Homepage > Hankam > Surveilans > Toponim Berperan Strategis Menjaga Kedaulatan Bangsa
Resensi
article thumbnailSejarah Panjang Pengamatan Cuaca di Indonesia

Judul Buku : BMKG, 70 Tahun Melayani Masyarakat Penulis : Tim Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Penerbit : BMKG bekerjasama dengan MAPIPTEK Tebal : viii + 206 halam [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Fotografi Kiprah 50 Tahun LIPI

  Technology-Indonesia.com - Memperingati 50 tahun kiprah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk bangsa, LIPI bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi [ ... ]


Artikel Lainnya

 

Data Pengunjung
Registered users : 5
Online : 277
Guest : 277
Members : 0

Toponim Berperan Strategis Menjaga Kedaulatan Bangsa

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
alt
 
Jakarta, technology-indonesia.com - Sebenarnya berapa banyak pulau yang dimiliki Indonesia? Data Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mencatat Indonesia memiliki 17.500 pulau. Jumlah tersebut berbeda dengan data resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yaitu 13.466 pulau.
 
Perbedaan ini disebabkan karena data pulau yang dilaporkan kepada PBB adalah data valid dan sudah bernama. Berarti ada sekitar empat ribu lebih pulau belum memiliki nama. 
 
PBB hanya mengakui daftar pulau sebuah negara bila dilengkapi dengan nama dan posisi pulau, bukan sekedar mencantumkan jumlahnya. PBB juga telah mengatur pedoman dan penerapan kaidah toponim. Ini berarti, mendata pulau menjadi kebutuhan mutlak bagi Negara Indonesia.
 
Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim Badan Informasi Geospasial (BIG) Ida Herliningsih mengatakan ada empat tahapan pembakuan nama rupabumi yang juga dikenal dengan istilah nama geografis atau toponim. “Tahapan tersebut adalah identifikasi, inventarisasi, verifikasi, dan penetapan nama,” terang Ida dalam diskusi “Peran Toponim dan Maknanya Dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa” di Jakarta, Jumat (26/5/2017).
 
Pembakuan nama rupa bumi, papar Ida, antara lain bertujuan menjamin tertib administrasi wilayah dan mewujudkan adanya gasetir nasional sehingga ada kesamaan pengertian mengenai nama rupabumi di Indonesia. Gasetir Nasional adalah daftar nama rupabumi yang telah dibakukan secara nasional dilengkapi dengan informasi tentang jenis unsur, posisi, lokasi dalam wilayah administratif, dan informasi lain yang diperlukan.
 
“Pembakuan nama rupa bumi juga bertujuan mewujudkan data dan informasi akurat mengenai nama rupabumi di seluruh wilayah NKRI, baik untuk kepentingan pembangunan nasional maupun internasional,"lanjutnya.
 
Prinsip penamaan rupabumi berdasarkan pasal 6 Permendagri No. 39/2008 tentang Pedoman Umum Pembakuan Nama Rupabumi antara lain penggunaan penggunaan abjad romawi; satu unsur rupabumi satu nama; penggunaan nama lokal; berdasarkan peraturan perundang-undangan; serta menghormati keberadaan suku, agama, ras dan golongan. 
 
“Penamaan rupabumi harus menghindari penggunaan nama diri atau nama orang yang masih hidup. Serta menggunakan bahasa lndonesia dan/atau bahasa daerah; dan paling banyak tiga kata,” terang Ida.
 
Standardisasi toponimi tidak hanya berlaku untuk wilayah daratan, tetapi juga dalam penamaan lautan dan unsur geografisnya (toponym maritime). Sebuah peta yang mengandung toponim menjadi alat komunikasi yang baik secara nasional maupun internasional.
 
Prosedur internasional penamaan sebuah pulau atau daerah menetapkan syarat visitasi (kunjungan) pulau. Masyarakat lokal sekitar pulau harus dilibatkan, yang menandakan adanya pendudukan de facto terhadap pulau tersebut. Syarat ini tercantum dalam Resolusi PBB melalui United Nation Group of Expert on Geographical Names (UNGEGN) nomor 4  tahun 2017.
 
Pentingnya proses penamaan pulau sangat strategis karena terkait dengan kedaulatan Indonesia di mata Internasional. Semakin tinggi validitas data, semakin bisa dipertanggungjawabkan. Data ini akan menjadi basis penting bagi pengambilan kebijakan selanjutnya unuk pengembangan potensi pulau, lautan dan unsur geografisnya. 
 
Kelengkapan dan akurasi data juga penting sebagai strategi pertahanan dan keamanan dari potensi tindak kejahatan di sekitar laut serta potensi gejolak sosial politik. Data ini juga bisa menjadi basis penyusunan kebijakan pembangunan, penataan wilayah laut, pengelolaan kawasan pulau-pulau kecil, dan manfaat lainnya.
 
Menurut Ida, Jumlah pulau di Indonesia yang disepakati PBB tahun 2012 dari hasil validasi dan verifikasi sampai tahun 2008-2009 berjumlah 13.466 pulau. Target dalam RPJMN sampai 2017 pendataan pulau harus selesai hingga 17 ribu pulau. Tugas Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memvalidasi pulau-pulau tersebut. 
 
Hingga 2015-2016 tercatat sudah ada 14.572 pulau yang terdata. Pada acara UNGEGN Agustus 2017, Indonesia akan melaporkan jumlah pulau yang diperoleh terakhir hingga Juli 2017. “Semoga bisa selesai tujuh belas ribu sekian pulau,” harap Ida. 
 
