Homepage > Hankam > Surveilans > BPPT Targetkan Kuasai Teknologi Pembuatan Kapal Selam Pada 2025
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 1399
Guest : 1399
Members : 0

BPPT Targetkan Kuasai Teknologi Pembuatan Kapal Selam Pada 2025

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
Wahyu W Pandoe di sela-sela Seminar BPPT-SAAB “Meraih Pertahanan yang Tangguh Melalui Teknologi Pertahanan Bawah Air” di Jakarta, Selasa (29/8/2017).
 
Jakarta, Technology-Indonesia.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang menjajaki pembentukan konsorsium pengembangan kapal selam nasional. Targetnya pada 2025, Indonesia sudah menguasai teknologi pembuatan kapal selam mini.
 
Deputi bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT, Wahyu W Pandoe mengatakan penguasaan teknologi ini harus dari awal mulai basic design, drawing, desain komponen, dan lain-lain. Teknologi kapal selam juga melibatkan banyak cabang keilmuan seperti desain kapal, mesin, baling-baling, dan persenjataan.
 
“Khusus untuk kapal selam, kita memang baru beranjak dari awal, masih dalam tahap riset dan pengembangan. Diharapkan kita bisa menguasai teknologi mulai dari kapal selam mini, kemudian menengah  hingga kapal selam ukuran besar,” ujar Wahyu di sela-sela Seminar BPPT-SAAB “Meraih Pertahanan yang Tangguh Melalui Teknologi Pertahanan Bawah Air” di Jakarta, Selasa (29/8/2017).
 
Penguasaan teknologi kapal selam, lanjutnya, membutuhkan suatu keahlian bukan hanya pada tataran akademis, tapi juga melalui pelatihan dari negara-negara maju agar mendapat transfer teknologi. Selain itu penguasaan teknologi kapal selam membutuhkan sinergi antar kementerian dan lembaga terkait.
 
Karena itu, BPPT tengah melakukan penjajakan pembentukan konsorsium pengembangan kapal selam yang akan melibatkan Kementerian Pertahanan, BPPT, TNI Angkatan Laut, PT PAL, ITS, ITB, UPN Veteran, perusahaan swasta dan lembaga lain. "Saat ini konsorsium tersebut sedang dijajaki dan akan dibentuk dalam waktu dekat," lanjutnya.
 
Kapal selam terdiri dari sistem-sistem yang kompleks dan terintegrasi dari berbagai macam bidang keilmuan dan teknologi, sehingga dibutuhkan tenaga ahli teknik dari berbagai lembaga terkait.  Keberadaan konsorsium ini diperlukan untuk mengintegrasikan semua kegiatan litbangyasa dari rancang bangun dari sistem-sistem di kapal selam, sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan oleh industri pertahanan.
 
Targetnya pada 2015, Indonesia sudah memiliki purwarupa (prototype) kapal selam mini. Dimensi kapal selam mini yang akan dikembangkan, diameter 3 meter dan panjang 30 meter, dengan kemampuan menyelam di kedalaman 150 meter. Kapal mini ini menampung 11-12 awak dan mampu bertahan 2-3 hari di dalam air.
 
Untuk mengembangkan kapal selam ini, BPPT menjalin kerja sama dengan SAAB, industri pertahanan Swedia. Salah satunya melalui rangkaian seminar yang kali ini berkaitan dengan sistem pertahanan bawah laut yang canggih untuk pertahanan nasional. Topik yang dibahas antara lain penanggulangan ranjau laut hingga desain dan pengembangan kapal selam.  
 
Kepala Bagian Program dan Anggaran Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan BPPT Dr Fadilah Hasim mengatakan BPPT memiliki kompetensi dan fasilitas lengkap untuk mendukung penguasaan teknologi bawah laut.
 
BPPT memiliki berbagai fasilitas laboratoria seperti Balai Teknologi Hidrodinamika, Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastik dan Aeroakustika (B2TA3), Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS), Balai Teknologi Mesin Perkakas, Produksi dan Otomasi (BT MEPPO), Balai Teknologi Termodinamika Motor Propulsi (BT2MP), Balai Besar Teknologi Konvsersi Energi (B2TKE), Balai Teknologi Polimer, dan Balai Teknologi Survei Kelautan.
 
BPPT juga memiliki SDM dengan kompetensi yang perlu ditingkatkan dalam mendukung penguasaan teknologi bawah air. “Salah satu upaya yang dilakukan BPPT dalam memperoleh state of the art technology submarine adalah dengan menjalin kerjasama dengan institusi di dalam maupun luar negeri,” paparnya.
 
BPPT juga berpengalaman dalam Litbangyasa teknologi rancang bangun teknologi bawah air seperti Remotely Operated Vehicle (ROV) “Tiram” pada tahun 2002 - 2003, dan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) “Sotong” tahun 2004 - 2006 bermitra dengan Institut Teknologi Bandung.
 
“Kegiatan penelitian tentang desain kapal selam telah dilaksanakan sejak 2007. Tujuan kegiatan litbangyasa tersebut lebih untuk meningkatkan kompetensi para perekayasa BPPT,” pungkasnya.
 
 
 
 
Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

BIT BPPT Dorong Tumbuhnya Teknoprenur baru

Jakarta- Kurangnya fasilitas pemerintah dalam mendorong iklim usaha, regulasi yang menunjang dan... READ_MORE
Senin, 18 April 2011 10:19
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16

Umum

article thumbnail Ecodome, Wahana Baru di Kebun Raya Bogor
Rabu, 15 November 2017 | Setiyo Bardono

Ecodome, wahana baru di Kebun Raya Bogor (Foto Humas LIPI)   Technology-Indonesia.com - Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailMembumikan Jembatan Teleportasi Einstein-Rosen
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Seperti kisah di novel fiksi ilmiah, ahli fisika kini berusaha merakit sebuah ‘lubang cacing’ (wormhole) magnetik untuk menjadi wahana transportasi ajaib. Menggunakan teori ‘jembatan Einstein-Ro [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailDra. Noer Laily, Msi
21/08/2015

Usia muda tidak berarti sedikit berkarya. Dra Noer Laily, Msi mampu membuktikan di usianya yang menginjak 39 tahun, mampu membuahkan suatu temuan baru. Bersama rekan-rekannya, Noer Laily menemukan pro [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek