono

    Menristekdikti saat menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemenristekdikti di Gedung Binagraha, Jakarta, Senin (23/10/2017). Foto Timeh Harahap/Kemeristekdikti   Technology-Indo [ ... ]


    Artikel Lainnya
    Profil Peneliti
    Basuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
    05/08/2017

      Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


    Profil Peneliti Lainnya
      LOMBA UNTUK JURNALIS

      Info Produk
      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      WL-330NUL, Router Terkecil di Dunia dari ASUS

      ...
      Senin, 03 Juni 2013 14:45

      Inaco Siap Hadapi Pasar Global ASEAN

      P...
      Minggu, 05 April 2015 14:09

      Wellcomm Hadirkan Pelapis Ponsel Ekslusif

       ...
      Sabtu, 12 September 2015 23:41
      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      Piagio Terus Gali Pasar Indonesia

      ...
      Jumat, 04 Desember 2015 16:29
      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      Wellcomm Shop Merambah Pulau Lombok

      ...
      Kamis, 10 Desember 2015 12:12
      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      Plantronic Smartwearable Teman Beragam Aktivitas

      ...
      Senin, 25 Januari 2016 23:07
      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      BIPBIP, Jam Tangan Pintar Pelindung Buah Hati

      ...
      Senin, 01 Februari 2016 11:21
      Angket
      Artikel Apa Yang Anda Sukai?
       
      iklanmapiptek