Diskusi yang dipandu oleh Gabriel Titiyoga, Staf Redaksi Kompartemen Sains dan Teknologi Tempo ini juga menghadirkan Tumpak H. Simanjuntak (Direktur Toponimi dan Batas Daerah Kemendagri) serta Multamia RMT Lauder (Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia).
 
 
 

Artikel Terkait

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan

Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... READ_MORE
Kamis, 01 Juli 2010 11:02
 Liliana Yetta Pandi, Dra

Liliana Yetta Pandi, Dra

  ... READ_MORE
Selasa, 16 Maret 2010 21:50
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test

Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 14:07
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal

Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... READ_MORE
Selasa, 15 Juni 2010 16:12
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK

Jakarta : Pusat  Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 16:07
Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

Goyangan Gempa di Jakarta Utara Lebih Terasa

DKI diguncang gempa. Warga DKI Jakarta sontak panik. Untungnya, hal itu baru dugaan dari seseorang... READ_MORE
Senin, 06 Juni 2011 10:24
Biogas dari Limbah Tahu

Biogas dari Limbah Tahu

Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... READ_MORE
Jumat, 14 May 2010 12:01

Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahanan pangan selalu dikaitkan dengan masalah kekurangan gizi. Masalah kurang gizi ini bukan... READ_MORE
Selasa, 09 April 2013 10:39
BPPT Mengganti Empat Deputi

BPPT Mengganti Empat Deputi

Jakarta : Empat pejabat Kedeputian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi  (BPPT) diganti. Pelantikan... READ_MORE
Rabu, 16 Juni 2010 19:19

Ini Dia, Sepeda Motor Berbahan Bakar Air Plus

Ternyata bukan isapan jempol air bisa menjadi bahan bakar. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU... READ_MORE
Rabu, 06 Juni 2012 15:15

2oo Pelajar Dikenalkan Budaya Iptek

Kementerian Riset dan Teknologi merangkul generasi muda untuk terwujudnya pengembangan  budaya iptek... READ_MORE
Senin, 29 Oktober 2012 11:50
Batan melantik Deputi PTDBR Baru

Batan melantik Deputi PTDBR Baru

                        Jakarta : Dr Djarot Sulistio Wisnusubroto dilantik sebagai Dep... READ_MORE
Kamis, 17 Juni 2010 15:03

BIG Dukung Kebutuhan Informasi Geospasial Tematik Kemenkokesra

Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo mengatakan Kementerian... READ_MORE
Selasa, 27 November 2012 16:52

Anggota DPR RI Azwir Dainy Tara: Perhatian Pemerintah Masih Belum Maksimal

Minimnya anggaran yang tersedia untuk kegiatan Riset dan Teknologi (Ristek), menjadi salah satu... READ_MORE
Kamis, 21 Juni 2012 11:39
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin

Dunia kedokteran sudah lama mengenal  anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... READ_MORE
Selasa, 05 April 2011 15:37
Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Indonesia Peringkat ke-3 Jumlah Penderita Hepatitis

Jakarta : Indonesia menempati peringkat ketiga dunia setelah China dan India untuk jumlah penderita... READ_MORE
Rabu, 28 Juli 2010 16:09
Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Titik Terang Mencari 'Bumi Tandingan'

Setelah lima tahun mencari, peneliti NASA akhirnya menemuka dua planet yang paling mirip Bumi.... READ_MORE
Rabu, 07 Januari 2015 18:03

Teknologi Aquaponik di Lahan Sempit

Upaya menambah luasan lahan pertanian sebagai solusi peningkatan ketahanan pangan masih menemui... READ_MORE
Selasa, 11 Februari 2014 13:01
Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Masyarakat Indonesia Kekurangan Air Bersih

Dari 92 daerah terluar di Indonesia, 64 diantaranya merupakan daerah sulit air bersih. Selain it... READ_MORE
Kamis, 15 Maret 2012 16:16
Buah Lokal Vs Buah Impor

Buah Lokal Vs Buah Impor

... READ_MORE
Senin, 11 Juli 2011 15:04

Umum

article thumbnail Politeknik Industri Logam Morowali Jadi Pusat Inovasi Berbasis Nikel
Selasa, 19 September 2017 | Setiyo Bardono

Technology-Indonesia.com -  Politeknik Industri Logam Morowali digadang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk berbasis nikel. Sekolah tinggi vokasi yang...

Review

article thumbnail Kembali Menanti Energi Alternatif
Jumat, 19 Maret 2010

Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM  untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.

 
iklantechno
Kolom
article thumbnailSpecies Baru Burung Hantu Ditemukan di Timur Tengah
21/08/2015 | Dedi Junaedi

Tim riset Natural History Museum of Bern (NHMB) di Swiss melaporkan pihaknya telah menemukan species baru burung hantu. Species itu diberi nama lmiah spesies Strix hadorami sebagai penghormatan terhad [ ... ]


Artikel Lainnya
Profil Peneliti
article thumbnailBasuki Hadimuljono: Infrastruktur Handal Kunci Utama Daya Saing
05/08/2017

  Jakarta, Technology-Indonesia.com - Infrastruktur yang handal merupakan kunci utama dalam daya saing Indonesia. Penempatan infrastruktur dalam posisi sentral kebijakan pembangunan nasio [ ... ]


Profil Peneliti Lainnya
LOMBA UNTUK JURNALIS

Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek